
"Zo nggak mau Daddy pergi lagi.. Zo mau Daddy di sini" kata Zonash yang tak mau di tinggal Zethon.
"Sayang dengarkan daddy..besok daddy ke sini lagi sambil membawa Grandpa..Daddy janji besok kita sudah bisa tinggal bersama hm?" ujar Zethon membujuk Zonash yang tak mau di tinggal oleh nya.
"Daddy jahatttttt" teriak Zonash lalu memasuki kamar nya dan mengunci pintu nya.
"Zo..son maafkan daddy..daddy janji Daddy akan ke sini lagi besok dan tinggal bersama mu nak..buka pintu nya son pleasee maafkan Daddy" ujar Zethon berusaha membujuk Zonash.
"Kau duduk lah biar aku yang bicara pada nya" ujar Gress lalu mengambil alih tugas membujuk Zonash.
Zethon pun duduk di sofa ruang tamu yang dekat dengan kamar..tak ada sekat antara ruang tamu dan kamar jadi dia bisa melihat betapa Gress dengan sabar nya membujuk putra nya.
'Aku semakin jatuh hati dengan mu Gress' batin Zethon tersenyum melihat kegiatan Gress yang berhasil membuat Zonash membuka pintu kamar nya.
"Persis seperti ku..ya tuhan aku tak menyangka bahwa aku sudah menjadi ayah di usia ku yang masih sangat muda" gumam Zethon tersenyum-senyum sendiri.
#
"Grey,susul adik mu mommy takut dia kesulitan sendirian menjaga Zonash yang super aktif" titah Nelsy pada putra sulung nya Greyson.
"Biarkan saja mom..Zonash tidak akan membuat Gress kesulitan" kata Greyson sambil memeluk lengan mommy nya Nelsy.
"Hishhh kau ini selalu saja menempel dengan mommy,kalau begini terus bagaimana bisa kau mendapatkan jodoh son..Mommy sudah ingin memiliki menantu loh" ujar Nelsy yang memang selalu di tempeli oleh putra sulung nya Greyson.
"Ya kalau mau dekat dengan ku ya harus dekat dengan mommy juga" kata Greyson santai tak ambil pusing.
"Ck kau perisis seperti Daddy mu" gerutu Nelsy sambil mengusap kepala anak nya.
"Kan memang anak nya mom" jawab Greyson yang malah mendapat jitakan dari ibu nya.
__ADS_1
"Ada apa ini,son kenapa kau menempeli mommy seperti itu?" tanya Mark yang baru datang dari ruang kerja nya.
"Apa sih dad, suka-suka Grey lah mau gimana" jawab Greyson ketus dan semakin mengeratkan pelukan nya.
"Ck baby anak mu menyebalkan" kata Mark yang ikut memeluk Nelsy.
"Copyan mu" jawab Nelsy yang mendapat kekehan dari Mark.
Ya memang Greyson adalah copy paste dari Mark..sifat menyebalkan nya juga posesif nya sama dan sangat keras.. Nelsy hanya kasihan pada calon mantu nya nanti yang akan mendapatkan putra sulung nya itu.
#
Keesokan pagi nya, Zethon sudah sampai di rumah singgah Gress dan putra nya pagi-pagi buta..dia ingin saat putra nya membuka mata maka dia adalah orang pertama yang dia lihat.
Bahkan Zethon tak bisa tidur nyenyak semalaman hanya karena memikirkan Zonash dan Gress yang tak bersama nya..dia tidak bisa menunggu lama lagi dan akan meminta ayah nya untuk melamar Gress bahkan langsung di nikahi nya besok.
Dia dan ayah nya nanti akan langsung meminang Gress di catatan sipil dulu sebagai tanda jadi bahwa mereka sudah sah menjadi suami istri..setelah nya,dia akan mengadakan resepsi pernikahan sederhana yang hanya di saksikan orang-orang terdekat mereka saja.
Mungkin nanti saat dia akan melamar Gress baru lah akan dia tanyakan..dia juga tidak mau semakin membuat Gress sedih jika memang kelurga Gress sudah tiada atau yatim piatu.
Dia hanya berharap semoga Gress segera jadi milik nya agar dia bisa menjaga Gress juga Zonash buah cinta nya..saat ini Zethon sudah ada di dwpan rumah Gress yang dia tau adalah rumah milik nenek dan kakek nya.
Dia mengetuk pintu rumah sederhana itu tak terlalu kencang takut Zonash ikut bangun..dia juga sudah menge-chat Gress bahwa dia sudah ada di depan rumah nya.
Benar saja tak berapa lama kemudian,pintu di buka dan tampak lah Gress dengan pakaian tidur nya yang bisa di bilang mampu untuk membangunkan pare jumbo milik nya.
"Kenapa pagi-pagi sekali Zeth..masuk lah" ujar Gress dengan wajah khas bangun tidur nya.
"Sory aku hanya ingin saat Zo membuka mata,aku lah yang dia lihat..kembali kah tidur maaf sudah membangun kan mu" jelas Zethon lalu menutup pintu rumah itu dan menyuruh Gress tidur lagi.
__ADS_1
"Masuk lah ke kamar Zo,aku tidur lagi" ujar Gress hendak berjalan menuju kamar nya namun tiba-tiba tangan nya di tahan.
Saat Gress berbalik,Zethon merangkum wajah Gress lalu dia llumat bibi Gress yang masih pink natural tak terpoles apapun..dia tidak tahan jika harus membiarkan bibir itu begitu saja.
Tak berapa lama kemudian,llumatan itu Zethon sudahi dan dia kecup kening Gress dengan lembut.
"I love you and I will always love you till I die..I miss you so much baby" kata Zethon lalu dia pun berjalan ke kamar Zonash meninggalkan Gress yang masih terpaku di depan pintu kamar nya.
Gress tersadar dari ke-terpakuan nya sejenak tadi..dia memegang bibir nya yang baru saja merasakan bibir Zethon kembali..jujur dia rindu setiap sentuhan yang Zethon berikan,tapi dia hanya bisa diam menahan nya.
"I miss you too Zeth and I love you too" gumam Gress lalu masuk kedalam kamar nya dengan perasaan bahagia.
#
"Daddy" panggil Zonash girang saat melihat ayah nya ada di sebelah nya.
"Hmm kau sudah bangun son..good morning jagoan Daddy" sapa Zethon pada Zonash dan langsung mendapatkan pelukan hangat di pagi yang cerah itu oleh Zonash.
"I love you daddy, and I love mommy too" kata Zonash lalu melepas pelukan nya pada Zethon.
"Ayo kita mandi dad..nanti kalau mommy bangun bisa marah jika melihat kita belum mandi..kau tau dad mommy menyeramkan jika sedang marah tapi juga cantik jika sedang tersenyum" ajak Zonash sambil menceritakan tentang Gress dan membuat Zethon terkekeh.
"Really boy..wah Daddy jadi takut..baiklah ayo mandi" balas Zethon lalu melepas pakaian nya dan Zonash.
Saat sedang di kamar mandi Zethon tengah kebingungan karena pertanyaan sang putra.
"Daddy kok burung Daddy besar dan panjanng,tapi punya Zo kecil dan pendek.. Zo mau punya seperti Daddy" ujar Zonash membuat Zethon kelabakan.
"Eh..sama saja boy..nanti kalau Zo sudah besar juga akan seperti punya Daddy tapi ingat jika sudah besar tidak boleh bermain-main ya karena jika Zo melanggar maka ingat lah mommy..mommy yang melahirkan Zo pasti akan sangat sedih jika Zo bermain-main" kata Zethon berpesan pada sang putra agar menjaga aset nya tentu dengan memberikan nya pengertian sedini mungkin.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian....
"Baik dad Zo mengerti" balas Zonash setelah Zethon memberikan pengertian.