GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI

GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI
Ep_41..Ke Kantor Zack (Zack-Aileene part) ###TAMAT###


__ADS_3

Aileene dan Zyellma kini telah sampai di depan gedung perkantoran milik Zack..tepat saat mereka keluar dan hendak melangkah masuk kedalam kantor itu,rupa nya Zack juga berada di lobby untuk mengantar rekan bisnis nya.


Zack melihat dua wanita yang dia kenal,satu adik manja nya dan satu lagi wanita yang menarik perhatian nya..dia menghampiri kedua nya setelah menyuruh sang asisten untuk mengantar rekan bisnisnya.


"Ka Zack" panggil Zyellma lalu berjalan sedikit cepat untuk memeluk kakak nya.


"Hey,kenapa malah datang..bukan kah kakak sudah janji akan menemani mu setelah urusan kakak selesai..dasar gadis nakal" ujar Zack menangkap tubuh adik nya yang benar-benar seperti belut lincahnya.


"Aku hanya ingin menemui kakak saja,sekalian kan jadi kakak tidak usah pulang untuk menjemput ku..oh ya aku bersama Aileene" jelas Zyellma yang mendapatkan kekehan dari Zack.


Zack pun menatap Aileene lalu tersenyum dan Aileene pun membalas senyuman Zack yang sudah 2 bulan ini tidak dia lihat..Zack pun begitu,dia memang sibuk setelah makan malam kacau tempo lalu.


"Hay Ai,apa kabar?" sapa Zack membuat Aileene salah tingkah karena panggilan yang Zack berikan.


"Kakak,jangan membuta Aileene salah tingkah dengan panggilan mu itu" tegur Zyellma yang tau bahwa Aileene salah tingkah dengan ulah kakak nya.


"Hahaha lalu kakak harus panggil apa?" Zack terkekeh melihat wajah merona Aileene dan malah menggoda nya kini.


"Ck sudah lah,ayo ke ruangan kakak..bukan kah sebentar lagi selesai pekerja nya?" ajak Zyellma menarik tangan Zack dan Aileene menuju lift khusus CEO.


Mereka pun keluar dari lift dan melangkah menuju ruangan Zack..saat hampir sampai di ruangan Zack,mereka bertiga di cegat oleh seorang wanita yang di bicarakan oleh Zyellma sebelum nya.


Mata Aileene membulat saat melihat benda yang melingkar di tangan wanita itu.. Aileene mulai panik,namun dia masih berusaha mengontrol dirinya agar tidak membuat masalah di perusahaan Zack.


Aileene mengalihkan pandangannya ke arah lain namun dia justru malah melihat sebuah tali kain yang menggantung di depan sebuah ruangan yang bertuliskan Assisten room.


Nafas nya mulai terasa sesak dan tercekat.. Aileene memejamkan mata nya dan berusaha sekeras mungkin untuk menahan ke dua tangan nya di belakang punggung nya.


Saat Zack dan Zyellma masih sedikit berdebat dengan wanita yang tak lain adalah sekertaris Zack, Aileene tak lagi mampu bisa menahan diri dan secara refleks dia menunduk dan terduduk di lantai dengan kedua tangan yang masih dia cengkram erat hingga kuku nya menusuk telapak tangan nya sendiri.


Melihat Aileene yang tiba-tiba menunduk dan terduduk di lantai,membuat Zack langsung mencari penyebab dari sikap Aileene.


Mata nya menyapu seluruh lorong dan melihat sebuah tali yang di gunakan untuk menggantung papan nama di depan ruangan asisten nya..tak sampai di situ saja,rupa nya Zack juga melihat gelang tali yang melingkar di tangan sekertaris nya.

__ADS_1


"Shitt..buang gelang mu sekarang juga dan lepaskan papan nama itu..CEPAT" pekik Zack lalu mengangkat tubuh Aileene yang sudah bergetar hebat karena berusaha untuk menahan diri.


"Hey kau baik-baik saja,kau kuat Ai..lawan lah dan kau bisa" kata Zack berbisik sambil membawa Aileene ke ruangan nya.


Zyellma pun membukakan pintu ruangan Zack untuk Zack bisa masuk membawa Aileene..sungguh dia tidak tau jika Aileene bisa seperti ini lagi setelah dua bulan tak dia lihat hak ini lagi.


"Panggilkan Louis ke ruangan kakak" ujar Zack langsung di laksanakan oleh Zyellma.


Setelah Zyellma keluar dari ruangan nya..Zack melihat tangan Aileene yang masih dia cengkram sendiri hingga berdarah demi melawan alam bawah sadarnya.


Dia mencoba melepaskan cengkraman tangan Aileene,namun sedikit susah karena sangat kuat hingga Zack berusaha membujuk Aileene dengan lembut.


"Hey kau bisa menahan nya.. Aileene lepaskan ini ya..kau bisa menyakiti dirimu sendiri"


"Aileene aku mohon lepaskan tangan mu ini..kau bisa tanpa harus menyakiti dirimu sendiri"


Setelah beberapa saat kemudian, Aileene pun mulai melepaskan cengkraman tangan nya sendiri..meski tubuh nya masih menegang dan gemetaran, tapi setidak nya Aileene bisa menahan diri untuk tidak mencekik leher nya sendiri.


Zack bersyukur karena tidak sampai seperti dua bulan yang lalu saat di rumah.. Louis dan Zyellma pun datang setelah tugas yang di berikan oleh Zack selesai mereka lakukan.


Tak lupa juga Zyellma dan Louis mengecek ruangan Zack apakah ada barang yang bisa menjadi pemicu trauma Aileene atau tidak.


Sampai di kamar mandi mereka memeriksa demi keamanan Aileene..mereka berdua lega karena tak ada lagi benda siallan itu di sekitar sana.


Semua sudah di kumpulkan oleh Zyellma dan Louis di dalam tas plastik hitam yang Zyellma bawa..setelah selesai Zyellma dan Louis membawa semua benda itu ke dalam gudang.


"Sudah tidak ada ka.. bagaimana keadaan nya?" ujar Zyellma lalu menatap Aileene yang terlelap karena Zack sudah memberikan obat yang ada di tas Aileene.


"Good job..thank you sister,thank you Louis.. dia sudah tidak apa-apa" balas Zack berterimakasih kepada adik dan asisten nya.


"Oh ya,apa sekertaris itu sudah melepaskan gelang siallan itu Louis?" tanya Zack teringat dengan sekertaris nya.


"Sebentar tuan, seperti nya belum..sebentar biar saya periksa" kata Louis lalu pamit ke luar menuju ruangan sekertaris yang di maksud Zack.

__ADS_1


#


#


"Tressia,bos meminta mu untuk melepaskan gelang itu sekarang juga" kata Louis pada intinya karena dia tidak suka bertele-tele.


"Loh memang apa salah saya.. gelang ini kan tidak mengganggu pemandangan bos..ini melanggar privasi karyawan tuan Louis!!!" tolak Tressia tidak mau melepaskan gelang itu.


"Saya mohon dengan sangat nona Tressia,ini perintah langsung dari bos dan jika anda tidak menuruti nya maka jangan salahkan saya jika anda akan menerima akibatnya" kata Louis sedikit mengancam karena di depan nya itu memang wanita keras kepala.


"Ck..dasar pemaksaan" decak kesal Tressia tapi tetap melepaskan gelang itu dari pergelangan tangan nya.


"Baiklah terimakasih atas kerjasama nya..permisi" pamit Louis untuk melaporkan bahwa tugas nya sudah selesai.


Setelah kepergian Louis, Tressia kesal bukan main..dia mengumpati pria yang menjadi atasan nya dalam silsilah di kantor itu.


Dia juga bingung kenapa aneh sekali..padahal selama ini dia memakai gelang itu aman-aman saja, tapi kenapa sekarang jadi begini.


Sementara di ruangan Zack,kini Aileene sudah mulai sadar namun mata nya masih menatap kosong ke depan.


"Aileene....."


______TAMAT______


MAAF YA SEMUANYA,AUTHOR GAK ADA MOOD DAN GAK ADA RESPECT ΔΉAGI BUAT NGELANJUTIN KARYA INI..CAPEK NULIS TAPI GAK DAPET APAPUN DAN ALHASIL HANYA SEDEKAH NASKAH CUMA-CUMA.


Karya ini resmi author tamatkan..author hanya akan melanjutkan tiga karya yang masih tersisa..sekian dan terimakasih setelah ketiga nya tamat author mungkin akan Hiatus lamaaaaa banget sampai keadaan kembali seperti dulu.


thank's dan see you guys


Author Alina Aprilia


πŸ™πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


__ADS_2