GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI

GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI
Ep_29..Membujuk


__ADS_3

Gress tampak terlelap setelah memakan beberapa potong buah yang Nelsy bawakan tadi sesuai keinginan nya.


Tubuh nya lemah dan lemas karena sejak tadi dia mula dan muntah terus sampai-sampai tidak bisa melihat Zonash barang sebentar.


Dia merasa bersalah pada putra nya, karena tidak bisa menemani nya bermain dan itu benar-benar membuat nya semakin sedih.


Dia butuh Zethon,tapi ego nya benar-benar tinggi dan seakan berat hanya untuk menghubungi Zethon agar pria yang sudah menjadi suami nya itu kemari menemani nya.


Benar kata ibu nya,anak nya sedang protes pada nya karena tidak merasakan kehangatan sang ayah lagi sudah seminggu ini karena keegoisan dan kekeras kepala'an nya.


"Maafkan mommy sayang,baiklah mommy kalah kita bisa bertemu Daddy nanti oke, tapi jangan buat mommy seperti ini nak..maafkan mommy" gumam Gress berusaha mengambil ponsel nya tapi tidak ada di atas nakas.


Gress bangun lalu diam sebentar demi mengusir rasa pusing dan muak yang kembali menyerang nya.. benar-benar anak nya memberi pelajaran pada nya tidak tanggung-tanggung.


Gress berjalan pelan menuju sofa yang tak jauh dari ranjang,dia melihat ponsel nya di atas meja sofa yang terletak di samping sofa itu sendiri.


Sangat perlahan karena saat dia berdiri rasa nya seisi kamar berputar dan itu membuat Gress harus berpegang pada lemari meja rias.


Saat Gress tak lagi kuat menahan pusing di kepala nya,dia terduduk di atas lantai kamar nya..tubuh nya lemah bahkan sangat lemah dan tangan nya sudah gemetaran.


Gress memejamkan mata nya demi menetralisir rasa pusing dan muak yang benar-benar mengganggu nya..dia mendengar suara pria yang sangat dia rindukan namun terhalang oleh kekeras kepala'an nya .


"Babyyyyy"


"Oh my god,kau kenapa sayang..sorry maafkan aku sayang maaf"


Saat Zethon tengah berada di tangga terakhir tak jauh dari kamar Gress,jantung nya berdebar kencang dan membuat nya sesak..dia tidak tau kenapa tapi yang pasti dia langsung berlari dan bergegas membuka pintu kamar yang Gress tempati.


Saat dia sudah membuka pintu kamar itu,dia terkejut melihat bahwa Gress wanita yang sudah menjadi istri nya itu tengah terduduk di atas lantai kamar dengan tubuh dan wajah yang pucat.


Dia terpekik dan segera menghampiri tubuh lemah itu yang hampir saja lunglai jika tidak dia tangkap.


"Hey are you ok..oh god baby sorry,aku tak tau jika kau sakit maafkan suami bodoh mu ini baby" ujar Zethon lalu mengambil kompresan untuk menyeka keringat yang membasahi tubuh sang istri.

__ADS_1


Zethon membuka semua pakaian Gress setelah mengunci kamar itu..dia tak mau ada yang masuk di saat dia sedang mengganti pakaian Gress.


"Sorry baby"


"Maafkan aku"


Zethon terus bergumam kata itu karena dia benar-benar merasa bersalah telah membuat sang istri sakit,bahkan dia sampai tidak tau kalau istri nya sakit.


"Honey" panggil Gress lirih di saat Zethon sedang mengelap tubuh nya.


"Ya baby,kau butuh sesuatu,apa tubuh mu ada yang sakit hm,katakan baby?" jawab Zethon sambil mengelap kening Gress dengan lembut.


"I miss you and I'm sorry" kata Gress masih lirih lalu dengan tanpa Zethon duga,Gress menangis begitu pilu nya di telinga Zethon.


"Hey baby,don't cry i miss you too so bad baby" balas Zethon lalu merengkuh tubuh lemah sang istri yang sudah terisak-isak.


Mereka berpelukan sejenak demi untuk melepas rasa rindu yang menyiksa diri..Gress benar-benar sudah merasa lebih baik dari pada tadi..benar,anak nya merindukan kehangatan sang ayah dan dia dengan egois nya memusuhi bahkan mendiamkan dan menjauhkan anak-anak dari ayah nya.


Dia tidak mau Gress gatal-gatal karena kulit Gress sensitif dan bisa menimbulkan iritasi jika terlalu lama terkena keringat.


Di tambah Gress tidak mandi sejak kemarin karena pusing dan muak yang mendera nya begitu hebat.. Zethon sungguh kasihan tapi dia tidak bisa berbuat apapun selain menemani sang istri kini.


#


"Sudah honey,aku kenyang" tolak Gress saat merasakan perut nya sudah tak lagi mampu menampung makanan yang hanya tinggal 2 suap di tangan Zethon.


"Kau yakin baby?" tanya Zethon memastikan.


"Iya honey..thank you" balas Gress sambil tersenyum manis.


Zethon pun meletakkan bubur yang tadi dia bawa ke atas nampan lagi karena hanya sisa dua suapan saja dan Zethon tidak masalah dengan itu,melihat Gress mau makan saja sudah membuat nya senang.


Zethon memanggil pelayan untuk membawa mangkok dan gelas berisi susu yang sudah habis itu ke bawah..setelah nya Zethon naik ke atas ranjang dan mengusap perut Gress yang sudah sedikit menonjol di bagian tengah nya.

__ADS_1


Apakah anak nya sudah sejak n besar,oh tuhan dia sangat tidak sabar untuk segera menyambut kelahiran nya.


Di hati nya ada sesal karena tak tau perkembangan Zonash saat di dalam kandungan..andai waktu bisa di putar kembali,pasti dia akan sangat bahagia bisa menemani Gress menjalani hari-hari di masa kehamilan nya.


"Sorry baby" kata Zethon lirih sambil mengecup pelipis Gress.


"Kenapa honey?" tanya Gress tak mengerti kenapa tiba-tiba saja Zethon meminta maaf pada nya.


Ya,Gress dan Zethon sudah sepakat untuk tak membahas masalah kemarin dan juga sudah sama-sama memaafkan.


Zethon menatap mata Gress yang kini tengah mendongak melihat wajah nya yang penuh sesal..dia kecup kening sang istri lalu dia pun berkata.


"Maaf karena aku tidak ada di saat kehamilan Zonash waktu itu,aku terlambat mengetahui kehadiran nya dan baru tau saat dia sudah sebesar itu..pasti berat menjalani nya seorang diri,maafkan aku baby" jelas Zethon alasan kenapa dia meminta maaf pada Gress.


"Jangan di ingat-ingat lagi honey..semua adalah takdir sang pencipta" kata Gress lalu memeluk pinggang Zethon erat.


"Hm I know baby" balas Zethon mengeratkan pelukan nya pada Gress tanpa menyakiti Gress.


Tok....


Tok....


Tok....


"Mommyyyyyy, daddyyyyyy" teriak Zonash saat sudah sampai di depan pintu kamar ibu nya.


Zethon bangun dan membukakan pintu untuk putra nya.. Zonash langsung masuk dan berjalan menuju ranjang dan duduk di tengah-tengah mereka.


"Mommy,are you ok..kata Grandpa Mommy sakit lagi ya?" tanya Zonash sambil mengecup perut Gress dengan sayang


"Mommy ok boy..thank you" balas Gress mengecup pipi dan kening putra nya.


"Hey sayang ku,bagaimana kalau kita pulang ke rumah kita hm?" ujar Zethon mulai membujuk Gress dan Zonash agar mau pulang ke rumah mereka sendiri.

__ADS_1


__ADS_2