
Pranggg....
Terdengar suara pecahan barang dari arah luar ruang kerja Mark yang di mana di dalam masih berlangsung pembicaraan yang cukup lama untuk membahas masalah Zonash.
Di saat Zethon dan Mark tengah membahas mengenai penculikan Zonash,di saat itu juga lah Nelsy istri dari Mark tak sengaja mendengar pembicaraan mereka.
Nelsy yang tadi akan menuju ruang kerja untuk memberitahu suami nya tentang acara keluarga besar mereka Minggu depan,malah di buat terkejut dan sangat syok saat dia mendengar berita mencengangkan itu.
Dia tidak menyangka bahwa diri nya akan mendengar bahwa cucu satu-satunya tengah di culik dan dalam proses pencarian,astaga ya tuhan mimpi apa dia semalam hingga kabar buruk ini menimpa keluarga mereka.
Bagaimana jika tadi Gress lah yang ke sini dan mendengar obrolan mereka,entah lah apakah yang akan terjadi jika hal buruk itu sampai di dengar oleh putri nya.
BRAKKK.....
Kedua orang yang ada di dalam pun terlonjak kaget saat melihat pintu ruangan di mana mereka berada di buka paksa,lebih terkejutnya lagi saat kedua nya melihat Nelsy sedang berdiri di ambang pintu dengan tatapan mata penuh ketajaman.
"Baby"
"Mom"
Panggil kedua nya saat melihat Nelsy yang hanya diam di ambang pintu..Nelsy menutup kembali pintu ruangan itu dan berjalan menuju ke arah dua pria yang sedang berdiri kaku di depan nya.
PLAKKK....
PLAKKK....
Dua tamparan pria itu dapatkan dari Nelsy karena Nelsy tak lagi bisa menahan gejolak amarah nya saat mendengar cucu kesayangan nya di culik dan belum di ketemukan.
"Brengsekk kalian, bisa-bisanya kalian menyembunyikan hal ini dari ku hahh? kalian pikir aku siapa,orang lain?" pekik Nelsy mencurahkan kemarahan nya pada suami dan menantu nya.
"Baby,hey calm down..jangan seperti ini" bujuk Mark mencoba menenangkan Nelsy.
"Diam kau bajingann,kau adalah suami ku Mark,kau lebih mengenal aku dari siapapun dan kau malah menyembunyi hal besar ini dariku? kau anggap aku apa dalam hidup mu hahh?" umpat Nelsy pada Mark yang memang sudah tidak bisa dia tahan lagi.
"Sorry baby,I'm so sorry" ujar Mark meminta maaf karena kemarahan Nelsy membuat nya sedih.
__ADS_1
"Tak ada maaf untuk kalian jika kalian belum bisa membawa cucu ku pulang" kata Nelsy dengan nada dingin lalu pergi dari ruang kerja Mark.
Mark mengusap wajah nya kasar karena sudah membuat Nelsy marah pada nya setelah berpuluh-puluh tahun lama nya dia tidak melihat kemarahan itu.
"Dad__" belum selesai Zethon bicara ponsel nya berbunyi dan tanpa menunggu jawaban lagi Zethon langsung mengangkat nya.
"Ya" jawab Zethon.
"Apa,kau tidak salah bukan?"
"Ok kirim sekarang"
Tuttt....
Setelah memutuskan sambungan telepon,Zethon menatap Mark dan memberitahu apa yang tadi dia dengar.
"Dad, Zonash..lokasi nya sudah di temukan" kata Zethon lalu menunjuk titik lokasi dimana putra nya berada pada sang mertua di ponsel nya.
"Really,baiklah kita berangkat sekarang" ujar Mark lalu kedua nya pun bergegas keluar dari ruangan itu menuju lantai bawah.
"Honey,Daddy kalian mau kemana?" panggil Gress saat dia melihat suami dan ayah nya bersama-sama.
"Baby,aku ada urusan sebenar dengan klien ku dan aku meminta Daddy menemani ku karena Daddy yang lebih tau mengenai klien ku" kata Zethon memberikan alasan semasuk akal mungkin.
"Benarkah dad?" tanya Gress menatap penuh selidik Daddy nya.
"Iya sayang,don't worry suami mu akan aman bersama Daddy" kata Mark lalu mengecup pucuk kepala putri nya.
"Ya sudah kalian hati-hati dan jangan macam-macam atau aku dan mommy akan membuat kalian menyesal,iya kan mom?" ujar Gress mengancam kedua pria itu dan meminta dukungan pada ibu nya.
"Hm" balas Nelsy tersenyum kecil lalu mengusap punggung Gress tanpa menatap kedua pria itu.
"Baiklah kami pergi dulu,bye ingat baby jangan nakal" pamit Zethon pada kedua wanita itu dan mengecup kening Gress.
Mark menatap sendu istri nya yang enggan menatap ke arah nya,sesak sekali hati nya mendapatkan keacuhan istri tercinta nya..dia pun mengecup pucuk kepala Nelsy lalu berbisik pelan.
__ADS_1
"I love you baby,I really love you" bisik Mark memeluk Nelsy lalu dia pun pergi meninggalkan kedua jantung hati nya menuju lokasi dimana cucu nya berada.
#
"Makan dan habiskan,kalau kau tidak menurut maka ibu dan ayah mu akan aku habisi" ujar pria yang telah menculik Zonash lalu meletakkan makanan di depan Zonash.
"Uncle Zo minta maaf kalau Zo ada salah,tapi Zo ingin pulang bertemu mommy dan Daddy" kata Zonash menatap wajah pria yang telah menculik nya dan membawa nya jauh dari kedua orang tua nya juga keluarga nya.
"Kau akan bertemu mereka,tapi bukan sekarang..sudah makan lah jika tak ingin membuat ku marah" kata pria itu lalu pergi setelah mengatakan itu.
Zonash berusaha tidak menangis namun pipi nya sakit akibat tamparan yang pria itu berikan pada nya,dia sudah berjanji untuk tidak membuat pria itu marah jadi dia akan memakan makanan itu sampai Daddy nya datang dan menjemput nya.
Malam pun tiba,Zonash kini tengah duduk di atas kardus yang muat untuk nya tidur..dia menatap cahaya yang masuk melalui celah dinding yang retak,meski ada sebuah lampu yang menyala remang-remang tetap saja membuat Zonash ketakutan.
"Daddyyyyyy hiks..hiks.. Zo takut dad"
"Mommy hiks.. Zo takut mom hiks..hiks"
Di saat Zonash sedang memeluk dirinya sendiri,di saat bersamaan juga Zethon dan Mark telah sampai dan langsung membombardir semua orang yang ada di sana.
Mark seakan rindu dengan hal ini hingga membuat nya menggila meski usia nya tak lagi muda..Zethon pun sama,dia tak lagi memikirkan hal lain karena saat ini Zonash lah yang dia utamakan.
"HABISKANN..JANGAN BERI AMPUN SIAPAPUN YANG MENGHALANGI JALAN KITA" teriak Mark memberi arahan pada anak buah nya yang dia bawa.
Zethon berlari menuju pintu gedung yang dimana di dalam sana ada putra nya yang pasti tengah ketakutan sendirian..dia menendang pintu itu dan membuat semua orang yang ada di dalam langsung menoleh.
"Keluar kau bajjingan" teriak Zethon menggelegar.
"Seranggggg" ujar salah satu anak buah pria yang menculik Zonash.
Dan baku hantam pun tak bisa lagi terelakkan di sana..Zethon melawan lima orang pria berbadan besar yang seperti nya adalah seorang preman.
Di saat mereka sedang bergulat dan Zethon yang hampir menang,di saat bersamaan suara yang sangat Zethon kenal menginterupsi semua nya.
"Berhenti lah jika kau masih ingin anak mu selamat"
__ADS_1