GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI

GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI
Ep_39..Baby Girl


__ADS_3

"Arghhhhhh huhhh huhhhh huhhh" Gress masih berusaha untuk mengejan di saat dorongan dari dalam semakin menjadi.


"Ayo sayang,kau bisa,kau hebat..aku mencintaimu" ujar Zethon menyemangati Gress yang sedang berjuang melahirkan anak mereka lewat jalur normal.


"Ayo nona, sebentar lagi,kepala nya sudah terlihat" ujar si dokter yang membantu persalinan menyemangati Gress juga.


Dan Gress pun kembali mengejan mencoba sekuat tenaga untuk melahirkan anak nya yang tinggal sebentar lagi hadir.


Saat Gress sudah lelah, saat ejanan terakhir pula sang jabang bayi berhasil keluar dari tempat ternyaman nya selama ini,yaitu rahim ibu nya.


Oekkkk


Oekkkk


"Selamat tahun,nona..baby girl dan sangat cantik" kata si dokter yang melihat bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu lahir dengan sehat.


"Ba..baby girl..baby kau dengar sayang..anak kedua kita baby girl..thank you and I love you" kata Zethon sangat bahagia dan terharu dengan kelahiran bayi mungil berjenis kelamin perempuan dalam kebahagiaan mereka.


Gress tersenyum saat mendengar suara nyaring anak kedua nya..tenaga nya habis namun dia sangat bahagia bisa melahirkan anak yang sehat dan cantik seperti nya.


Setelahnya,bayi mungil itu pun di bersihkan lebih dulu..Gress pun di beri penanganan dan Zethon selalu berada di sisi Gress..dia melihat area inti sang istri sedang di beri penanganan.


Saat dokter mengambil sebuah jarum berbentuk melengkung seperti kail pancing,mata Zethon membelalak lebar..dia bertanya-tanya apa yang akan dokter itu lakukan dengan jarum mengerikan itu.


Tunggu,jangan bilang jarum itu untuk.....jika memang benar,maka dia tidak akan sanggup untuk memiliki anak lagi dengah Gress karena itu sama saja membuat Gress harus mengalami hal serupa lagi.


"Dok,apa yang akan anda lakukan dengan jarum mengerikan itu?" tanya Zethon sambil menatap jarum itu dengan intens.


"Oh ini..begini tuan,nona mengalami robekan pada saat proses persalinan tadi karena nona mengejan sebelum mengikuti instruksi saya.. untuk mengembalikan kegunaan area inti nona,kami akan menjahit luka robekan itu..ini baik untuk nona jangan khawatir" jelas si dokter membuat Mata Zethon benar-benar terbuka.


"What's..kalian mau menjahit aset istriku.. kalian gila?" pekik Zethon tidak habis pikir karena dia memang tidak tau.


"Tuan sebaik-baiknya sesuatu yang sudah robek akan lebih baik lagi jika kita menjahitnya agar kegunaan nya juga bisa maksimal lagi..ini hanya prosedur yang memang sudah sering kami lakukan jadi anda tidak perlu khawatir karena kami akan memberi obat bius total agar nona tidak kesakitan" jelas si doker yang memang sudah biasa menangani kasus seperti ini.

__ADS_1


"Apa anda yakin fungsinya akan sama?" tanya Zethon membuat Gress yang sedang lemas langsung melayangkan pukulan mautnya.


Plakkkkk....


Satu pukulan keras mendarat tepat di pinggang Zethon dari Gress yang sudah jengah dengan sikap suami nya itu.


"Bisa diam tidak?" ujar Gress tajam menatap membunuh pada Zethon.


"Hehe sayang..oke maafkan aku,aku hanya takut itu mu tidak bisa seperti dulu lagi" kata Zethon cengengesan.


"Diam dan duduk" kata Gress benar-benar jengah dengan sikap Zethon.


"Baik"


"Lakukan yang terbaik dok,kalau salah akan saya tuntut rumah sakit ini" ancam Zethon menatap tajam ke arah dokter yang akan menangani Gress.


"Baik tuan" jawab si dokter santai lalu menghembuskan nafas nya panjang.


"Suster..apa itu cucu kami?" tanya Nelsy sambil mendekati box bayi mungil yang berjenis kelamin perempuan.


"Benar nyonya..saya akan membawa nya ke ruangan bayi" kata si suster.


"No..bawah ke ruang VVIP Jasmine,saya akan menjaga nya di sana bersama keluarga lain nya " kata Nelsy menolak.


"Baik nyonya mari" jawab si suster pasrah.


Mereka pun menuju ruang VVIP Jasmine dimana di sana nanti Gress akan menginap.. ruangan itu lebar dan luar jadi bisa untuk menginap beramai-ramai.


Ranjang pasien nya pun besar seperti ranjang biasa yang bisa untuk menampung 2 orang dewasa..terdapat 2 sofa super besar dan juga lebar yang bisa digunakan untuk menampung sekitar 10 orang dewasa.


Ada juga meja panjang yang digunakan untuk meletakkan barang-barang seperti mesin pembuat kopi dan teh, gelas bahkan makanan.


Ruangan itu layak di sebut rumah flat..ya ruangan itu memakan hampir satu lantai rumah sakit..tak tanggung-tanggung Willy,ayah dari Gerald dan Grace memang membangun ruangan khusus itu untuk keluarga besar mereka.

__ADS_1


"Terimakasih suster" ujar Nelsy pada si suster.


Nelsy pun mendekati box bayi yang di dalam nya terdapat sang cucu cantik nya.. Zonash pun di buat kagum dan terpesona oleh adik nya.


"Hay adik,ini kakak kenalkan nama Kakak Zonash..kakak menyayangi mu" kata Zonash sambil mengecupi pipi tembam sang adik.


"Hay sayang nya Oma..kenalin ini Oma sayang..kamu sangat cantik" kata Nelsy begutu kagum dengan pahatan sempurna di wajah cucu kedua nya.


"Hey kau lihat boy,bukan kah wajah nya mirip mu?" ujar Mark terkekeh saat menyadari bahwa wajah cucu perempuan nya mirip dengan Zonash,cucu pertamanya.


"Iya grandpa,wah adik kita kembar ya ternyata" kata Zonash sambil mengusap wajah mungil merah muda nya sang adik.


Tak lama kemudian,pintu pun terbuka.. sebuah brankar di dorong masuk dan tampak seorang pria dengan wajah yang entah lah memasuki ruangan itu.


Zethon benar-benar menemani Gress sesuai janji nya..meski tadi saat persalinan dia sempat mendapat beberapa kali cakaran, cengkraman,bahkan pukulan dari Gress.


Dia selalu berada di sisi Gress..tadi pun saat Gress mendapatkan jahitan pasca melahirkan dia tidak kemanapun.


"Hay sayang, bagaimana keadaan mu?" tanya Nelsy menghampiri sang putri masih lemah.


"Mommy tau tidak,tadi Gress mendapatkan 5 jahitan" kata Zethon menceritakan.


"Benarkah..wah itu belum seberapa di banding dengan melahirkan anak kembar secara normal..kau kuat putri ku dan selamat ya sudah menjadi mommy lagi" kata Nelsy memberi selamat.


"Mommy look,adik sangat cantik seperti Zo " ujar Zonash memberitahu.


Zethon pun mendekati box bayi dimana di dalam sana tampak sosok bayi mungil nya tengah terlelap..dia pandangi wajah imut merah muda nya,dia jatuh hati pada putri kesayangan nya yang akan dia dan Zonash jaga dengan posesif nya.


"Hay sayang nya Daddy..welcome to the world dear..I'm your daddy and he's your brother Zonash" kata Zethon memperkenalkan diri pada putri mungil nya.


"Daddy Zo tadi sudah memperkenalkan diri pada adik" kata Zonash tidak suka.


"Benarkah,wah I'm sorry boy..apa kau bahagia melihat adik sudah lahir?" tanya Zethon mengusap kepala putranya.

__ADS_1


__ADS_2