
Tak terasa sudah hampir satu minggu mereka berada di tempat liburan..banyak kegiatan yang mereka lakukan untuk menghabiskan waktu di sana.
Hari ini mereka akan pergi ke pantai, Zonash meminta mereka ke sana karena dia ingin berenang di pantai tapi dia ingin di temani Daddy nya yaitu Zethon.
Tentu tidak jadi masalah bagi Zethon untuk menuruti keinginan sang jagoan..dia setuju dan bahkan sangat senang melakukan nya.
"Daddy ayo kita berenang,tapi Daddy pegangin Zo ya karena Zo takut terbawa oleh ombak" ujar Zonash membuat Zethon tersenyum kecil lalu dia pun berjongkok di depan Zonash.
"Selama ada Daddy kau akan aman boy,tenang lah dan percaya pada Daddy" ujar Zethon menenangkan Zonash agar Zonash tidak lagi gugup.
"Thank you dad,you are my superhero" puji Zonash membuat Zethon tersenyum bahagia.
Dan mereka berdua pun menuju ke arah air di mana ombak lumayan besar..Zonash memegangi tangan Zethon erat karena saat tubuh nya di hantam ombak dia sedikit oleh dan dia takut jika nanti dia tidak pegangan,maka dia bisa di seret oleh ombak itu.
Gress sendiri hanya duduk di bibir pantai dengan tikar yang dia bawa beserta keranjang bekal yang sudah tersedia di samping nya.
Gress melihat wajah bahagia kedua pria nya,dia juga ikut bahagia dan senang juga bangga atas kekompakan ayah dan anak itu..meski kadang dia iri tapi tidak apa-apa asal mereka bisa dekat dan menjalin ikatan yang lebih kuat.
#
Saat sedang menikmati waktu istirahat setelah berenang,mereka di datangi oleh Calista dan keluarga kecil nya..Gress senang karena dia memiliki teman dan tidak lagi menyendiri menyaksikan kekompakan kedua kesayangan nya itu.
"Hay guy's" Sapa Calista sambil tersenyum melihat Gress dan keluarganya.
"Cal,oh my kita bertemu di sini lebih dulu..hahaha ku kira kita akan bertemu di sana saja setelah kami dari sini" ujar Gress lalu memeluk Calista.
Mereka duduk bersama di satu tikar yang di bentang lebar hingga muat untuk dua keluarga itu.. anak-anak di biarkan bermain sendiri asal tidak mendekati air dan juga masih dalam pantauan ayah mereka.
__ADS_1
Mereka berbincang dengan santai sesekali juga terdengar tawa dari mereka yang entah menertawakan apa.
"Oh ya Zeth,saat kami mencari keberadaan mu bahkan menelusuri keluarga mu,kami tidak menemukan apapun yang bisa di jadilan petunjuk..kenapa bisa begitu bisa kau jelaskan?" tanya Calista yang penasaran.
"Ah ya aku juga ingin bertanya hal itu kemarin-kemarin tapi selalu saja lupa..bisakah kau jelaskan honey?" timpal Gress yang baru teringat saat Calista menanyakan hal itu.
"Ya waktu itu semua jejak tentang keluarga ku memang di sembunyikan dan kami menggunakan identitas milik pekerja di rumah kami yang telah meninggal dunia..maafkan aku baby tapi jujur bukan maksud ku meninggalkan mu hari itu,tapi aku sangat panik mendengar kejadian Daddy kecelakaan" jelas Zethon mengerlingkan hal yang tadi di tanyakan oleh istri nya dan juga Calista.
"Ouh pantas saja keluarga kami tidak bisa menemukan apapun tentang mu,karena yang terdaftar di sekolah adalah anak dari pekerjaan di rumah mu mungkin..Gress kau hebat bisa menemukan pria seperti dia yang mampu membuat keluarga kita kesulitan untuk pertama kalinya" ujar Calista mengacungi jempol pada Gress.
Mereka pun tertawa bersama mendengar ucapan Calista yang memang benar ada nya..baru kali ini keluarga Wilson di buat tidak bisa menemukan informasi apapun karena informasi yang mereka dapat adalah palsu.
Setelah cukup lama berbincang dan menikmati waktu luang bersama,kini kedua keluarga itu pun memutuskan untuk berpisah dan kembali ke tempat masing-masing.
Zonash tampak sangat ceria hati ini karena bisa bermain bersama para saudaranya yaitu Yera dan Attar..Zethon juga ikut bahagia melihat wajah bahagia anak dan istri nya.
"Pulang dad, Zo lelah ingin tidur tapi Zo juga senang bisa bermain bersama saudara Zo" kata Zonash menentukan pendapat nya.
"Kau senang sayang bersama kakak?" tanya Gress sambil menoleh ke belakang dimana Zonash tengah berbaring di kursi belakang.
"I'm very happy mom..mommy,daddy apa Zo boleh minta sesuatu pada kalian?" ujar Zonash.
"Apa itu boy,jika kami bisa memberikan nya maka akan kami berikan.. everything for you my Hero" kata Zethon membuat senyum Zonash mengembang.
"Aku mau adik mom,dad..can I have it?" ujar Zonash membuat Zethon menghentikan mobil nya mendadak karena terkejut.
Cekittttttt...
__ADS_1
"Oh my gosh Zeth,what are you doing?" pekik Gress yang sama terkejut nya namun lebih terkejut lagi dengan perbuatan Zethon.
"Sorry baby..aku hanya terkejut mendengar kata-kata putra kita..I'm sorry boy" kata Zethon lalu melajukan kembali mobil nya.
"Zo sayang,kau mau adik?" tanya Gress lembut sambil menatap Zonash.
"Iya mom" balas Zonash.
"Kau akan memiliki nya sebentar lagi,tapi kau harus bersabar ya sayang karena adik tidak bisa secepat itu keluar dari perut mommy,melainkan kau harus menunggu selama minimal 9 bulan..setelahnya kau bisa melihat adik di dunia ini..apa Zo sudah paham apa yang mommy katakan?" jelas Gress agar putra nya bisa sabar untuk menunggu sampai bayi nya lahir.
"Iya mom, Zo paham dan Zo akan menunggu sampai adik lahir nanti dari perut mommy" kata Zonash mantap dengan binar bahagia di mata nya.
Zethon dan Gress bangga karena memiliki anak septuh dan sepintar Zonash,tidak lebih tepatnya Zethon yang sangat bangga karena Gress mendidik Zonash menjadi lebih baik dari dugaan nya.
"Thank you baby for everything" kata Zethon berterimakasih pada Gress dan mengecup tangan Gress.
"Your welcome honey" balas Gress tersenyum manis.
Perjalanan menuju rumah pun telah usai,kini mereka telah sampai di rumah dimana mereka tinggal untuk beberapa waktu kedepan.. Zethon mengangkat Zonash yang sudah terlelap selama dalam perjalanan.
Gress sendiri membukakan pintu untuk Zethon agar bisa masuk dan membawa Zonash ke kamar..dia mengikuti Zethon dan menata bantal dan sprei Zonash agar pas.
Setelah nya,dia keluar untuk mengambil barang-barang yang mereka bawa tadi.
Selesai dengan semua nya,kini Gress dan Zethon mandi bersama-sama dan sekalian juga memenuhi permintaan Zonash untuk membuatkan adik untuk nya.
Tentu mereka akan memberikan nya,dan Zethon kah yang paling bersemangat untuk segera mencetak nya karena selain nikmat dia juga bisa puas.
__ADS_1