
"Good boy,ayo mandi sebelum mommy jadi monster" ujar Zethon di sambut tawa oleh Zonash.
Dan ayah anak itu pun mandi dengan saling menggosok punggung satu sama lain..sungguh pemandangan yang membahagia kan jika Gress melihat hal ini.
Sementara itu di luar kamar tampak Gress tengah memasak untuk sarapan mereka nanti..dia tersenyum kecil saat membayangkan bagaimana nanti diri nya menjadi seorang istri.
Membayangkan itu saja sudah membuat nya merona.
"Hufttt apa reaksinya nanti saat dia tau bahwa aku bukan lah anak yatim piatu" ujar Gress sambil mengaduk-aduk nasi goreng yang dia buat.
Setelah semua nya siap di meja makan, Gress menuju kamar putra nya di mana di sana dua pria yang membuat hidup nya bahagia.
Dia mengetuk pintu kamar putra nya dan tak lama kemudian, pintu itu pun terbuka dan muncullah wajah tampan copian dari putra nya Zonash.
"Good morning baby" sapa Zethon lalu mengecup bibir Gress pelan.
"Zeth,apa yang kau lakukan?" pekik Gress sambil menutup mulut nya dengan tangan.
"Morning kiss baby, oh no my wife" jawab Zethon mengerlingkan mata nya menggoda Gress yang tampak merona.
"Ck sudah lah jangan banyak omong..waktu nya sarapan ajak Zo juga" kata Gress lalu berlalu dari hadapan Zethon dengan salah tingkah.
Sedangkan Zethon,dia hanya terkekeh melihat sikap Gress yang sangat imut menurut nya..ah dia jadi tidak sabar untuk menjadikan Gress istri nya,pasti akan menyenangkan melihat sikap imut nya yang seperti itu setiap hari.
"Kau menggemaskan sekali baby..aku jadi tidak sabar untuk membanting mu di ranjang kita" ucap Zethon yang mana malah mendapatkan pukulan tongkat drum mainan milik Zonash.
"Awww..ssshhh boy kenapa Daddy di pukul?" pekik Zethon saat merasakan paha nya di pukul dengan tingkat drum yang keras milik Zonash.
"Daddy nggak boleh jahatin mommy" pekik Zonash menatap tajam Zethon penuh permusuhan.
"Loh, Daddy kan nggak jahat sama mommy boy..kenapa maksud nya gimana hm?" tanya Zethon masih tidak paham.
"Tadi Daddy bilang kata nya mau banting-banting mommy.. Zo nggak mau punya Daddy jahat" ujar Zonash menjelaskan tentang apa yang dia dengar tadi.
__ADS_1
"Astaga..hahahaha adoh sayang bukan maksud Daddy banting mommy beneran" kata Zethon mengelak.
"Lalu apa?" tanya Zonash masih mode tajam.
"Aduh emm begini boy..itu..emm..anu" kata Zethon yang kini malah di buat bingung hendak menjelaskan yang seperti apa pada putra nya.
"Zo sayang,ayo nak sarapan dulu,sebentar lagi kita mau ke rumah Grandpa" ujar Gress menyelamatkan Zethon dari kebingungan nya.
"Oke mom" jawab Zonash lalu berjalan menuju meja makan di mana di sana sudah tersedia makanan kesukaan Zonash.
'Selamat' batin Zethon tersenyum melihat Zonash sudah menjauh.
Dia bersyukur karena Gress menyelamatkan nya dari kebingungan yang dia buat sendiri..entah apa jadi nya jika Zonash masih menagih penjelasan nanti pada nya mengenai yang dia dengar.
Dia merutuki mulut nya yang tidak bisa di atur karena bicara yang tidak-tidak di depan Zonash..Zonash sendiri masih dalam mode penasaran dengan hal-hal yang dia dengar dan lihat sendiri.
Ini akan menjadi kesalahan pertama dan terakhir nya di depan Zonash..jika nanti dia hendak bicara yang aneh-aneh,dia akan memilih tempat yang pas bukan di depan Zonash atau di dekat nya.
Bisa gawat kalau bocah cerdas itu minta penjelasan.
"Mommy kenapa kita ke rumah Grandpa?" tanya Zonash karena dia penasaran.
"Memang Zo tidak rindu Grandpa?" tanya Gress mengusap kepala putra tampan nya.
"Rindu mom,paman juga dan grandma juga..ah pokoknya rindu semua nya" jawab Zonash antusias.
"Hahaha baiklah nanti kau bisa melepas rindu dengan mereka..sebentar lagi oke" jelas Gress membuat Zonash tersenyum senang.
Sedangkan Zethon,dia hanya menatap interaksi antara Gress dan Zonash yang sangat erat..dia jadi iri dengan kedekatan Gress dengan Zonash.
"Jangan sedih,kau bisa memiliki bonding lebih dengan Zo jika kau sudah resmi menjadi ayah nya dan banyak meluangkan waktu untuk nya" kata Gress yang seakan tau isi otak Zethon saat melihat tatapan mata nya.
"Semoga saja baby..sorry tidak ada di saat kau membutuhkan ku" kata Zethon menggenggam tangan Gress.
__ADS_1
"Mommy,Daddy..Zo mau di pegang juga tangan nya" kata Zonash yang ikut nimbrung dengan keromantisan orangtua nya.
"Astaga anak ini..hahaha sini duduk di pangkuan Daddy" kata Zethon sambil memindahkan Zonash di pangkuan nya.
Tak berapa lama kemudian,mereka telah sampai di rumah keluarga Gress..mereka turun dari mobil dan berjalan menuju pintu utama.
Di belakang di susul mobil ayah Zethon yang menyusul dari rumah nya dan akan bertemu di rumah keluarga Gress.
Zethon memandang rumah mewah di hadapan nya dengan tatapan penuh tanya dan kebingungan..dia menatap Gress seakan meminta penjelasan.
"Ayo masuk" ajak Gress tak mau menjelaskan lebih dulu.
"Ok kau hutang penjelasan pada ku baby" kata Zethon lalu masuk mengikuti Gress dengan menggenggam tangan nya erat.
"Hm nanti saja, kau bisa bertanya apapun" balas Gress lalu berjalan memasuki rumah keluarga nya dengan bergandengan tangan bersama Zethon.
Sedangkan Zonash,bocah itu sudah lebih dulu masuk dan berteriak memanggil penghuni rumah agar menyambut nya.
"GRANDPAAAAA,GRANDPAAAAA,PAMANNNNNN Zo pulangggg" teriak Zonash yang di sambut kekehan oleh kedua orangtua nya.
Tak berapa lama kemudian,tampak seorang pria paruh baya namun masih tampan menghampiri cucu kesayangan nya dengan binar cerah di wajah nya.
Dia menyambut kedatangan cucu tampan nya itu dengan bahagia..ya tuhan baru beberapa hari tidak bertemu saja sudah membuat nya rindu berat.
"Oh my boy..welcome sayang" sambut Mark merentangkan kedua tangan nya dan di sambut pelukan oleh Zonash.
"Grandpa Zo miss you" kata Zonash sambil memeluk kakek tampan nya.
"Oh boy,Grandpa juga merindukan mu loh..mommy mana?" balas Mark lalu menggendong bocah itu dan berjalan menuju ruang tamu.
"Mommy di depan dengan Daddy Grandpa..daddy nya Zo sudah pulang Grandpa.. Zo senaaaaaang sekali" kata Zonash bercerita memberitahu Mark bahwa ayah nya sudah kembali.
"Daddy?" ucap Mark memastikan.
__ADS_1
"Iya Grandpa,daddy.. Zo punya Daddy seperti teman-teman yang lain nya sekarang.. Zo bukan anak haram lagi kan Grandpa..upsss?" ujar Zonash keceplosan dan langsung menutup mulut nya dengan kedua tangan nya.
"What..apa yang kau katakan boy..anak haram siapa yang mengatakan hal tidak benar itu pada mu?" tanya Mark dengan mata penuh amarah saat mengetahui bahwa cucu nya rupa nya banyak yang membully tapi dia malah tidak tau.