GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI

GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI
Ep_28..Berjarak


__ADS_3

Seminggu setelah kejadian penculikan Zonash di ketahui oleh Gress,hubungan Gress dan Zethon menjadi berjarak tak lagi seperti biasa nya yang romantis dan harmonis.


Zethon juga tidak tinggal di rumah orangtua Gress,melainkan tinggal di rumah masa depan mereka yang awal nya di tinggali bersama dengan Gress dan Zonash juga.


Zethon memutuskan untuk memberikan waktu pada Gress karena dia tau emosi Gress tidak stabil dan dia tidak mau egois dengan memaksakan kehendak.


Sudah cukup pelajaran yang bisa dia ambil dari masalah yang menerpa nya..seburuk apapun masalah nya,jangan pernah membohongi istri sendiri atau orang yang kita cintai.


Ya Zethon belajar dari masalah mereka kemarin bahwa dia harus bisa jujur dengan apapun pada orang yang dia cintai,karena kepercayaan adalah kunci keharmonisan kokoh nya rumah tangga yang baru berusia sumur jagung.


"Daddy Zo rindu Daddy" kata Zonash saat mereka melakukan panggilan telepon video.


"Daddy juga boy,tapi Daddy masih sibuk di sini..sorey ya Daddy akan segera menyelesaikan pekerjaan Daddy agar bisa bertemu dengan mu" kata Zethon membalas ucapan Zonash.


"Baiklah,oh ya dad..apa Daddy tau kalau mommy sedang sakit?" ujar Zonash memberitahu bahwa Gress memang sedang sakit.


Mendengar bahwa istri nya sakit, hati Zethon berdegup kencang tak karuan..apa yang terjadi dengan istri nya itu,kenapa sampai bisa sakit,apa karena masalah kemarin.


"Mommy sakit boy?" tanya Zethon sekali lagi memastikan.


Zonash mengangguk mengiyakan karena memang ibu nya itu sedang sakit dan dia tidak tega melihat nya.


"Sakit apa nak,apa parah?" lanjut Zethon dengan wajah penuh kekhawatiran.


"Mommy tidak mau keluar kamar dad,mommy juga sering mual dan muntah,kemarin ada opa Ge yang memeriksa mommy ke rumah kata Grandpa Mommy hanya kelelahan" jawab Zonash menjelaskan tentang ibu nya.


'Oh god,sorry baby aku tidak tau jika kau sakit' batin Zethon merasakan hati nya bagai di remas kuat dan membuat nya sesak.

__ADS_1


"Daddy akan ke sana nanti,jaga mommy dan adik ya son..maaf Daddy tidak tau jika mommy sakit" balas Zethon dengan nada suara sendu.


"It's ok dad,mommy bilang mommy hanya capek dan adik bayi sedang rewel saja.. Zo juga ikut menasehati adik bayi supaya tidak nakal di perut mommy karena mommy jadi sakit" kata Zonash menjelaskan usaha nya menasehati sang adik yang masih dalam perut ibu nya.


"Good job..baiklah Daddy tutup dulu ya sayang,Daddy harus melakukan sesuatu nanti kita telefon lagi bye sayang jaga mommy dan adik untuk Daddy ya..I love you all" pamit Zethon lalu mematikan panggilan setelah sang putra mematikan nya.


Setelah nya,Zethon terduduk di atas ranjang besar milik nya..dia ambil foto pernikahan mereka dan dia kecupi foto itu dengan penuh cinta.


Sungguh dia merasa gagal menjadi suami yang siaga,dia sudah membuat istri nya sakit karena kebohongan nya.


"Sorry baby, aku bersalah maafkan aku" gumam Zethon lalu mulai beranjak menuju kamar mandi dan membersihkan diri karena dia akan ke rumah mertua nya apapun respon Gress nanti.


Setelah selesai dengan urusan mandi nya,kini Zethon telah rapih dengan pakaian kasual karena dia tidak ke kantor hari ini dan dia akan membujuk Gress agar mau ikut pulang bersama nya.


Dia sudah cukup tersiksa dengan berjauhan seperti ini dan di tambah Gress sakit dia malah tidak tau..sungguh dada nya sangat sesak mengetahui hal itu dari sang putra.


Setelah siap semua nya, Zethon pun turun ke bawah untuk membawakan bubur buatan nya..ya,tadi Zethon sempat membuat bubur sendiri untuk Gress karena dia ingin menguapi Gress dengan hasil masakan nya sendiri.


Meski di rumah mertua mau nanti pasti makanan Gress sangat terjamin,tapi tidak ada salah nya mencoba untuk mendapatkan kembali hati Gress dengan usaha nya.


Dia berangkat ke rumah mertua nya setelah meminta bibi untuk membersihkan kamar nya karena hari ini juga dia bertekad untuk membawa Gress kembali ke rumah itu.


#


"Sayang makan dulu nanti kau tambah sakit jika seperti ini" bujuk Nelsy karena sejak tadi Gress tak mau menyentuh makanan yang dia bawa.


"No mom,Gress sangat mual mencium makanan itu..sorry" kata Gress menolak karena entah kenapa dia mual jika melihat makanan yang di bawakan oleh ibu nya.

__ADS_1


"Lalu bagaimana,kasihan anak mu nanti nak" kata Nelsy yang jadi khawatir.


"Buah saja mom.. Aku benar-benar tidak bisa menelan makanan itu" kata Gress lemah masih terbaring di ranjang.


"Mommy minta Zeth ke sini saja ya nak..dia merindukan Daddy nya,jangan egois Gress..pikirkan dia juga karena ini bukan sepenuh nya kesalahan Zethon" kata Nelsy mengingatkan Gress.


"Entah lah mom Gress pusing" jawab nya lalu memeluk selimut lagi mencoba menetralisir rasa pusing di kepala nya.


Nelsy akhirnya memilih keluar dari kamar putri nya..dia kasihan dan gemas dengan Gress tapi dia tidak bisa menyalahkan Gress karena dia juga akan bersikap sama seperti Gress jika terjadi sesuatu pada kedua anak nya.


Sementara itu di ruang tamu tampak sudah duduk dia pria beda generasi dan sedang berbincang singkat untuk berbasa basi.


Zethon dan Mark,ya Zethon sudah sampai sejak 10 menit tadi dan kini dia sedang berbincang dengan Mark di ruang tamu..ada Zonash juga tadi,tapi anak itu memilih untuk main di taman samping rumah bersama pengasuh yang menjaga nya dan tiga bodyguard.


"Jadi bagaimana usaha mu sejauh ini?" tanya Mark pada Zethon.


"Sorry dad,Zeth baru tau bahwa Gress sakit selama ini" kata Zethon dengan raut wajah bersalah.


"Ini bukan salah mu..ini juga salah Daddy karena kita sama-sama menyembunyikan hal ini dari mereka" balas Mark membantah.


"Hm Daddy benar,tapi memang yang paling bersalah adalah Zeth..apakah Zeth boleh menemui istri Zeth dad?" ujar Zethon meminta ijin.


"Dia istri mu,temui lah dan ajak lah pulang,tidak baik suami istri berjauhan karena bisa memberikan celah kosong untuk orang ke-tiga" kata Mark memberi nasehat.


"Hm..akan Zeth bawa pulang mereka,dan terimakasih atas dukungan Daddy" kata Zethon tersenyum tulus karena mendapat dukungan penuh dari sang mertua.


Mark mengangguk dan membiarkan Zethon ke kamar putri nya..ya dia tidak mau sampai ada orang ketiga jika kedua nya masih berjarak seperti ini..dia tidak mau kisah kelam nya terulang pada putri dan menantu nya.

__ADS_1


__ADS_2