
"Permisi" ucap seseorang yang tiba-tiba menginterupsi semua orang.
"Loh" ucap Mark dan orang itu bersamaan dengan wajah terkejut nya.
"Mark,it's you?" ujar seseorang itu sambil menatap tak percaya pada apa yang tengah dia lihat.
"Benny..right?" balas Mark setelah mengangguk lalu dia pun menebak pria yang baru datang bersama pelayan.
"Oh god Mark,jadi Gress calon mantuku adalah putri mu..shitt jika ku tau bahwa calon mantuku adalah putri mu,sudah ku hajar habis putra kurang ajar ku itu" kata Benny pria yang tak lain adalah sahabat Mark saat masih muda dulu dan menjadi dokter pribadi Mark.
"Hahaha aku tak menyangka bahwa putra mu malah menghamili putri kesayangan ku..ckckck baiklah masalah selesai sampai di sini dan kau Benny,siapkan acara pernikahan mewah untuk putri ku" ujar Mark lalu menghampiri sahabat lama nya itu dan memeluk nya melepas rindu karena bertahun-tahun tak bertemu.
Terhitung sejak Mark ke negara A Waktu menyusul Nelsy,dia dan Benny kehilangan kontak karena Benny pundak ke benua Asia dan menetap di sana lalu menikah dan memiliki seorang putra yang tak lain adalah Zethon Raamsey.
Ibu Zethon sudah meninggal saat usia Zethon menginjak 10 tahun..ibu nya tidak bisa memiliki anak lagi karena dia adalah seorang perfumer yang di masa muda nya sering terpapar zat yang tidak baik bagi kesehatan nya.
Melahirkan Zethon saja sudah menjadi anugrah untuk mereka karena selama kehamilan pun ibu Zethon berjuang dengan keras agar kandungan nya tetap aman dan tidak bermasalah.
Zenna,ibu Zethon bernama Zenna Agathis Dammara adalah seorang perfumer yang cukup kenamaan semua produk nya selalu laris bahkan laku sebelum launching di pasaran.
Benny sendiri bertemu dengan Zenna di Thailand saat launching perfume yang Zenna buat..kebetulan Benny di tunjuk sebagai pihak kesehatan yang meneliti parfum Zenna apakah aman atau mengandung bahan yang berbahaya.
Dari sana lah kedua nya memiliki rasa ketertarikan hingga Benny memutuskan untuk melamar Zenna setelah mereka berkenalan cukup lama hampir satu tahun.
Skip.....
"Oh god apa dia cucuku Mark?" tanya Benny saat mereka berada di gazebo samping rumah.
"Ya,dia sangat tampan seperti ayah nya..pantas saja aku seperti tidak asing dengan wajah Zethon dan Zonash" ujar Mark terkekeh saya dia memang sedang memikirkan wajah yang sangat familiar di mata nya.
__ADS_1
"Hahaha apa kabar kau,apa mertua mu tidak menghajar mu saat itu..ckckck semoga cucu ku tidak meniru kelakuan gila mu Mark" tanya Benny mengenai masa lalu.
"Hahaha kau tidak tau betapa babak belur nya wajah ku serta tubuh ku saat itu..Martin yang tau semua nya..hufttt entah kemana pria itu pergi..ck dia mengejar cinta teman Nelsy yang saat itu membantu Nelsy selama proses pelarian Nelsy kala percobaan pembantaian keluarga mertua ku" jelas Mark sedikit bercerita kerinduan nya pada Martin asisten kepercayaan nya.
"Hm aku pun merindukan pria kaku itu..semoga dia bahagia dengan kehidupan nya" ujar Benny mendoakan yang terbaik untuk Martin sahabat nya.
"Amin..maaf saat kau susah aku tak ada di samping mu..aku turut berdua dengan apa yang menimpa keluarga mu" kata Mark mulai membuka diri seperti dulu.
"Tidak apa-apa dan terimakasih..mungkin ini yang terbaik untuk kami" jawab Benny sedikit sendu jika mengingat mendiang Istri nya.
"Kenapa kau tidak menikah lagi bodoh..kau masih tampan saat itu dan pasti banyak yang mengantri untuk menjadi istri mu" kata Mark melepas candaan agar tak terlalu mellow.
"Ck apa jika kau dalam posisi ku,kau bisa menikah lagi brengsekk?" ujar Benny memutar keadaan.
"Hufttt kau benar Benn..aku tak akan mampu membuka hati lagi untuk wanita lain.. pernah hampir kehilangan Nelsy membuat ku hampir gila kau tau" ujar Mark menceritakan sedikit kisah pilu nya saat Nelsy kecelakaan dan koma selama 3 bulan.
"Hmm tak kan ada yang bisa menggantikan jantung hati kita..begitu pun dengan Zenna istri ku..dia akan selalu ada di hati ku dan tak ada yang mampu menggantikan nya" ujar Benny.
"Jadi konsep seperti apa yang kau mau baby?" tanya Zethon sambil membolak-balik majalah pernikahan.
"Aku tidak suka yang terlalu mewah..inti nya simple dan elegan" jawab Gress singkat.
"Baiklah as your wish baby..tunggu lah satu Minggu lagi sampai resepsi kita tapi sebelum itu kita akan menikah di catatan sipil lebih dulu" jelas Zethon mengenai pernikahan mereka di kantor catatan sipil.
"Really..apa Daddy setuju?" tanya Gress memastikan.
"Itu mau Daddy baby..so aku sangat senang mendapat lampu hijau" jawab Zethon membuat Gress geleng-geleng kepala.
Saat mereka sedang serius membahas pernikahan,tampak dari depan sosok mungil berwajah sama dengan Zethon tampak memasuki rumah dan menghampiri kedua nya.
__ADS_1
"Mommy.. Daddy" panggil Zonash pada kedua orangtua nya.
"Yes son.. kenapa hm?" jawab Zethon lalu meraih tubuh Zonash dan dia dudukan di pangkuan nya.
"Zo ingin ke taman bermain dad,mom.. Zo ingin seperti anak-anak lain yang jalan-jalan dengan ayah dan ibu nya" ujar Zonash mengatakan keinginan nya yang sejak lama di pendam nya.
"Baiklah..kita berangkat sekarang bagaimana?" jawab Zethon tanpa pikir dua kali langsung mengiyakan.
"Serius dad?" tanya Zonash memastikan.
"Yes son" jawab Zethon pasti.
"Yeyyyyy akhrinya Zo bisa jalan sama Daddy dan mommy" pekik Zonash kegirangan.
Dan kini mereka pun berangkat ke taman bermain setelah ijin pada kedua orangtua..Zonash tampak sangat senang selama dalam perjalanan.
Tak henti-hentinya dia berceloteh yang mana membuat Zethon dan Gress terkekeh geli..mereka merasa bersalah karena baru bisa memberikan kelurga utuh pada putra mereka Zonash.
"Daddy apa masih jauh?" tanya Zonash untuk yang ke sekian kali nya.
"Tinggal satu kilo meter lagi sayang..sabar ya" jawab Zethon tak lelah karena dia suka dengan berbagai celotehan Zonash.
"Baiklah Zo akan sabar" balas Zonash lalu duduk dengan tenang kembali di pangkuan ibu nya yaitu Gress.
Benar saja tak lama kemudian, mereka telah sampai di taman bermain..Zonash tidak sabar ingin segera menaiki banyak wahana yang membuat nya penasaran.
"Let's go boy" ajak Zethon sambil menurunkan Zonash lalu dia membuntuti Zonash di belakang bocah itu.
"Zo,jangan lari-lari nanti kau jatuh nak" ujar Gress mengingatkan karena melihat Zonash berlari tanpa melihat jalan.
__ADS_1
"Son jangan lari-lari" ujar Zethon tegas.
"Sorry mom,dad" balas Zonash lalu dia pun mulai berjalan pelan sambil melihat-lihat keadaan yang tidak terlalu ramai.