GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI

GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI
Ep_35..Mendalam (Zack-Aileene part)


__ADS_3

Kita tinggalkan sejenak percintaan Zethon dan Gress,mereka sudah sama-sama bahagia dengan kehidupan mereka..kini kita beralih sejenak pada kisah Zack putra dari Gerald dengan Zya.


Setelah kedua adik kembarnya melangkah menuju kamar tamu,Zack pun ikut melangkah dengan langkah santai tak terburu-buru.


Saat kedua adik kembarnya sudah masuk kedalam kamar,selang beberapa saat dia pun memasuki kamar tamu itu.


Sesaat dia tidak mendengar keributan sama sekali saat masih di depan pintu kamar tanu itu,tapi setelah dia masuk kedalam kamar dan menyapa,rupa nya Aileene bertingkah seperti di awal.


"A..ampun..ampuunnn" gumam Aileene merasa sesak kembali saat melihat Zack di ruangan itu.


Sontak semua mata kini tertuju pada Aileene yang seperti ketakutan akan sesuatu..saat sedang hening dengan pikiran mereka yang berkecamuk,zack berteriak panik karena tangan Aileene malah mencekik leher nya sendiri.


"Aileeneeee" teriak Zack saat melihat gadis itu malah mencekik leher nya sendiri.


"Ya tuhan nak..hey Aileene lepas nak, Zack bantu mommy" pekik Zya berusaha melepaskan cekikan tangan Aileene dari leher gadis itu sendiri.


Zack pun mendekati ranjang dan naik hingga ke atas tubuh Aileene yang mulai kehabisan nafas..cekikan tangan gadis itu begitu kuat hingga membuat Zack sedikit kesulitan untuk melepaskan nya.


Bola mata Aileene hampir memutih seluruh nya,nafas nya juga kian pendek,tubuh Aileene sangat tegang dan Zack juga bisa merasakan tubuh gadis itu juga panas dan bergetar hebat.


"Aileeneeee lepaskan tangan mu.. LEPAS KU BILANG SIALLAN" bentak Zack sambil berusaha menarik tangan Aileene dari leher gadis itu sendiri.


Setelah beberapa saat berjuang,akhirnya cekikikan tangan Aileene terlepas dari leher gadis utu sendiri..Zack memegang erat pergelangan tangan Aileene erat hingga membuat tangan itu kemerahan.


Tapi lebih baik seperti itu daripada Aileene mati tercekik oleh tangan gadis itu sendiri..baru sejenak mereka merasa lega karena Aileene terlepas dari maut,kini mereka di buat panik lagi saat tubuh Aileene kejang-kejang.


"Dadddd, daddyyyyyy" pekik Zyellma ketakutan melihat tubuh Aileene kejang-kejang.


Ya Gerald tadi memang menerima telefon dari rumah sakit untuk menyiapkan ruangan untuk Aileene, asisten suster nya yang sangat misterius.

__ADS_1


Namun dia malah membahas hal lain juga dengan salah satu dokter yang dia kenal karena kebetulan dia akan melakukan seminar di negara B sana bersama si dokter kenalan nya.


Saat sedang serius membahas beberapa hal,Gerald mendengar teriakan putri bungsu nya Zyellma adik dari Zack dan kembaran dari Zyellta.


Dia pun memutuskan telefon secara sepihak lalu berlari menuju kamar tamu untuk melihat apa yang sedang terjadi di kamar itu sehingga teriakan putri bungsu nya sangat memekik.


Saat sudah sampai di depan kamar tamu,Gerald tak banyak basa-basi langsung mendekati Zack yang tengah berada di atas tubuh asisten suster nya.


Posisi yang begitu ambigu,tapi dia tepis karena di kamar itu ada tiga bidadari nya juga dan tidak mungkin kan putra sulungnya itu macam-macam di depan ketiga bidadari nya.


"Hey ada apa ini,Zack turun kau bisa membuat nya kehilangan nyawa jika menindihnya" kata Gerald bertanya dan meminta Zack turun dari atas tubuh Aileene.


"Ge Aileene kejang-kejang,tolong dia sayang" kata Zya dengan wajah yang sudah penuh dengan air mata.


Gerald pun meminta Zyellta untuk mengambil peralatan milik nya..dia juga khawatir dengan keadaan Aileene yang seperti itu.


"Zack bantu Daddy menyangga tubuh Aileene,dia bisa kehilangan nafas jika terlentang terlalu lama" kata Gerald meminta putra nya untuk menopang tubuh Aileene yang masih kejang-kejang.


Ok skip.....


Setelah bernaung beberapa saat untuk menghentikan kejang pada Aileene,kini mereka bisa bernafas dengan lega karena Aileene sudah lebih tenang namun guratan ketakutan tak bisa hilang dari wajah cantik nya.


Apalagi sesaat sebelum Aileene hilang kesadaran karena obat penenang, Aileene menatap Zack dengan tatapan penuh ketakutan dan itu membuat Zack bertanya-tanya.


Apa dia pernah melakukan kesalahan yang tidak dia sengaja pada gadis itu?


Tapi dia kan baru bertemu gadis itu hari ini,aneh sekali tapi dia hanya bisa memendam nya dalam diam..nanti jika Aileene sudah sadar dan lebih tenang, baru lah dia akan bertanya.


Satu jam kemudian......

__ADS_1


"Dad sebenarnya apa yang terjadi dengan gadis itu?" tanya Zack penasaran.


"Dia mengalami suatu trauma mendalam yang membuat jiwa dan alam bawah sadar nya seakan tersugesti untuk mengulang kejadian yang membuat nya seperti ini..Daddy juga tidak tau dia trauma pada apa,tapi nanti kita tanyakan saja perlahan-lahan karena sepertinya dia takut padaku son,hey jangan bilang kau pernah melakukan sesuatu yang membuat gadis itu trauma di masa lalu secara tidak kau sadari?" jelas Gerald yang kini tengah duduk di ruang keluarga bersama Zack putra sulung nya.


"Apa sih dad,jangan ngarang..Zack baru bertemu dia hari ini..jika Zack pernyataan bertemu sebelum nya dengan Aileene,pasti Zack ingat dad" ujar Zack kesal karena tuduhan Daddy nya yang seakan menunjuknya jadi tersangka utama nya.


"Hey Daddy kan bertanya son,astaga kau seperti ketiga bidadari Daddy saja.. sensitif" ejek Gerald membuat Zack mencebik kesal.


Tak lama kemudian,Zack beranjak untuk mengecek apakah Aileene sudah sadar atau belum..dia takut jika Aileene terbangun dan malah mengulang kembali kejadian sebelumnya.


Zack membuka pintu kamar tamu itu dengan pelan takut mengganggu Aileene.. dia melihat Aileene seperti nya sedang mengigau yang entah apa dia tidak tau karena tidak terlalu jelas.


Zack mendekati Aileene dan dapat melihat wajah Aileene yang pucat serta berkeringat..perlahan tapi pasti,tangan Aileene mulai terangkat menuju lehernya sendiri tapi dengan sigap Zack mencengkram kedua tangan Aileene agar tidak menyakiti diri nya sendiri.


"Aileene sadar..hey sadar Aileene..oh God ada apa dengan mu" ujar Zack masih memegang tangan Aileene yang kian kuat meronta untuk di lepaskan meski mata gadis itu masih terpejam.


Benar yang Gerald katakan,alam bawah sadarnya seakan mensugesti Aileene untuk melakukan hal yang sempat membuat mereka semua panik bukan kepalang.


Zack mengguncang tubuh Aileene dan menepuk-nepuk pipi Aileene sedang tangan satu nya dia gunakan untuk menahan kedua tangan Aileene di atas kepala gadis itu.


"Jangan..sakit"


"Sakit..ampun.. ampun"


"Maafkan aku"


"Tolong..tolong"


Zack kian mengernyit saat mendengar gumaman Aileene yang seperti nya pernah mengalami tindak kekerasan di masa lalu nya.

__ADS_1


"Ampun..sakit..jangan pukul aku"


"Sakit..sakittt"


__ADS_2