
Gress terdiam mendengar permintaan Zethon,jujur dia tidak ingin egois dan keras kepala seperti ini tapi hati nya belum bisa membiarkan nya lega.
Dia masih di bayang-bayangi akan kejadian dimana Zonash di culik dan kabar itu di sembunyikan dari nya,meski dengan alasan demi kebaikan nya dan itu benar,tapi dia tetap masih ada sedikit trauma.
Zethon yang seakan tau apa yang ada di dalam hati dan pikiran istri nya pun mengambil satu tangan Gress dan dia kecup punggung tangan itu penuh cinta lalu dia tatap matanya dengan intens.
"I love you baby,I'm sorry karena aku belum bisa jadi ayah yang baik untuk Zonash dan suami yang baik juga untuk mu..aku akan belajar dari kesalahan-kesalahan di masa lalu untuk bisa membuat mu dan Zo nyaman di dekat ku..beri aku satu kesempatan lagi baby, pleasee" kata Zethon masih intens menatap manik indah Gress yang selalu membuat nya tenggelam.
Gress menatap balik ke mata Zethon lalu dia selami tatapan Zethon yang begitu dalam tersimpan sesal..dia beralih pada putra tampan mereka yang sejak tadi duduk di sebelah nya.
"Kau mau kembali ke rumah kita sayang?" tanya Gress pada Zonash.
"Mau mom, Zo rindu kamar Zo" kata Zonash mengangguk antusias karena dia memang rindu kamar nya.
"Baiklah kita kembali ke rumah kita,maafkan aku juga honey aku terlalu keras kepala juga egois" kata Gress menunduk karena dia juga salah telah berbuat hal ini.
"No ini salah ku,baiklah aku bereskan pakaian mu dulu ya.. Zo bereskan pakaian mu sendiri bisakan boy?" ucap Zethon mengusap kepala anak semata wayangnya yang sebentar lagi akan menjadi kakak.
"Bisa dad.. baiklah Zo ke kamar dulu" pamit Zonash lalu dia pun beranjak dan keluar dari kamar ibu nya.
Setelah kepergian Zonash,Zethon pun mulai membereskan pakaian Gress yang memang tidak terlalu banyak di bawa..dia meminta Gress untuk duduk santai saja di atas ranjang.
Zethon tak pernah berubah,semua selalu mengutamakan kepentingan sang istri dan anak nya daripada kepentingan nya sendiri..dia sudah berjanji untuk selalu membuat Gress dan Zonash nyaman.
Gress benar-benar merasa sangat beruntung karena bisa mendapatkan Zethon sebagai suami dan ayah dari anak nya..dia tidak menyangka takdir yang dulu dia benci kini berbalik menjadi indah dan tak ingin dia gantikan.
Dia hanya bisa berdoa semoga tiada lagi sesak yang akan menghimpit kebahagiaan mereka kedepan nya..dia juga akan lebih memperhatikan suami dan putra nya.
__ADS_1
Mulai sekarang Zonash akan di antar jemput oleh anggota keluarga nya..dia tidak mau sampai kejadian kemarin terulang kembali dan itu benar-benar tidak bisa dia terima.
Mengenai orang yang sudah berani menculik anak nya,Zethon sudah mengurus nya dengan bersih dan bisa di pastikan bahwa tidak akan ada lagi tunas lain yang bisa tumbuh.
"Honey" panggil Gress pada Zethon yang sedang menutup koper milik nya.
"Ya baby..kau butuh sesuatu?" tanya Zethon sambil menghampiri Gress dan meninggalkan pekerjaan nya.
"I want you" kata Gress dengan tatapan sayu sarat akan nafesu.
Zethon terdiam dan menyelami tatapan Gress yang benar-benar sudah penuh gairah..dia senang dengan hormon Gress yang seperti ini,tapi apakah dia akan melakukan itu di sini,di kamar ini.
"Honey,kenapa diam..apa kau tidak mau?" ujar Gress agak kesal karena Zethon hanya diam tak menjawab.
"Hah,iya honey kau yakin mau melakukan itu?" ujar Zethon buru-buru.
"Baiklah aku akan memuaskan mu..don't be mad baby I love you" kata Zethon akhirnya menyanggupi lalu dia pun mengunci pintu kamar mereka dan menekan tombol merah di sebelah pintu.
Zethon pun melepas pakaian mau dan Gress juga sama melepas pakaian nya sendiri karena sejak tadi dia Sudja menahan gejolak gairah yang tiba-tiba muncul begitu saja.
#
"Jadi kau mau pulang ke rumah boy?" tanya Mark yang kini berada di kamar cucu nya dan membantu nya.
"Iya opa, Zo sudah rindu dengan kamar Zonash di rumah..maaf ya opa karena Zonash harus pulang tapi Zonash janji Zonash akan main ke rumah opa lebih sering" kata Zonash membuat Mark mengulum senyum dan mengusap kepala Zonash penuh sayang.
"It's ok boy.. kapan-kapan kita berlibur bersama tanpa kedua orangtua mu oke?" ujar Mark.
__ADS_1
"Yeyyyyy mau opa" pekik Zonash kegirangan karena dia tidak sabar untuk bisa berlibur tanpa di temani kedua orangtua nya.
Pasal nya jika dia ditemani kedua orangtua nya,maka Zonash tidak akan bisa bebas menikmati waktu libur nya dan menikmati pemandangan yang baru dia lihat.
Jika dengan kedua opa dan Oma nya,maka dia bisa bebas menikmati keindahan alam bahkan jajan yang dia mau tanpa harus mendapatkan tatapan tajam Gress jika dia makan banyak permen.
Dia tau bahwa Gress melakukan itu demi kebaikan nya,tapi dia juga ingin bebas menikmati hidup seperti teman-teman nya di sekolah yang selalu bercerita mengenai liburan mereka dengan kakek nenek nya tanpa kedua orang tuanya.
"Baiklah kita bisa berlibur ke negara H,di sana sedang salju dan kau bisa bermain sky di sana..opa mempunyai rumah di sana yang halaman belakang nya luas dan kita bisa bermain sepuasnya mau tanpa peduli omelan mommy mu" ujar Mark semakin membuat jiwa bebas Zonash meronta.
"Kapan opa, Zo tidak sabar ingin segera bermain salju" kata Zonash memekik kegirangan dan memeluk Mark erat.
"Libur sekolah mu masih satu minggu lagi bukan..kita berangkat ke negara H saat libur sekolah mu tiba" kata Mark semakin membuat Zonash senang dan tidak sabaran.
#
"Ayo kita pulang..mom,dad kami pamit pulang dulu maaf sudah merepotkan kalian" kata Zethon pamit pada kedua mertua nya.
"Tidak ada yang di repot kan Zeth.. hati-hati di jalan" kaya Nelsy lalu memeluk Gress dan membisikan kata-kata mutiara.
'Jangan begini lagi ya sayang,apapun yang terjadi bicarakan baik-baik dengan kepala dingin' bisik Nelsy membuat Gress mengangguk dan mereka pun mulai memasuki mobil lalu meninggalkan rumah Mark.
Saat mereka sudah meninggalkan rumah,Mark merengkuh Nelsy dan membawanya masuk kedalam rumah.
"It's ok baby,masih ada Greyson yang bisa kita paksa tinggal di sini bersama anak istri nya kelak..jangan sedih kita bisa sering mengunjungi mereka" kata Mark memeluk Nelsy yang bagi nya tidak menua sedikit pun.
"I love you by" balas Nelsy mengusap lengan Mark yang melingkar di perut nya.
__ADS_1