GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI

GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI
Ep_40..Zellenchy Beaufort Raamsey


__ADS_3

Setelah kepulangan Zonash dan kedua orangtua mereka,kini Zethon bersama Gress sedang menikmati masa indah menjadi orangtua lagi untuk bayi mungil mereka.


Untuk pertama kalinya Zethon benar-benar merasakan kulit halus sang buah hati yang masih merah dan sangat sensitif..dia bisa menyentuh tangan mungil sang buah hati dan mengecupi nya sepuas hati.


Dia hanya menyayangkan waktu yang hilang saat tak bisa melakukan hal yang sama pada Zonash,putra pertama mereka..dia berjanji akan menyayangi kedua buah hati mereka dengan nyawa nya.


"Honey,apa kau sudah memberikan nama untuk putri cantik kita?" tanya Gress sambil mengusap pipi gembul berwana merah muda milik putri mereka yang baru 3 jam merasakan indahnya dunia dan dekapan hangatnya.


"Sudah baby,namanya Zellenchy Beaufort Raamsey kau suka sayang?" ujar Zethon menyebutkan nama bayi mungil berjenis kelamin perempuan milik mereka.


"I like it..Hy Zelly I'm your mommy" kata Gress tersenyum manis sambil mengecup pipi merah muda milik putri nya.


"Zelly,kenapa jadi Zelly..hey baby jangan Zelly nanti kakak mu yang menyebalkan itu malah mengganti nya menjadi jelly..i don't like it baby" protes Zethon yang memang tidak suka dengan panggilan putri tercinta nya.


"So,what?" tanya Gress sambil memiringkan kepala nya menatap penuh tanya pada Zethon.


"Ellen,Zechy bukan kah dua nama itu lebih elegan di banding Zelly yang bisa saja di plesetkan menjadi jelly oleh kakak mu itu?" ujar Zethon menyebutkan nama yang memang cantik untuk putri tercinta nya.


"Hahaha oke baiklah Ellen saja,aku juga suka dan pastinya Zo akan suka" kata Gress pada akhirnya.


Zethon pun tersenyum dan mengecupi pipi mochi berwana merah muda milik sang putri..dia sangat bahagia karena hidup nya sudah lengkap dengan kehadiran dua malaikat kecil yang akan selalu membuat hari nya cerah.


Di tambah dengan Gress,wanita cantik pemilik hati nya yang selalu membuat nya merasa tidak ingin jauh terlalu lama..dia tidak menyangka bahwa akan ada bahagia yang tertinggal dari derita yang sempat menghantui mereka.


Dia akan menjaga bahagia ini dengan nyawa nya..tak dia biarkan sedikit saja derita menghampiri mereka.. Zonash dan Ellen adalah sumber kekuatan nya jika dia lelah,dan Gress adalah sumber hidup nya.


#


"Mom kita mau kemana?" tanya Greyson saat tangan nya di tarik oleh sang ibu menuju teras rumah.

__ADS_1


"Diam dan ikut saja" gertak sang ibu membuat Greyson memilih diam dan menurut.


Jika sang ibunda sudah menunjukan taringnya,maka dia hanya bisa menuruti saja tanpa banyak bicara..jika mau selamat maka diam dan ikuti.


Setelah mereka sampai di teras rumah,tampak seorang wanita cantik yang tingginya seperti sang adik Greysia ibu dari Zonash dan istri dari Zethon.


"Hay sayang,maaf ya aunty sedikit sudah membawa pria nakal ini" ujar Nelsy sambil memeluk wanita cantik yang seusia anak nya Gress.


"Tidak apa-apa aunty..Hy calon suami kita ketemu lagi" sapa wanita cantik itu pada Greyson dengan cengiran manis nya hingga membuat gigi kelincinya kelihatan.


"Mau apa kau ke sini..dasar penguntit" tanya Grey dengan wajah datar.


Plakkkkk....


"Kalau bicara yang sopan..mau kamu mommy sunat hahh?" ujar Nelsy melotot melihat sang putra yang memang menyebalkan.


"Ck,diamlah" kata Nelsy memberi peringatan tajam pada Greyson.


"Iya iya" kata Greyson lalu memilih diam sambil menantikan apa yang akan ibunya katakan dan lakukan.


"Sayang jadi kalian sudah saling kenal sebelumnya?" tanya Nelsy sambil menarik tangan wanita cantik itu ke dalam rumah dan meninggalkan Greyson sendirian.


"Iya aunty,kami bertemu di restoran saat tak sengaja bertabrakan..saat itu aku langsung bisa melihat bahwa putra aunty adalah jodohku" kata wanita itu menceritakan kisah pertemuan mereka di restoran dengan binar bahagia.


Nelsy pun tertawa lepas mendengar celotehan sang wanita cantik yang seperti nya sangat cocok dengan putra dingin nya, Greyson.


"Oh ya cantik..siapa nama mu?" tanya Nelsy pada wanita cantik yang sejak tadi mengoceh tak jelas dan membuat nya tertawa.


"Oh iya sampai lupa aku tidak memperkenalkan diri.. hehehe im sorry aunty..kenalkan aku Dillyora Aghatis" ujar wanita cantik bernama Dillyora itu pada Nelsy.

__ADS_1


"Oh my god,kau sangat manis..nama mu juga sangat indah" kata Nelsy lalu duduk di sofa ruang tamu yang tak jauh dari mereka.


Mereka bercerita entah apa saja dan melupakan Greyson yang hanya menjadi pendengar mereka saja..dia tidak menyangka bahwa dirinya di lupakan dan justru kini kedua wanita itu malah seolah-olah seperti sudah kenal lama.


#


"Aileene,bisa kau temani putriku Zyellma ke suatu tempat..dia tidak memiliki teman karena Zyellta dan Zack sedang sibuk dengan urusan mereka" pinta Gerald saat Aileene asisten suster yang bertugas menjadi asisten nya sedang membersihkan beberapa alat medis.


"Baik dok,jam berapa?" ujar Aileene tak keberatan karena dia memnag sudah dekat dengan kedua putri kembar Gerald.


"Nanti dia akan menghubungi mu,aku sudah memberikan nomor ponsel mu" kata Gerald lalu kembali mengerjakan tugas nya.


Aileene mengangguk lalu dia pun keluar dari ruangan Gerald menuju ruangan pembersihan untuk mencuci dan mensterilkan alat-alat medis itu.


Aileene bersikap biasa saja layak nya dia tidak mengalami suatu apapun sebelumnya.. Aileene hanya tak mau jika kelemahan nya malah menjadi Boomerang bagi nya dalam berkarir.


Meski sering kali trauma itu kambuh,dia selalu berusaha untuk bisa mengontrol dirinya untuk tidak histeris seperti di rumah Gerald waktu itu..dia memang tidak bisa berdekatan dengan Zack yang saat itu masih memakai kalung kain yang menggantung di leher nya.


Dia Kehilangan kendali atas dirinya sendiri waktu itu..dia sudah berusaha sebaik mungkin untuk tidak terbawa oleh alam bawah sadarnya,tapu rupa nya dia tidak mampu.


Sore hari nya, Aileene pun di jemput oleh Zyellma dan mereka pun pergi dari rumah sakit menuju ke suatu tempat.


"Kita mau kemana El?" tanya Aileene penasaran.


"Temani aku ke kantor ka Zack,aku tidak berani kalau sendirian hehe" kata Zyellma membuat kening Aileene berkerut.


"Maksudnya?" tanya Aileene tidak paham.


"Di kantor ka Zack ada seorang wanita yang tak ku sukai..dia selalu mencoba mendekati ka Zack dengan banyak cara..dia pernah ketahuan oleh ku saat akan melakukan rencana licik nya,dia mengancam ku akan menyakiti ku jika aku berani datang ke kantor ka Zack" jelas Zyellma membuat Aileene benar-benar tidak habis pikir.

__ADS_1


__ADS_2