GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI

GADIS BAR-BAR PUJAAN HATI
Ep_36.. Menceritakan (Zack-Aileene part)


__ADS_3

Zack hanya diam tanpa melakukan apapun sambil melihat Aileene yang masih mengigau..dia ingin tahu lebih lagi apa yang selama ini di alami gadis cantik itu.


Dia malas sebenarnya untuk ikut campur urusan orang lain,tapi ini berbeda dengan yang biasa terjadi..dia tidak tau kenapa hati nya ikut tergerak untuk membantu nya.


"Ai,hey bangun" ujar Zack menepuk pelan pipi Aileene yang bergerak-gerak kesana kemari.


"Hey bangun..sadar Ai" lagi dan lagi Zack berusaha menyadarkan Aileene tapi Aileene masih tak mau membuka mata nya.


Mungkin kah gadis ini takut jika dia sadar maka ketakutan nya akan benar terjadi,oh god kenapa dia di pertemukan dengan wanita bermasalah.


Entah bagaimana juga dia tidak menyesal,justru dia malah tergerak dan mencoba untuk membantu menyelidiki hidup Aileene sebelum nya.


Perlahan mata indah gadis itu pun mulai bergerak pelan mencoba untuk membuka nya..dengan sangat perlahan mata indah itu pun akhirnya terbuka dengan sempurna.


Aileene sadar,dia menelisik ke sana ke mari untuk melihat ruangan di mana dia berada..saat tatapan nya terarah pada sosok pria gagah nan tampan, Aileene terperanjat dan langsung terduduk dan mundur ke belakang hingga mentok.


"Hey kau kenapa..aku tidak akan menyakiti mu..tenang lah" ujar Zack berusaha menenangkan Aileene yang seperti nya benar-benar takut pada nya.


"Pe..pergi..pergiiii uhukkk uhukkk" usir Aileene sambil memegangi dada nya yang sesak.


"Hey aku tidak jahat,lihat aku Aileene lawan ketakutan mu" kata Zack kian mendekati Aileene dan mencoba memegangi tangan gadis itu.


"Uhukkk pergi..ku..mo..hon" kata Aileene dengan suara bergetar kini tangan gadis itu mulai terangkat ke leher nya untuk mencekik diri nya sendiri sesuai dugaan Gerald.


Dengan sigap Zack menangkap tangan Aileene yang hendak mencekik leher gadis itu sendiri..dia menindih Aileene dengan menopang tubuh nya pada kedua kaki nya yanh di tekuk.


"Lawan Aileene,lawan"


"Jangan ikuti alam bawah sadar mu"

__ADS_1


"Sadar Aileene.. lawan bayang-bayang itu"


Zack masih memegangi tqbgah Aileen yang kini menegang dengan sempurna..mata nya terus saja melirik ke arah leher nya di mana di sana ada sebuah kalung yang tergantung dan itu sangat mengerikan untuk Aileene.


"Pergi.. ampun..ampun"


"Maafkan aku..ku mohon"


"Arghhhhhh lepaskan aku..lepassssss"


Aileene kini tak lagi perduli siapa yang ada di depan nya..dia terus memberontak sekiat tenaga mesin tubuh nya bergetar bahkan kini berkeringat dingin.


Dia hanya ingin menjauh dari kalung yang Zack kenakan,itu saja karena dia bisa mati jika melihat kalung itu terus di depan nya seakan menatap nya sangat tajam.


"Arghhhhhh ampunnnn lepaskan aku..lepaskannn" Aileene masih berteriak dan mencoba melepaskan diri dari Zack yang kini hampir kewalahan menghadapi nya.


"Aileeneeee, dengarkan aku..sadar ini aku Zack" bentak Zack mencoba mengembalikan kesadaran Aileene.


Meski posisi mereka begitu ambigu,tapi dua orang itu tau bahwa putra mereka tidak sedang melakukan hal yang tidak-tidak..dengan sigap Gerald pun mengambil suntikan penenang karena Aileene sudah sangat ketakutan entah apa yang membuat nya takut.


Setelah di suntikan obat penenang,perlahan tubuh Aileene mulai tenang dan Zack pun mulai melemahkan pegangan tangan nya pada tangan Aileene.


Sebelum Aileene menutup mata nya,dia sempat berkata.


"Maafkan aku, aku tidak bersalah" ujar Aileene lirih sebelum akhirnya mata gadis itu kembali terpejam.


Zack melepaskan cengkraman tangan nya dan terenyuh melihat betapa kacau nya hidup gadis itu..dia turun dari atas tubuh Aileene dan duduk di bibir ranjang.


"Sebenarnya ada apa Zack..kenapa dia seperti ini lagi?" tanya Zya memastikan.

__ADS_1


"Zack tidak tau mom..saat dia masih belum sadarkan diri,dia hendak mencekik diri nya sendiri dan Zack langsung mencegah nya tapi dia malah semakin histeris dan melawan dengan sekuat tenaga nya..tapi yang jadi pertanyaan nya kenapa dia tidak menatap mata Zack,justru dia melihat ke arah leher Zack" kata Zack menjelaskan kepada kedua orangtuanya sebelum kejadian.


"Coba kau lepaskan kalung itu Zack, kemungkinan dia takut dengan kalung mu..tapi jangan percaya juga dengan tebakan Daddy,hanya saja kita lihat reaksi nya apa benar seperti dugaan kita atau tidak" kata Gerald menyarankan dan Zack tampak menimbang-nimbang nya.


"Begitu kah dad..baiklah Zack coba" kata Zack lalu mulai melepas kalung tali berwarna hitam yang sudah lama melingkar di leher nya.


Kalung itu hadiah dari salah satu teman nya yang menikah dan teman nya itu berharap agar dia bisa menyusul nya juga..Zack hanya bisa tersenyum dan mengenakan nya saja sebagai aksesoris.


"Simpan saja jika itu berharga Zack..kita hanya melakukan percobaan saja" kata Zya yang tau bahwa kalung itu sudah lama di leher putra sulungnya.


"It's ok mom" kata Zack mengatakan bahwa dia baik-baik saja.


#


"Kau sudah bangun, bagaimana perasaan mu?" tanya Zack saat melihat Aileene membuka mata nya.


Aileene dengan sigap menatap Zack dan mencari sesuatu yang membuat nya hampir mati di masa lalu,dia tidak menemukan benda itu lagi di leher Zack.


"Maaf,maafkan aku" kata Aileene mencoba bangun dan duduk di ranjang.


Zack dengan sigap membantu Aileene dan mendudukkan nya di ranjang dengan punggung di beri satu bantal agar posisinya nyaman.


"Apa ada yang sakit?" tanya Zack lembut.


"Tidak,maaf jika kau tersinggung dengan kelakuan ku sebelumnya..a..aku..aku" kata Aileene tidak enak hati dengan Zack yang sudah membantu nya.


"Tidak masalah,apa kau takut dengan benda itu?" tanya Zack mulai mencari informasi.


"Ja..jangan sebut benda itu..maafkan aku..aku hampir mati karena benda itu" kata Aileene panik karena dia takut Zack menyebutkan nama benda itu.

__ADS_1


"Hey calm down..ok sorry aku tak akan menyebutkan benda itu..tapi bisakah kau ceritakan pada ku kenapa sampai bisa kau takut dengan benda itu..aku tidak akan memaksa mu,jika kau mau aku bisa mencarikan psikiater untuk ku atau psikolog" kata Zack menggenggam tangan Aileene untuk menguatkan nya.


"Aku..aku pernah melihat ayah ku membunuh seseorang dengan tali,a..aku melihat nya dengan kata kepala ku sendiri,dan..dan orang itu menatap ku Zack..dia..di..dia melihat dimana aku bersembunyi.. Aku takut jika ayah ku tau aku melihat perbuatan nya,maka aku bisa di bunuh juga..a..aku hiks..aku memukul ayah ku dengan..dengan..vas bunga Zack..kepala nya berdarah hiks..apa dia mati aku tidak tau karena aku langsung pergi dari sana hiks.. Aku membunuh nya Zack..aku pembunuh hiks..hiks"


__ADS_2