
"Zo,jangan lari-lari nanti kau jatuh nak" ujar Gress mengingatkan karena melihat Zonash berlari tanpa melihat jalan.
"Son jangan lari-lari" ujar Zethon tegas.
"Sorry mom,dad" balas Zonash lalu dia pun mulai berjalan pelan sambil melihat-lihat keadaan yang tidak terlalu ramai.
Zonash pun muka berjalan dengan pelan di buntuti oleh kedua orang tua nya di belakang nya..Zonash sangat senang bisa merasakan hal ini yang sangat ingin dia rasakan saat Daddy nya belum kembali.
Zethon membeli tiket untuk setiap wahana permainan yang ada di sana..dia meminta Zonash dan Gress menunggu di sebuah kursi yang tidak terlalu jauh dari loket pembelian tiket.
Zonash bertanya pada ibu kau tentang apa yang sedang Zethon lakukan.
"Mommy Daddy sedang apa di sana?" tamat Zonash penasaran.
"Daddy sedang membeli tiket sayang..jika kita hendak masuk dan bermain di dalam,kita harus memiliki tiket lebih dulu..apa kau mengerti sayang?" jelas Gress dengan lembut.
"Iya mom,jadi kalau Zo mau main lagi di sini nanti Zo harus punya tiket ya mom?" ujar Zonash yang seperti nya mengerti apa yang dia jelaskan.
"Tepat sekali..anak mommy memang pintar..ayo itu Daddy sudah selesai" ajak Gress hendak menemui Zethon namun saat mereka mulai melangkah tiba-tiba mereka menabrak seseorang.
Brukhhhh....
"Arkhhh ssshhh" pekik orang itu.
"Oh astaga maaf..maafkan saya" kata Gress meminta maaf meski yang salah mereka berdua.
"Kau..kalau jalan pakai mata" bentak orang itu pada Gress.
"Aunty tidak boleh meneriaki mommy" kata Zonash marah karena ibu mau di bentak dan di teriaki oleh orang yang bertabrakan dengan mereka.
"Dasar anak kecil..berani kau ya hahh" bentak orang itu pada Zonash hingga membuat Gress melerai.
__ADS_1
"Zo sayang sudah..mommy ok" kata Gress menenangkan putra nya yang tengah emosi.
"Maaf nona maafkan saya yang tidak melihat jalan..saya akan mengganti kerugian anda" kata Gress lalu menatap ke arah orang itu dan terkejut melihat seseorang yang sangat dia benci namun berusaha dia lupakan tengah berada di depan nya.
"Kau" pekik Gress dan orang itu bersamaan.
Sesaat kedua nya terdiam melihat wajah yang sama-sama mereka kenal..lalu orang itu pun pada akhir nya tertawa saat melihat Gress yang dulu sering dia bully kini tengah berada di depan nya.
"Gress..oh my god it's you.. really..hahahahaha astaga rupa nya kau jadi ibu-ibu ya sekarang..siapa ayah anak mu ini,apa pria tambun dengan perut buncit yang memiliki banyak gundukan..opsss kau juga jangan-jangan jadi gundik juga ya hahaha astaga dunia sangat sempit hingga bisa melihat mu lagi dengan keadaanmu yang...hahaha" hina orang itu pada Gress yang hanya di tanggapi biasa saja oleh Gress.
"Maurine,aku tak menyangka akan bertemu dengan mu disini" kata Gress tak menanggapi hinaan Maurine hingga membuat Maurine kesal.
"Jangan sok akrab..kita tidak sedekat itu..kau hanya korban bully'an ku saja Gress,ingat itu..cih hey kau anak kecil kau tau ibu mu adalah__" belum selesai Maurine berujar tiba-tiba dari arah belakang nya dia di panggil oleh seseorang.
"Hey bodoh kemana saja kau hahh..tidak becus urus anak mu itu dasar wanita tidak berguna" hardik pria yang tak lain adalah suami dari Maurine.
"Ma..maaf sayang aku tadi hanya bertemu teman lama saja..dia menabrak ku" kata Maurine menahan gugup dan itu semua bisa Gress lihat.
Setelah kepergian Gress dan Zonash,kini tampak pria yang tak lain salah suami Maurine menjambak rambut Maurine dengan kasar bahkan mengentak kasar rambut itu.
"Dasar wanita siallan..kau asik-asikan temu kangen dengan teman mu sedangkan aku kau suruh menjaga putri mu itu hahh..kau pikir kau hidup dengan uang siapa?" bentak pria itu lalu menarik paksa Maurine until menemui anak nya.
Sementara itu,Gress dan Zonash tenaga berada di salah satu arena permainan yang aman untuk mereka yaitu biang Lala.
Zonash duduk dengan Zethon sedangkan Gress,dia duduk di hadapan kedua pria tampan nya sambil sesekali merekam aktivitas mereka.
"Mom tadi siapa sih wanita itu,kok mommy di bentak-bentak sama dia?" tanya Zonash yang kembali teringat kejadian tadi.
"Hahh maksud nya apa boy..mommy di bentak-bentak..siapa yang berani membentak mommy katakan pada Daddy" tanya Zethon kebingungan namun emosi juga mendengar bahwa ibu dari anak mau di bentak-bentak.
"Sudah lah tidak usah di bahas toh dia sudah tidak ada di sini" kata Gress tak mau membuat Zethon makin emosi.
__ADS_1
"Gress jangan sampai aku mencari tau sendiri apa yang terjadi tadi dan jika keluarga mu juga tau hal ini,maka kau tau bukan apa efek nya?" ujar Zethon sedikit mengancam.
"Ck kau menyebalkan Zeth..huft baiklah tadi kami bertemu Maurine di sana" jelas Gress setelah mencebik karena ancaman Zethon.
"Maurine..wait jangan bilang Maurine yang itu?" ujar Zethon menebak.
"That's right honey" jawab Gress singkat.
"Oh god..kenapa kau tidak memanggil ku tadi baby?" kesal Zethon karena dia sebenar nya juga ingin menghajar Maurine.
"Sudah lah jangan bahas dia lagi..lebih baik kita nikmati saja kebersamaan kita atau pulang saja hm?" ujar Gress menatap tajam ke pada dua pria tampan nya.
"Noooo" pekik kedua nya bersamaan membuat Gress mendengus melihat kekompakan ayah anak itu.
Sementara itu,Zethon dan Zonash tertawa melihat wajah kesal Gress..mereka bertos lalu kembali melihat-lihat pemandangan dari atas biang Lala yang mereka naiki.
Setelah hampir satu hari penuh mereka bermain-main di taman bermain,kini waktu nya mereka makan malam karena hari sudah semakin gelap.
"Mommy,Daddy Zo lapar" kata Zonash sambil bergelayut di pelukan Zethon.
"Wait kita cari stand makanan di sekitar sini..ayo" ajak Zethon lalu mereka pun mulai berjalan mencari stand penjual makanan cepat saji.
Sebenar nya bisa saja mereka ke restoran tapi jika menunggu ke restauran,Zonash lah yang kasihan karena harus menahan lapar dan menunggu hingga pesanan siap.
Setelah mencari-cari akhir nya kini mereka menemukan sebuah kedai mi yang cukup ramai..Zethon mendudukan Zonash di meja yang masih kosong dan Gress duduk di sebelah Zonash.
"Mau makan yang mana boy?" tanya Zethon.
"Dia suka yang gurih honey,jangan di kasih lada kalau bisa karena dia sensitif dengan rasa pedas" kata Gress memberitahu.
"What..kau sama dengan Daddy rupa nya..Daddy juga tidak suka pedas..baiklah sama kan saja dengan pesanan Daddy ya..kau mau yang mana baby?" jawab Zethon lalu beralih pada Gress.
__ADS_1