Gadis Bisu Dan Pangeran

Gadis Bisu Dan Pangeran
Wanita Penggoda


__ADS_3

Dentuman musik yang begitu keras mengiringi manusia-manusia yang menari tanpa lelahnya.


Diluar matahari sudah menyongsong tinggi,tapi dalam ruangan club milik Kenzo tetap ramai berisi manusia-manusia yang lapar akan kebebasan hidup.


Bar miliknya tetap buka selama dua puluh empat jam,banyak pengunjung datang tanpa melihat waktu demi mencari kepuasan diri.


Meski begitu bar miliknya tidak sembarang orang bisa memasukinya,mereka yang ingin masuk kesana harus memiliki kartu anggota terlebih dahulu.


Tentu saja dengan data pribadi yang harus akurat,kebanyakan pelanggan yang datang adalah orang-orang kelas menengah keatas.


Di barnya terdapat banyak wanita penghibur dengan kualifikasi yang sangat bagus,baik dari segi kesehatan ,kecantikan dan juga pelayanannya.


Kenzo selalu mengutamakan kepuasan pelanggan,untuk itu ia selalu menjaga kualitas barnya.


Para gadis penghibur yang melihat Kaylan tengah duduk di pojok ruangan dengan meneguk minumannya tersenyum senang.


Siapa yang tak tau seorang Kaylan...pria tampan dan juga pebisnis kaya raya itu sangat terkenal dikalangan para wanita sosial tak terkecuali mereka.


Kaylan sering datang ke klub bersama bosnya tuan Kenzo,para pria tampan itu selalu menjadi sorotan bagi para wanita-wanita club.


Kaylan terkenal sangat pemilih dalam urusan wanita,lelaki itu hanya akan tidur dengan wanita yang di pilihnya ,membuat para wanita yang haus akan belaian itu sedikit susah mendekatinya.


Tapi melihat Kaylan yang sekarang bukankah itu sebuah kesempatan bagi mereka?


Lelaki itu sedang mabuk dan merancau tidak jelas di sudut ruangan,sendiri tanpa Kenzo ataupun teman lainnya.


Dengan segala kepercayaan diri dan keberaniannya,wanita penghibur itu mulai mendekati Kaylan sembari meliuk-liukan badannya berusaha menggoda.


Kaylan yang sudah sedikit mabuk itu tak menghiraukannya,ia malah diam saja saat wanita itu mulai duduk disampingnya bergelayut manja.


Tangan wanita itu mulai membelai dada bidang Kaylan dengan sentuhan yang seksual.


"Tuan...apa anda mau minum lagi? biar saya yang menuangkannya...",ucapnya dengan nada yang sangat manis.


Kaylan diam tanpa menolak omongan wanita itu,namun tak urung ia meminumnya juga sampai habis.


Wanita itu tersenyum puas,ia melakukan itu berkali-kali dengan harapan Kaylan akan sangat mabuk dan gampang terpancing.


Dan benar saja...setelah menghabiskan banyak botol minuman keras itu Kaylan tampak tak sadarkan diri,lelaki itu mabuk berat!


"Tuan...bisakah kita pindah kekamar? saya akan melayani anda dengan sangat baik...",bisiknya di telinga Kaylan.


Kaylan tersenyum mendengar bisikan yang hampir seperti ******* itu.


Lelaki itu dengan nakalnya kemudian merem*s dua gundukan besar milik wanita itu,membuat sang wanita tersenyum senang.


"Buat aku senang....aku sedang sangat marah saat ini..",rancaunya.

__ADS_1


Seperti mendapat angin segar,sang wanita langsung memapah Kaylan menuju kamar VIP.


Tentu saja kamar yang sudah biasa Kaylan gunakan jika ia sedang bersenang-senang.


Wanita itu langsung membaringkan Kaylan diatas ranjang setelah sampai di ruangan kamar.


Dan dengan cepat melepas semua yang menempel pada pria itu.


"Tubuhnya benar-benar bagus...!"


Baru pertama kali ini ia bisa mendapat kesempatan melayani pria itu.


Sudah lama ia mengagumi sosok Kaylan yang sangat tampan itu,ia mendengar bahwa lelaki itu juga sangat mahir diatas ranjang,membuat rasa penasarannya semakin memuncak.


Melihat Kaylan yang tergeletak tak berdaya di depannya membuat Jeni sang wanita penghibur itu kalap.


Pesona Kaylan membuatnya sangat gila dan tak sabar ingin mengarungi surga dunia bersama.


Dengan cepat ia membuang semua baju yang menempel pada tubuhnya juga.


Jeni mulai merangkak naik keatas tubuh Kaylan dengan membelai tubuh lelaki itu,membuat Kaylan mengerang kecil.


"Tuan...saya ingin....",bisiknya ditelinga Kaylan.


Mata Kaylan yang tadinya tertutup kini terbuka,matanya yang tajam menatap wanita yang kini sudah duduk diatas perutnya dengan telanjang bulat.


Yang dilihat Kaylan sekarang adalah gadis bisu itu!


"Bagaimana gadis bisu itu ada disini...?!"


Namun saat dirinya tengah memikirkan ketidakmungkinan itu,Kaylan mendesah merasakan sensasi di bawah sana.


Terlihat Clara memegang juniornya sembari memijitnya dengan gerakan sensual.


"Arrggh...kau nakal Clara...!",rancaunya.


Gerakan tangan Jeni berhenti saat mendengar Kaylan menyebut nama gadis lain,namun tak urung ia melanjutkan kegiatannya itu lagi.


Yah...tak perduli siapapun wanita yang sedang Kaylan imajinasikan saat ini Jeni tidak akan protes.


Yang terpenting rencananya kali ini harus sukses,ia tak perduli jika dirinya dianggap wanita lain.


Ia hanya ingin merasakan sensasi tidur dengan seorang Kaylan.


Setelah selesai melakukan kegiatannya Jeni langsung mencium Kaylan dengan buasnya,dan betapa senangnya saat Kaylan juga membalas ciumannya.


Bibir mereka bertaut dengan sangat ganasnya,perminan lidah itu terlihat sangat menggairahkan.

__ADS_1


Tak tinggal diam,tangan Jeni meraba-raba lagi beberpa titik badan Kaylan guna merangsang lelaki itu.


Namun belum lama ia melakukan itu tiba-tiba Kaylan berdiri dan sudah mengukungnya dibawah tubuh lelaki itu.


Tanpa banyak bicara Kaylan langsung mengeksplor tubuh Jeni dengan sangat brutal,menggigit dan meninggalkan jejak dimana-mana.


"Arrg...Ah tuan...",rancau Jeni tak karuan...


Kaylan terus melanjutkan aksinya tanpa memperdulikan Jeni yang mendesah hebat di bawahnya.


Kaylan yang melihat Clara mendesah tak karuan di bawahnya menjagi gila.


Lelaki itu dengan gerakan cepat dan tanpa aba-aba langsung melalukan penyatuan,membuat Jeni berteriak histeris karena terkejut.


"Aaahhh...!! sakit..pelan...uh...pelanhh",teriaknya.


Namun meski begitu Jeni merasa sangat puas,Kaylan memang benar-benar perkasa dan hebat dalam urusan ranjang seperti dengan rumor yang beredar.


"Ah..uh...Ahhh"


suara rancauan Jeni terdengar begiti nyaring memenuhi ruangan,hal itu membuat alam bawah sadar Kaylan terpanggil.


Hingga akhirnya saat kesadanya mulai pulih Kaylan bisa melihat dengan jelas bahwa wanita yang ada di bawahnya ini bukanlah Clara gadis bisu itu.


Dan dengan seketika kejantanannya seakan kehilangan tenaga,gairahnya mulai menurun dan akhirnya Kaylan melepaskan diri dari wanita itu.


Jeni yang tiba-tiba merasa aneh karena Kaylan tiba-tiba menghentikan kegiatannya menatap bingung.


"Ada apa tuan...?"


Bukankah mereka sedang berada di puncak gairah ?tapi kenapa Kaylan tiba-tiba menghentikan aktifitasnya?


"Keluar...."


"A..apa...?",apanya yang keluar? Jeni masih belum mengerti.


"Aku bilang keluar...!!",teriaknya dengan sangat keranya,membuat Jeni terperanjat kaget.


Meski masih kebingungan,namun Jeni langsung melakukan apa yang lelaki itu katakan tanpa banyak bertanya.


Wajah Kaylan saat ini benar-benar sangat menakutkan.


"Memangnya apa yang salah...?",batinnya dalam hati.


Jeni segera memakai lagi baju yang tadi dilepaskannya kemaudian langsung keluar dengan banyak pertanyaan di kepalanya.


"Haa...sial...sial...!!",Kaylan membuang bantal yang ada di depannya dengan perasaan yang sangat kesal.

__ADS_1


"Aku bisa gila kalau begini..."


__ADS_2