
Mohon dibaca saat sudah berbuka puasa!
"Akh...Kay...uhm..."
Suara ******* di suatu ruangan terdengar begitu seksi,Alana seorang model ternama dengan segudang prestasinya di layar kaca itu kini sedang merancau tak karuan karena ulah seorang lelaki.
Tubuhnya yang bak gitar spanyol itu meliuk-liuk tak berdaya dibawah kungkungan seorang Kay dengan sudah polos tanpa kain sedikitpun.
Lelaki yang memiliki paras yang sangat tampan dan seksi,membuat semua wanita tergila-gila padanya.
Apalagi Kay memiliki segalanya,uang tahta dan juga rupa yang rupawan,siapapun pasti dengan sukarela menyerahkan dirinya kedalam pelukan lelaki itu.
Banyak artis atau model yang tergila-gila padanya bahkan sampai rela membuka pahanya dengan sukarela untuk lelaki itu.
Tidak terkecuali Alana yang datang sendiri ke kantor Kay siang ini dan langsung menggoda lelaki itu,dan sekarang mereka tengah bercinta diatas sofa milik Kay.
"Apa kau suka...?"
"Ah..aku suka...faster baby...uhm...!",Alana makin menggila saat Kay bermain dengan begitu lihainya.
Lelaki itu pandai membuat tubuhnya merasa puas dan cepat mencapai puncak.
Alana mencium Kay dengan buasnya saat dirinya benar-benar merasa gila,tempo yang dilakukan Kay dengan cepat membuat Alana merancau dengan tertahan dengan ciuman panas mereka.
Hingga akhirnya Alana mencapai puncak untuk kedua kalinya,namun tidak berhenti disitu saja,Kay membalikan badannya dan melakukannya lagi ala dog* style.
Menampar bagian kenyal itu dengan keras membuat Alana berteriak kesakitan dan juga nikmat.
"Akh Kay...! you stupid!!"
Kay tersenyum miring melihat wajah Alana yang sudah memerah menahan kenikmatan.
"You like it baby..."
Lelaki itu makin bermain dengan cepat tatkala merasa hampir mencapai puncak.
Hingga akhirnya kedua insan itu mendes*ah merasakan puncak bersama-sama.
Praak...!
Sebuah suara dari balik tirai membuat kedua insan yang telah selesai bercinta itu menoleh dengan cepat.
"Siapa...!!" ,teriak Kay dengan begitu lantangnya.
Dengan cepat Kay menaikan celananya lagi dan berjalan cepat menuju sumber suara.
Drrrrrkkk...!!
__ADS_1
Suara gorden yang dibuka dengan kasar menimbulkan suara yang nyaring diruangan yang terasa tegang itu.
Clara berdiri gemetaran sembari menunduk ta berani menatap wajah lelaki yang ada di depannya.
Tangannya yang kecil itu meremas kanebo basah ditangannya dengan keras,membuat busa-busa kecil mulai terlihat disela-sela jari-jarinya.
"Siapa kamu...! berani-beraninya kamu menguping diruanganku!!"
Kay merasa geram dengan wanita didepannya ini,bisa-bisanya ada seseorang di dalam ruangannya saat ia sedang bercinta dengan salah satu wanitanya.
Kemudian matanya mulai memindai baju yang dikenakan gadis kecil itu.
Seragam warna abu-abu dan hitam khas pegawai di kantornya,itu adalah seragam OG(Office Girl).
"Apa kau orang baru?!"
Karena baru kali ini Kay melihat gadis itu dikantornya.
Clara mengangguk dengan keras ,kemudian gadis itu mengambil kertas dan bulpoin yang ada di saku sebelah kanan bajunya dengan tergesa-gesa.
Dan apa yang dilakukan Clara tidak lepas dari tatapan tajam Kay.
"Maafkan saya tuan...saya tidak sengaja berada di ruangan ini?",tulisnya kemudian mengarahkan pada Kay.
"Jadi kau tiba-tiba ada diruangan ini begitu?! apa kau mempunyai pintu ajaib seperti doraemon ?! kau pikir aku bodoh hah...?!",bentaknya lagi di depan Clara.
"Tidak tuan...saya dipekerjakan pada jam ini untuk membersihkan ruangan anda..tapi...",Clara menyerahkan kertas itu pada Kay sembari menunduk.
Semburat merah di pipinya terlihat di kulitnya yang hitam manis itu.
Clara sangat malu jika harus membahas tentang apa yang dilihatnya tadi,bagaimanapun ia masih anak di bawah umur...yah..meski tinggal menghitung hari saja ia akan beranjak menjadi wanita dewasa.
Tapi siapapun akan merasa malu dam syok jika mengalami hal serupa dengannya.
Bayangkan saja...hari pertama ia bekerja malah melihat adegan panas diruang kantor milik atasannya.
Clara yang sebenarnya sedang membersihkan jendela kaca yang berukuran besar itu menghentikan kerjanya,ia ingin segera keluar ruangan jika Tuan Kay sudah kembali keruangan.
Tapi niatnya diurungkan tatkala melihat tuannya itu datang dengan seorang perempuan.
Mereka berdua terlihat sangat int*m dan juga vulg*r,bibir keduanya saling bertaut dan dengan cepat dan wanita itu langsung naked yaitu telanj*ng bulat saat tuannya merobek bajunya dengan sangat kasar.
Pada saat itu juga Clara memilih untuk bersembunyi saja,sampai akhirnya kedua insan yang sedang mabuk cumbu menghentikan kegiatan mereka dan langsung pergi meninggalkan dirinya.
Tapi gelas sialan yang ada di tangannya itu malah terjatuh,karena saking gemetaran Clara bahkan tak sadar kalau dirinya tengah bersembunyi.
Mungkin dirinya akan berteriak terkejut jika ia tidak bisu,bagaimana tidak? mereka berdua berteriak dengan begitu mesumnya.
__ADS_1
Kay melirik gadis didepannya ini,matanya menelisik tubuh Clara dari ujung kaki sampai ujung rambut.
"Apa kau bisu...?! kenapa kau terus memberiku kertas!",lemparnya pada kertas yang diberikan Clara tadi.
Clara gelagapan menangkap kertas yang bertebaran di depannya itu,kemudian mengangguk keras.
Aku ingin segera pergi dari sini...!
Kay tersenyum miring melihat Clara mengangguk,ternyata gadis di depannya ini benar-benar gadis bisu.
"Bagus...jangan pernah katakan apa yang kamu lihat dan kamu dengar hari ini pada orang lain! atau aku akan menghancurkanmu...sekarang kau pergilah !"
Clara langsung berlari terbirit-birit setelah mendengar perkataan bosnya itu,ia tak mau membuat tuan Kay lebih marah dan itu akan berakhir buruk untuknya.
Bisa-bisa ia di pecat jika membuat tuannya Kay marah satu tingkat lagi.
"Kenapa kau membiarkannya pergi baby...? apa itu baik-baik saja?",tanya Alana.
Wanita itu sudah berdiri di belakang Kay dengan tubuh polosnya.
"Heh...itu akan baik-baik saja...karena dia bahkan tak bisa bicara"
Alana tersenyum senang mendengarnya,kemudian wanita itu memeluk Kay dari arah belakang,tangannya meraba dada lelaki itu dengan gerak sensual.
"Lalu...bisakah kita melanjutkannya lagi sayang..?",tanyanya menggoda.
Alana sudah tidak perduli lagi dengan gadis OG yang telah melihat perbuatan intim mereka,ia lebih perduli dengan Kay sekarang.
Namun sayangnya tangannya ditepis oleh Kay membuat wanita itu melepaskan pelukannya.
"Kenapa Kay...?",tanyanya kebingungan.
"Pergilah...hari ini cukup sampai disini saja,ambil cek yang ada di atas meja dan jangan ganggu aku hari ini",ucapnya tegas.
Alana tidak membantah sama sekali,ia bergegas memakai baju yang telah Kay siapkan untuknya dan segera keluar dari ruangan itu dengan membawa cek yang lelaki itu berikan.
Yah...Alana tahu sikap Kay karena ia adalah wanita yang sudah begitu lama dengan lelaki itu dibanding wanita Kay yang lainnya.
Ia tahu jika Kay sudah menyuruhnya pergi maka ia harus segera pergi,lebih baik seperti itu kan? uang dan kepuasan sudah ia dapatkan, masih ada banyak waktu untuk dihabiskan dengan lelaki itu kemudian hari.
"Sial....!",Kay meremas rambutnya dengan kasar.
Gara-gara gadis OG tadi moodnya jadi hilang,sekarang bahkan ia jadi kefikiran terus tentang gadis itu.
Matanya sangat cantik...
Dalam hidupnya ia tak pernah melihat mata seindah itu,Kay sedikit tertari dengan mata itu.
__ADS_1
Bukankah wajar sebagai manusia ia suka dengan hal-hal yang indah?