Gadis Indigo

Gadis Indigo
Mimpi yang sama lagi


__ADS_3

Flasback


*Seorang gadis tengah melihat seorang wanita mengendong bayi yang baru saja wanita itu lahirkan beberapa menit lalu.wanita itu memberikan bayi itu pada pria yang mungkin sudah berumur berkepala tiga mungkin pria itu suaminya. Suaminya pun mengendong bayinya, suaminya terlihat sangat bahagia, entah kenapa gadis itu menghampiri pria itu untuk mengendong bayi itu.


Lalu berkata "Apa aku boleh mengendong bayinya." kata gadis itu.lalu pria itu berkata "Tentu boleh, sini." sambil memberikan bayi tersebut pada gadis itu. Gadis itu mengendongnya dia merasa bahagia sekaligus bingung, siapa bayi ini kenapa dia merasa hal itu. Gadis itu memeluk bayi itu sangat erat, tiba-tiba ada seorang pria yang mungkin baru 30th datang menghampiri gadis itu lalu mengambil paksa bayi tersebut. Setelah itu, pria  itu memberikan bayi tersebut pada wanita yang mungkin usianya 28th.Mereka mengatakan, "Jika kalian tidak bisa hidup bersama kami maka kalian tidak berhak bahagia hahahah." ujar pria itu.


Gadis itu hanya mematung dan mendengarkan apa yang terjadi. Ibu dari bayi itu menangis histeris melihat bayinya diculik oleh orang-orang tersebut dia tidak bisa melakukan apapun karena dia yang baru saja menjalankan operasi yang hanya bisa berdiam diri di tempatnya. Ayah bayi tersebut menangis melihat bayi nya diculik, lalu melihat gadis tersebut dengan tajam dan marah. Lalu membawa gadis tersebut keluar dari kamar rawat ke taman rumah sakit dan berkata. "Aku sudah bilang aku akan menikah denganmu setelah istriku melahirkan baru akan aku ceraikan."


Gadis itu bingung dengan apa yang dikatakan pria tersebut. karena dia mengatakan menikah padahal umurnya masih 22th, bahkan dia tidak mengenali pria tersebut. Gadis yang tengah bingung itu pun bertanya "Menikah dengan anda, maksudnya apa ya?" pria itu menjawab "Iya, menikah karena kau tengah mengandung bayiku." Gadis tersebut shock. " hamil, gak mungkin." mereka yang asik berbicara tidak sadar bahwa ada seseorang yang mendengarkan pembicaraan itu merasa terkhianati tapi setelah itu iya tersenyum smrik. Hamil, hamil, hamil itu yang ada dibenak gadis itu lalu tiba tiba*...


"AAAHHH" Ujar gadis yang terbangun dari tidur dan mimpi buruknya. "Mimpi itu lagi"gumamnya.


"Sayang kenapa mimpi buruk lagi?" tanya wanita paruh bayah tersebut pada anaknya.dan hanya mendapatkan anggukan dari Salsa lalu wanita itu memeluknya.


"Y sudah, bukannya hari ini kamu ada ulangan,cepat sana mandi habis itu sarapan." ujar wanita paruh bayah tersebut sambil membuka gorden jendela kamar anak sulungnya.

__ADS_1


"Ya Ma, ini juga mau mandi." ujar gadis tersebut yang bernama Salsabila bramasta. Berlalu ke kamar mandi, mamanya sudah keluar dari kamar sejak dia masuk ke kamar mandi.


Setelah beberapa menit Salsa sudah siap dengan seragam abu-abunya lalu turun ke bawah untuk sarapan pagi.


"Pagi Ma Pa," sapa Salsa dari tangga lalu duduk di samping sang adik yang tengah mengunyah makanannya.


"Pagi sayang," jawab papanya.


"Aku gak disapa ni kak?" tanya adik Salsa yang bernama Rafa bramasta.


"Pagi kakakku yang cerewet." balas Rafa sambil cekikikan karena melihat wajah cemberut sang kakak.


"Pa lihat Rafa ngejek Salsa." ujar Salsa mengadu pada ayahnya, yang hanya dibalas gelengan sang ayah.


"Ma... "sebelum Salsa menyelesaikan kata-kata mamanya menyelah dengan berkata.

__ADS_1


"Sudah habisin makanannya jangan ngobrol aja nanti keburu telat baru tau." ujar sang mama yang menasehati anak-anaknya.


Setelah menghabiskan makanan mereka. Mereka pun berpamitan pada sang mama.menyalam tangan sang mama dan mencium pipi mama mereka secara bergantian lalu berangkat.Papanya ke kantor, Salsa ke SMA dan Rafa ke SD.


Di sekolah SMA Bhakti Jaya (ngarang gaes)


Saat Salsa memasuki gerbang sekolahnya ada seseorang yang memanggil namanya dengan suara cemprengnya.


"Salsaaa!" teriak gadis itu lalu menghampiri Salsa dan menepuk bahu temannya itu.


"Woii bangke, gue panggil gak nyaut-nyaut lo kenapa?" tanya teman gadis tersebut atau lebih tepatnya sahabat Salsa dari orok. Yang bernama Sindy syahputri.


"Apa sih Sin, pagi-pagi udah teriak-teriak kayak monyet aja lo." ujar Salsa.


"Yaelah gue disamain sama monyet. Gini kalau dibandingin gue sama monyet masih cantikan gue daripada tuh monyet." ujar Sindy tak terima dikatain monyet.

__ADS_1


Karena asyik ngobrol di jalan mereka telah sampai di depan kelas mereka yang tertulis IIX IPS 1. Lalu duduk di bangku mereka masing-masing. Selagi guru belum masuk mereka asyik berbicara.


__ADS_2