
setelah makan malam,anya pun bergegas pergi ke rs untuk menjenguk adnan.
"gue berangkat dulu bang,kalau mau makan di meja udah ada"ucap anya yang langsung berjalan keluar rumah menaiki motor.
"hihihihi" tiba tiba terdengar suara tertawaan usai anya memasuki kawasan hutan silajati.
"ayolah aku belum mau bermain main"gerutu anya.
"hiks hiks" kini suara tersebut malah berubah menjadi suara isakan di susul sekelebat bayangan putih yang terbang di belakang anya.
"awas kau!"gertak anya yang kemudian langsung menekan gas motor nya dengan kecepatan yang tidak main main.
"hihihihi" suara cekikikan tersebut pun kembali terdengar.
sementara itu di sebuah arena lomba balap motor liar terlihat sekumpulan remaja yang tengah menonton perlombaan antar dua geng yang bernama Silas dan Xyntes.
"MANGAT BOS DIRGA!!"teriak seorang laki laki dengan lambang dua pedang bersilang dan memiliki tulisan Xyntes.
"BOS ARGA SEMANGAT!! KALAHIN GENG JELEK ITU!!"sahut laki laki dengan jaket berlambang api biru dan tulisan silas.
"ONE!
TWO!
THREE!!!" teriak seorang gadis berpakaian sexy sembari melemparkan bendera kotak kotak berwarna hitam putih ke atas arena.
brumm
suara deru motor langsung terdengar bersahutan memacu kecepatan masing masing untuk menang.
Brummm!
tiba tiba terdengar suara deru motor keras membuat banyak remaja di sana menengok ke arah samping.
terlihat anya yang menjalankan motor nya dengan kecepatan full melewati mereka semua hingga akhirnya dia menyalip motor dirga sang ketua Xyntes dan arga sang ketua silas.
"brengsek siapa dia,berani banget ngacauin perlombaan ini"umpat dirga dengan rahang mengeras.
"kek kenal"gumam arga saat melihat siluet tubuh anya dari belakang.
"gue harus pastiin sesuatu"gumam arga yang kemudian menaikkan kecepatan motor nya dan mengejar anya yang sudah lebih dulu menjauh dari mereka.
"cih apa yang dia lakuin sih"ucap dirga yang mau tak mau ikut menyusul kepergian arga.
"sial tuh setan masih aja ngejar,pergi bangsa* dah kelua dari silajati nih!"kesal anya.
brumm
brumm
suara deru motor membuat anya menoleh ke belakang sebentar.
"****! udah di kejar setan ini pulak di kejar orang, salah gue apa coba ampe di kejar"dengan cepat anya membelokkan motor nya mengambil jalan kecil.
__ADS_1
namun kedua motor di belakang nya yang tak lain adalah arga dan dirga masih mengikuti dia.
"anji**!"umpat anya dan langsung mengerem dadakan.
ckitt
suara decitan ban motor yang bergesek dengan aspal pun terdengar hingga kedua motor di belakang pun refleks menghentikan laju motor juga agar tidak menabrak anya.
"WOY KALAU MAU TAURAN JANGAN DI JALANAN DONG!"umpat anya kesal.
sudahlah setan tadi masih mengejar,malah bawa kawan nya 5 pulak,ditambah kejaran dua orang di belakang nya yang entah ngejar karena apa.
"hihihi kamu gak bisa kabur" ucap hantu tersebut.
wiu wiuu
tiba tiba terdengar suara sirine polisi dari kejauhan.
"mampus!LARI!!!"teriak anya kelabakan.
ia pun langsung terburu buru memutar arah motor nya meninggalkan kerumunan orang yang juga kelabakan dan menjalankan motor masing masing secepat yang mereka bisa untuk menghindari kejaran para polisi.
"sial banget sih"gumam anya yang langsung memotong motong jalan melalui jalan tikus untuk ke rs.
terlihat hantu hantu yang semakin banyak mengikuti nya.
"arghh sial** kalian mau apa sih!"maki anya di jalanan yang sepi sembari mengacungkan jari tengah nya ke atas.
namun arga dan dirga yang dibelakang justru menyalah artikan jari anya.
setelah sampai di parkiran rumah sakit, anya pun bisa bernafas lega karena para penghuni rumah sakit dapat menahan para hantu itu.
"apa lo liat liat?"tanya anya melirik sinis ke arah damian.
"lo.."damian tampak ragu hendak membicarakan nya.
"apa sih?!"tanya anya yang kepalang kesal dengan tingkah hantu itu.
"lo..lagi dapet ya?"tanya damian
"ha-hahh? dapet apa-"anya yang kebingungan tiba tiba tersadar dan buru buru mengecek kalender di ponselnya.
"anjir iya udah tanggalnya"ucap anya.
"bersih bersih duku sana,darah lo menarik perhatian makhluk halus tuh"ucap damian.
"pantes tadi gue dikejar kejar mulu sama setan setan di silajati"ucap anya menggerutu dan langsung mengambil baju ganti serta pembalut untuk dipakai.
setelah selesai membersihkan diri,anya pun keluar dari kamar mandi,netranya melihat sekeliling yang tampak sepi hanya menyisakan dirinya dan adnan yang masih terbaring.
"hahh paling dah pada pulang"gumam anya menghela nafas pasrah.
tok
__ADS_1
tok
tok
"siapa?masuk aja"ucap anya acuh sembari memainkan ponselnya.
ceklek
pintu pun terbuka menampakkan jina yang datang bersama beberapa orang.
"kalau mau buat masalah pulang sana!"usir anya menatap sinis pada orang orang di belakang jina.
"huhh susah banget tau mau nemuin lo,kita ke rs lo nya di rumah ehh giliran kita ke rumah lo nya malah di rs"gerutu seorang gadis mendengus sebal.
"gak ada yang minta lo nemuin gue,pulang aja sana"usir anya.
"diem"bisik seorang cowok menginjak kaki gadis tadi.
tak ada pembahasan apapun,ruangan tampak hening setelah keributan singkat yang tadi terjadi.
"udah malam,lebih baik kalian pualng"usir anya pada mereka.
dengan enggan mereka semua pun memutuskan untuk kembali ke rumah mereka masing masing setelah mengungkapkan rasa bersalah mereka pada anya.
setelah ruangan sepi,anya langsung membaringkan tubuh nya di sofa lalu terlelap begitu saja memasuki mimpi.
tiba tiba seorang wanita dengan aura hitam pekat melewati ruang rawat adnan,matanya terus menatap ke arah anya dari kaca yang ada di pintu ruangan.
"kamulah yang selanjutnya"ucap wanita tersebut sebelum akhirnya berjalan pergi menjauh.
anya yang awalnya tertidur pulas pun terusik dengan aura hitam yang terasa mencekik leher nya membuat ia harus terbangun dengan nafas tersengal.
"ada apa sih?"tanya anya pelan sembari melihat ke sekeliling ruangan.
tak ada yang aneh di dalam ruangan kecuali sebuah karangan bunga mawar berwarna hitam yang ada di atas nakas.
"kayak ada energi jahat yang samar"gumam anya berusaha mencari asal dari energi tersebut.
setelah mencari ke segala arah,hasilnya tetap nihil tak ditemukan kejanggalan ataupun asal dari energi jahat yang samar tersebut.
"haih sudahlah"anya pun menghela nafas dan memegang karangan bunga mawar hitam tersebut untuk segera membuangnya.
ia merasa ada hal aneh yang akan terjadi jika bunga mawar hitam tersebut tetap berada di dalam ruangan apalagi pengirim karangan bungan tersebut pun tak ada.
sepulas pulas nya dia tertidur pasti akan tetap terusik dan sadar jika merasakan ada energi baru memasuki ruangan,namun ini nihil! tak ada energi apapun yang ia rasakan memasuki ruangan.
karangan bunga tersebut seolah olah muncul begitu saja,anya segera menggelengkan kepalanya mengenyahkan segala pemikiran pemikiran yang bermunculan.
"mungkin saja orang yang tak memiliki energi khusus jadi aku tak bisa merasakan kedatangan nya memasuki kamar"gumam anya sembari memasukkan karangan bunga mawar hitam tersebut ke dalam tong sampah.
setelah membuang karangan bunga tersebut,anya pun langsung berbalik pergi kembali masuk ke dalam ruang rawat adnan.
sebuah sosok gadis kecil berambut hitam dengan kepang dua dan pakaian serba hitam pun tiba tiba muncul dari kepulan asap energi hitam dengan tatapan kosong yang mengerikan,ia tersenyum lebar menampakkan barisan giginya yang runcing.
__ADS_1
sebuah boneka kelinci putih yang dipenuhi bercak merah serta telinga yang memiliki jejak terbakar pun tampak berada dipelukan anak kecil itu.
pilihan anya membuang karangan bunga tersebut ternyata bukan sebuah kesalahan!