Gadis Indigo

Gadis Indigo
GI: teror ayah nandira


__ADS_3

"kamu gak apa apa?"tanya lenza pada anya yang dibalas anggukan.


"ak-"belum sempat anya berbicara tiba tiba ia terdiam karena mendapatkan sebuah penerawangan.


"uhukk uhukk"anya pun langsung terbatuk darah saat dirinya menyelesaikan penerawangannya.


"ck harusnya lo lawan penerawangan lo"ucap damar.


"kalian jaga ayah dulu gue harus pulang"ucap anya yang langsung bergegas keluar rs.


dalam perjalanan ke luar rs,anya memesan ojek online,tak butuh waktu lama ojek pesanannya pun sampai, dengan cepat anya naik dan memakai helm.


setelahnya pak ojol pun menjalankan motornya menuju arah runah anya,namun saat sampai di dekat area hutan pak ojol langsung berhenti.


"kenapa berhenti pak?"tanya anya.


"waduh saya gak berani dek masuk area hutan silajati didekat desa lembanyu,tabu orang baru masuk hutan silajati malam malam maaf ya saya mungkin cuma bisa antar sampai sini"ucap pak ojol.


"ya sudah gapapa,ini ongkosnya"ucap anya yang turun dan menyerahkan 2 lembar uang 100 ribu.


"ehh neng uangnya kebanyakan"ucap si ojol.


"gapapa buat bapak aja,tolong kalau nanti ada orderan setelah saya dicancel aja pak bahaya kalau setelahnya sih tidak apa,permisi saya buru buru"ucap anya yang langsung berlari, sedangkan bapak ojol segera memutar arah menuju pangkalan ojek.

__ADS_1


pangkalan ojek~


setelah pak ojol bernama Amir sampai di pangkalan ojek,ia pun mendapat orderan baru namun segera ia cancel meski ragu karena kata orang orang dulu pamali nolak rezeki.


teman pak ojol yang bernama galih pun kebingungan melihat tingkah amir.


"bro tumben nolak orderan?"tanya galih.


"tadi gue anter cewek dari rs sampe depan hutan silajati dekat desa lembanyu tapi tiba tiba dia kasih uang 200 ribu dan bilang gue harus tolak 1 orderan setelah dia"jawab amir.


"waduh lo udah jaman apa sih masih percaya gituan,rugi loh nolak rezeki mir mir"ucap galih.


tring


tiba tiba terdengar dering notifikasi dihp pak galih,dengan cepat ia buka dan melihat bahwa orderan datang dari pelanggan yang pak amir tolak.


sementara itu di tempat anya,kini ia sudah sampai didepan gerbang,dengan cepat ia berlari menuju rumah nya.


"hahh hahh"dengan nafas tersengal anya mengetuk pintu rumah.


tok


tok

__ADS_1


tok


ceklek


tak lama pintu terbuka menampakkan dion yang matanya terlihat sipit dengan wajah khas orang bangun tidur.


"lah kok kamu di sini? bukannya lagi di rs?"tanya dion kaget.


namun anya tak menggubris nya dan memilih menarik dion memasuki rumah.


"kenapa sih anya?"tanya dion kebingungan.


"gawat kak,a-ayahnya nandira bakal menuntut balas hari ini dan kirimin bahaya ke rumah kita buat ambil nandira"jelas anya cepat.


"a-apa?!"kaget dion.


"kita sekarang berdo-"belum selesai anya berbicara namun segera terpotong.


duar!


aumm


roarr

__ADS_1


tiba tiba terdengar suara ledakan di atas atap disusul suara raungan harimau yang terdengar sangat jelas ditelinga anya dan dion.


"kita berdoa sekarang mohon bantuan sama yang di atas"ucap anya yang langsung berdoa sedangkan dion pergi membangunkan keluarga yang lain.


__ADS_2