
setelah mereka sampai diatas tepat didepan pintu kamar farhan anya segera memberikan sedikit pengarahan.
"Ustadz tolong bacakan ayat ayat Al-Qur'an dan ikut saya masuk, tante astrid tolong telepon om rio dan tetap didekat saya atau ustadz fahri sambil melantunkan ayat suci Al-Quran juga"ucap anya dibalas anggukan keduanya.
Ustadz fahri segera melantunkan ayat ayat suci Alquran mengikuti arahan anya dan astrid menelepon suaminya a.k.a rio dengan posisinya yang masih berdekatan dengan fahri yang melantunkan ayat suci,sedangkan anya berjalan mendekati pintu.
Ceklek
Pintu terbuka menampilkan kondisi kamar yang berantakan dengan si pemilik kamar yang tengah duduk dengan kepala menunduk.
"Farhan?"panggil anya,farhan tak bergeming dan tetap pada posisi nya seolah olah tak mendengar panggilan anya.
'ada yang gak beres' batin anya,matanya berkeliling melihat sekitar.
Matanya terbelalak melihat jiwa farhan yang berada disampingnya,matanya kemudian melihat ke arah raga farhan yang perlahan mengangkat kepalanya.
Deg
Anya seketika terkejut saat menatap mata farhan yang kosong seolah tak ada kehidupan namun bibirnya menyeringai mengerikan.
"Lari!"teriak anya yang langsung menutup pintu dan berlari sembari menarik jiwa farhan yang berada disampingnya.
Astrid dan fahri segera berlari menjauhi kamar menyusul anya yang sudah berlari ditangga.
Brak!
Suara dobrakan dari lantai 2 terdengar memenuhi rumah,anya yang telah sampai lantai bawah segera membuka pintu.
"Keluar cepat!"ucap anya mencoba menahan pintu yang perlahan tertutup seolah-olah ada yang mendorongnya.
__ADS_1
'farhan tolong bantu'batin anya.
Jiwa farhan seolah mengerti ucapan anya,ia segera membantu membuka pintu sebelah kanan dan menahannya agar tetap terbuka lebar sementara anya menahan pintu sebelah kiri.
Tak butuh waktu lama astrid dan fahri berhasil keluar,anya dan farhan segera melepaskan tangan mereka yang menahan pintu.
Brak!
Pintu langsung tertutup dengan keras membuat satpam yang menjaga gerbang seketika terkejut.
"Ada apa bu?pintunya rusak?"tanya pak haryo yang baru datang bersama satpam,heru.
"Kita pergi!pak cepat setir mobil kita pergi dari rumah saya akan saya jelaskan dirumah saya nanti"ucap anya.
Pak haryo yang tak tau apapun memilih ikut saja,ia segera menyalakan mobil dan menjalankannya sampai keluar gerbang.
Pak heru yang kebingungan akhirnya memilih menuruti,ia masih sayang nyawa dan ingat anak istrinya.
Setelah mengunci pintu gerbang ia segera masuk mobil,bersamaan dengan itu mobil rio berhenti didepan mobil astrid.
"Ada apa ini?"bingung rio yang keluar dari mobilnya.
"Om masuk mobil kita pergi kerumah anya,nanti bakalan anya jelasin dirumah"ucap anya.
Tanpa ba bi bu rio segera berjalan memasuki mobilnya dan mundur sedikit agar mobil astrid bisa keluar.
Setelahnya kedua mobil tersebut berjalan meninggalkan rumah,tanpa mereka sadari banyak sosok yang menatap tajam mobil yang ditumpangi anya dan rio.
'aku harus menemui mbah yanto mungkin dia mengerti hal ini,rumah itu akar masalahnya dan sosok sosok disana menjadi penyebab farhan gak bisa balik ke raganya' anya membatin memikirkan solusi dari masalah tersebut.
__ADS_1
'jika sosoknya hanya korban kecelakaan yang farhan usik akhirnya gak akan seburuk ini pasti karena rumah tersebut dan karena sosok sosok ber-aura negatif yang ada disana'batin anya mengingat ingat banyaknya sosok yang terlihat berkeliaran disekitar rumah farhan terutama dilantai 2 dan balkon.
Sepanjang perjalanan hanya ada keheningan,ya bagi orang biasa tapi tidak bagi anya yang diberikan banyak pertanyaan terus menerus oleh jiwa farhan seperti pertanyaan kapan dia kembali ke raganya dan lain lainnya.
Tak butuh waktu lama anya dan yang lainnya sudah sampai dirumah yang kebetulan ada mbah yanto yang sedang mengobrol dengan kakek rahmat.
Mereka pun turun dari mobil dengan anya yang mengajak jiwa farhan untuk ikut keluar.
'keluar far'batin anya.
"tapi gue gak bisa masuk nya ada yang jagain rumah lo"ucap farhan menatap takut takut rumah anya.
'udah ayo masuk jangan banyak alasan'ucap anya dalam hatinya sembari menarik tangan farhan.
"ehh aneh kok gue bisa masuk?padahal tadi ada penjaga rumah lo makanya gue gak bisa masuk"ucap farhan terkejut yang diabaikan oleh anya.
"Siapa dia?"tanya mbah yanto.
"Temenku mbah,sukmanya lepas"ucap anya.
"Sukma siapa lepas?"tanya rio yang baru datang.
"Sukmanya anak om"ucap anya.
"A...apa?"kaget rio dan astrid.
"Bicarakan di dalam saja"ucap mbah yanto.
Akhirnya mereka semua pun bersama supir dan satpam segera memasuki ruang tamu untuk membahas masalah yang ada.
__ADS_1