Gadis Indigo

Gadis Indigo
GI:Bertarung


__ADS_3

sementara itu anya yang baru saja pulang ke rumah kini tengah dilanda jenuh karena tak ada yang ia lakukan,semua keluarganya kebanyakan berada di rs menjaga adnan sedangkan dion tengah disekolah.


"ohh iya lahan yang kemarin"ucap anya yang langsung bangun dari posisi tidurnya dan langsung berganti pakaian.


setelah selesai mengganti pakaian menggunakan celana jeans dan Hoodie coklat bergambar beruang,ia pun langsung mengambil kunci motor milik dion yang masih ada satu dirumah.


dengan kecepatan sedang,anya pun berangkat menuju lahan konstruksi perusahaan.


tak butuh waktu lama ia pun sampai,setelah memarkirkan motornya tak jauh dari lahan konstruksi ia pun segera masuk ke dalam.


"harusnya disekitar sini"gumam anya lirih sembari menatap sekitarnya yang sepi karena proyek yang ditutup sementara.


"ketemu"ucap anya sembari mengambil sebuah bungkusan putih.


"harusnya masih ada lagi"gumam anya sembari melirik sekitar.


kakinya pun mulai melangkah menelusuri setiap bangunan bangunan yang baru setengah jadi,guna mencari bungkusan kain putih yang serupa.


"yang becus sedikit dong!"perintah sebuah suara dari balik salah satu tembok bangunan yang memang belum jadi.

__ADS_1


"ada suara"gumam anya yang langsung bersembunyi dibalik dinding dan menguping pembicaraan mereka.


' ck ternyata mantan sekretaris itu yang berulah,awas saja dia ' batin anya menatap tajam pada mantan sekretaris yang pernah bekerja dibawah kepemimpinan adnan juga stefano.


masih ingat siapa sekretaris itu?yups dia adalah sekretaris veleri si sekretaris profesi ganda.


"kalau ada sekretaris veleri berarti kegagalan proyek pembangunan ini gak akan jauh jauh dari tuan keduanya alias musuh perusahaan SZ groups"gumam anya.


"ck,bekerjalah lebih cepat dasar sekumpulan sampah"maki veleri pada beberapa orang yang sedang sibuk merusak beberapa fondasi bangunan.


"gak bisa dibiarin"ucap anya yang sudah mulai geram dengan kelakuan sekretaris veleri.


"BERHENTI!!"teriak anya berhasil mengalihkan pandangan semua orang ke arahnya dan menghentikan aktivitas mereka.


"k-kau..Kenapa kau bisa ada disini?!"kaget veleri melihat kedatangan anya.


"harusnya aku yang bertanya,apa yang dilakukan sekretaris CA corporation ditempat proyek pembangunan SZ groups"ucap anya yang menatap tajam orang orang yang sedang menatapnya.


"a-apa urusannya dengan anak kecil sepertimu!"kesal veleri.

__ADS_1


"cepat lanjutkan pekerjaan kalian!!"perintah veleri membuat orang orang suruhannya mau tak mau kembali mengerjakan tugas mereka.


"berhenti atau akan kupanggilkan pihak kepolisian kemari!"ancam anya sembari menunjukkan layar handphone nya yang tertera nomor kantor kepolisian.


"siala*! urus bocah itu"perintah veleri membuat beberapa orang pria berpakaian hitam layaknya bodyguard yang entah datang dari mana langsung bergerak menyerang anya.


"proyek pembangunan SZ groups cepat datang!"perintah anya sembari menelepon dan berusaha menghindari beberapa serangan dari para pria bebadan kekar dan berwajah sangar yang terus menyerangnya dengan brutal.


"apa kau hanya tau menghindar hahh!!!"kesal veleri yang melihat anya hanya terus menerus menghindari serangan demi serangan para bawahannya.


"apa kau hanya tau memerintah hahh?!!!"balas anya.


"ARGH!!! HABISI! HABISI ANAK ITU SEKARANG!!!!!"teriak veleri bak orang kesetanan sembari mengarahkan jari telunjuknya menunjuk nunjuk ke arah anya.


bugh


bugh


saat melihat ada celah,anya langsung mengarahkan dua serangan pada pria yang menghalanginya menyerang hingga pria tersebut jatuh tersungkur di atas tanah.

__ADS_1


__ADS_2