Gadis Indigo

Gadis Indigo
Petunjuk?


__ADS_3

Like dan komen!!


Follow:IG @SALSABILA98_03


              FB @SALSABILA


******* @sabila911


      --------------------♥♥♥♥--------------------


"aku bisa merasakan energy lain di sekitarku,bahkan bisa mendengar dan juga melihat mereka"


*Salsabila*


.


.


.


.


.


.


Pagi harinya....


   Hari ini adalah hari senin dimana semua orang memulai rutinitas mereka setelah weekend selesai,dan hari ini disekolah SMA bhakti jaya mengadakan upacara seperti biasanya.


Karena orang tua Salsa tugas ke Bogor selama seminggu kedepan Salsa akan ditemain oleh Icha, Ochi, dan juga Sindy. Mereka berangkat bersama dengan menggunakan mobil Salsa.


Setelah sampai di sekolah mereka turun dari mobil lalu menuju kekelas yang melewati koridor sekolah. Saat sampai di kelas mereka disambut oleh teman teman mereka.


"Salsa Lo dipanggil keruangan bu Mariah,suruh ambil tugas"kata salah satu teman kelas nya.


"Bu Maria guru bahasa indonesia itu ya"kata Salsa, ia emang cepat lupa akan sesuatu.


"Iya, masa lupa sih. Parah banget lo jadi ketua"kata salah satu teman Salsa. Ya Salsa adalah ketua kelas Di kelasnya.


"Oke gue Otw,kalian ikut gak"kata Salsa pada sahabat nya.


"Gue sama Sindy dikelas aja deh sal"kata Ochi dan diangguki oleh Sindy.


"Gue aja deh yang ikut sama lo"kata Icha.


"Lo emang teman the best gue"kata Salsa.


    ---------------------♥♥♥♥---------------------


Saat mereka sedang berjalan di koridor sekolah Salsa seperti mendengar suara dari arah gudang. Sejenak Salsa berhenti lalu melihat ke arah gudang yang tepat berada di samping kirinya.


Salsa melihat isi gudang tersebut dari atas jendela,hanya ada kursi,meja yang rusak lalu beberapa barang barang yang sudah tidak dipakai.


"Sal lo lihat apa di gudang? "tanya Icha. Icha pun ikut melihat isi gudang melalui jendela. Saat Icha melihat isi gudang tersebut di sudut ruang  itu terdapat bayangan hitam sedang berjongkok sambil menenggelamkan kepalanya di lutut nya.

__ADS_1


"Gak lihat apa apa, tapi tadi gue kayak dengar suara orang nangis deh"kata Salsa.


Saat Icha ingin mengatakan sesuatu bel masuk sudah berbunyi  itu pertanda jam pelajaran pertama akan segera di mulai.


"Udalah kita ke buk Maria langsung ambil tugas nya. "kata Salsa lalu berjalan menuju ruang guru.


Setelah sampai di ruangan guru salsa langsung menuju ke meja buk Maria lalu mengambil tugas yang akan di berikan kepada teman temannya dan juga buku latihan yang kemarin mereka kumpulkan akan di bagikan kepada temannya.


Mereka pun berjalan menuju ke kelas,saat berjalan Salsa yang asik berbicara kepada Icha tidak menyadari bahwa ada orang lain di depannya. Sehingga mereka saling bertabrakan dan buku buku yang di pegang Salsa dan Icha berserakan di lantai.


"Aduuhh Maaf nak tante gak sengaja"kata wanita tersebut lalu membantu Salsa dan Icha mengambil buku yang berserakan di lantai.


Saat tangan wanita itu tidak sengaja menyentuh tangan Icha, Icha yang anak indigo yang bisa melihat masalalu orang lain. Tiba tiba melihat masalalu wanita tersebut, tapi yang lebih mendominasi ingatan nya adalah tentang bayi yang berada pada gambaran tentang wanita itu.


Selesai buku buku itu di bereskan wanita tersebut dan juga Salsa berdiri dan saling menatap wajah satu sama lain. Mereka Bertatap muka beberapa detik,sedangkan Icha merenungkan tentang kilasan yang dia lihat dari wanita di hadapannya ini.


Hidung yang tidak terlalu mancung tetapi mungil,bola mata berwarna hitam pekat dan juga memiliki wajah yang mulus bahkan tidak memiliki jerawat di wajah cantik gadis didepannya ini mirip dengan sahabatku dulu. Batin wanita itu


"Eehhkkmm"dehem icha karena mereka berdua asik dengan tatapan mereka sedari tadi.


Mereka pun sadar lalu berkenalan satu sama lain.


"Eem Kenalkan nama tante Karina. Panggil aja tante karin"kata tante Karina.


"Nama saya Salsabila putri dan dia Icha syahputri"kata Salsa sambil memberi senyum kepada tante Karina.


"Maaf tante Karin,bukan nya gak sopan tapi Kami harus pergi kekelas untuk belajar"kata Icha dengan sopan.


"Oh gak papa,kalau gitu tante pamit dulu ya bye"kata tante Karina.


Saat menulis di papa tulis Salsa seperti mendengar suara orang yang minta tolong.


"tolong...tolong...aku takuuut..gelap"


Kata itulah yang Salsa dengar tepat di samping telinga kirinya. Salsa pun melihat Kiri dan kanan ruangan kelas nya tetapi tidak ada satupun orang yang berbicara semua teman di kelasnya sibuk dengan tugas mereka masing masing Sehingga salah satu temannya berteriak.


"Salsa nulisnya cepat dong nanti waktunya habis"kata teman Salsa.


"I iya"kata Salsa yang tersadar dari lamunannya.


Bel sekolah berbunyi pertanda berakhirnya sekolah dan Waktunya anak anak pulang kerumah mereka masing masing.


Salsa dan teman temannya pulang bersama ke rumah Salsa dengan menggunakan mobil fortuner nya.


     ---------------------♥♥♥♥----------------------


Mobil hitam yang dikemudikan oleh Salsa telah tiba di pekarangan rumahnya. Mereka turun dari mobil tersebut lalu masuk kedalam rumah yang berlantai 2 itu.


"Assalamualaikum.."Salam dari Salsa.


"Walaikumsalam non"balas Salam dari bi Inah


"Non udah pulang,non mau makan atau mandi dulu? "tanya bi Inah.


"Aku mau mandi dulu deh kok, kalau teman teman Salsa tanya aja sendiri"kata Salsa lalu berjalan melewati tangga menuju lantai 1 tempat kamarnya berada.

__ADS_1


Malam harinya.... 


Makanan yang sudah dimasak oleh bi Inah sudah tersaji di meja makan. Salsa dan teman yang lainnya mulai memakan makanan yang terbaik di depan mereka.


Sehabis makan mereka menuju ke ruang tamu sambil menonton tv. Saat ingin menghidupkan TV,remote yang mereka gunakan untuk menghidupkan TV kehabisan baterai.


"Sal Lo kan orang kaya masa baterai remote TV aja habis, lo gak modal banget sih"kata Sindy.


"Ya gue kan gak tau kalau baterainya habis"kata Salsa dengan kesalnya.


"Daripada kalian adu mulut mending kalian ambil baterainya aja biar kita cepat nonton tv nya" kata Ochi yang jengah dengan adu mulut Salsa dan Sindy.


"He he itu..baterainya di gudang temanin ya"kata Salsa yang sedang nyengir.


"Tumben lo takut biasanya juga lo yang paling berani diantara kita"kata Ochi yang heran dengan sikap Salsa yang tiba tiba menjadi penakut.


"Masalahnya gudangnya ada di belakang rumah"kata Salsa.


"Yaudah kami temanin"itu bukan suara Sindy ataupun Ochi memainkan suara Icha yang sedari tadi diam langsung membuka suaranya.


Mereka pun berjalan menuju gudang yang berada di belakang rumah. Dibelakang rumah Salsa adalah letak kamar para pelayan yang bekerja di rumah besar tersebut.


Mereka telah sampai di depan gudang yang bercat warna hitam. Warna yang begitu melambangkan kesedihan yang mendalam ditambah suasana yang menyeramkan.


Salsa membuka pintu gudang menggunakan kunci yang sudah di minta kepada bik Inah.


Mereka masuk dan langsung mencari dimana letak baterai barunya.


"Sal Lo tarok dimana baterainya"kata Ochi.


"Coba kalian cari di laci atau lemari"kata Salsa.


Mereka membagi tugas Ochi yang Mencari di laci lalu Sindy Mencari didalam kardus dan Icha Mencari dikeranjang Sedangkan Salsa Mencari di lemari.


Saat asik mencari baterai,Salsa yang membuka lemari mencari baterai di dalam lemari bukannya menemukan baterai tetapi malah menemukan koper berwarna biru yang sedikit usang.


Karena penasaran Salsa membawa koper tersebut keluar,saat ingin membuka isi koper Ochi berteriak.


"Aaahh aku menemukan baterainya"kata Ochi yang kegirangan


"Ayo Sal kita balik ke ruang tamu, biar bisa nonton tv"kata Sindy.


"Sal itu apa"kata Icha yang melihat Salsa yang ingin membuka isi koper tersebut.


"Gak tau, gue bawa aja deh,nanti dikamar aja buka nya"kata Salsa sambil menarik koper itu keluar.


Setelah menemukan baterai mereka kembali menuju ruang tamu Sedangkan Salsa meletakan koper tersebut dikamarnya. Lalu kembali ke ruang tamu menonton tv bersama temannya.


     ---------------------♥♥♥♥-----------------------


jika ingin dihargai orang, maka hargailah penulis ini dengan memberi vote dan comen."😅


Jangan lupa like dan komen!!!😊


👇👇👇

__ADS_1


See you👋😘


__ADS_2