Gamers Of Tersesat

Gamers Of Tersesat
Eps - 1 Perkenalan


__ADS_3

Hai, perkenal kan nama saya Kazuto Kiri, berumur 18 tahun, kelas 2 SMA. Aku memiliki perawakan seperti orang berandalan yang sangat tampan, memiliki mata berwarna kuning dan coklat di tengah, memiliki rambut yang sangat hitam ke sebelah kanan agak ke atas.


Aku memiliki sikap pendiam dan tidak sedikit orang yang menyukai ku tetapi rasa cinta mereka sirna ketika melihat diriku yang menghindari mereka. Bukan tanpa alasan, aku sangat lah benci pada orang yang melihat dari luar nya saja. Mereka tidak mengerti apa yang ku rasakan.


Tidak seperti biasa, aku pergi kesekolah berjalan kaki dengan santai. Biasa nya aku selalu naik ankutan umum tetapi ada seseorang perempuan memaksaku untuk berjalan kaki.


Mau tidak mau aku harus berjalan kaki toh bersamaan menghemat uang ku. Haruka gilfari, seorang perempuan yang sangat cantik dengan rambut panjang sepungung berwarna putih seputih salju, kulit nya pun hampir sama dengan rambut nya membuat orang yang melihat tergila - gila.


Mata Haruka memiliki warna biru tua berbinting putih seperti pemandangan malam biru yang terpenuhi bintang yang sangat terang membuat menyejukan mata. Haruka pun memiliki Wajah yang sangat lah halus tanpa cacat sedikit pun.


Perempuan ini bisa di panggil Haruka, tubuh yang langsing, tinggi 179 cm sedikit pendek dari ku, dia pun memiliki dada sedikit kecil dari buah melon. Ibu ku dan ibu nya Haruka adalah teman sebaya nya saat itu, membuat ku dan Haruka selalu bersama sejak dari kecil.


Aku juga manusia, dimana manusia dapat memuncul kan rasa suka. Dan aku salah satu nya, orang yang menyukai Haruka sejak Sd sampai sekarang ini. Munkin Haruka mengangap ku sebagai kakak, membuat ku kecewa. Haruka, orang yang sangat periang, manis, dan imut.


Haruka, selalu menunjukan sikap periang nya ke arah ku, membuat diriku sangat nyaman dengan nya. Yah walau aku ingat hanya di anggap kakak oleh nya, mau bagaimana lagi kalau hubungan ku dan Haruka sampai di situ. Aku seperti biasa pendiam kepada semua orang tak terkecuali dengan Hasuka.


Diriku membatasi sikap ku pada Haruka dengan cara menghindari nya, agar diriku tidak terlalu cinta sama dia. Haruka memiliki kebiasaan, seperti menganti sikap periang nya menjadi tenang dan tersenyum manis ketika bersama orang lain. Berbeda dengan ku yang menganti nya dengan sikap periang nya.


*** Baik kembali ke topik.


Aku berjalan bersama Haruka dengan wajah datar ku. Walau begitu Haruka tetap sangat crewet ketika bersama ku walau dirinya tau kalau aku sangat lah tidak suka pada orang yang memiliki sikap crewet. Yah walau diriku ingin menghindari nya tetap diriku selalu di cegah oleh Haruka.

__ADS_1


Ketika diriku memikir kan ide untuk kabur, datang seseorang lelaki ke arah ku lalu memegang bahu ku, "Hei, Kei apa kau sudah menyelesai kan tugas mu? Kalau aku sih sudah." Kei, nama pangilan ku. Entah dari mana orang memberikan nama Kei, tetapi tetap diriku tidak peduli dengan hal itu.


'Terima kasih Maru, kau membantu ku.' Batin Kei. "Ohh iya, tentu saja aku sudah menyelesai kan nya." Jawab ku dengan cepat.


Maru, Sikamaru no taiza, seorang teman ku dari SMP sampai sekarang. Maru adalah orang yang memiliki perawakan seperti ku dan memiliki sikap pendiam seperti ku. Yang membedakan adalah bola mata nya yang berwarna coklat sepenuh nya.


Dia teman ku yang ke 2 setelah Haruka. Maru sangat memahami apa yang kurasakan dan dia pun sudah aku anggap saudara ku sendiri. Menurut ku Maru adalah teman yang sangat banyak orang idam - idam kan, dimana orang yang sangat best friend lah pokok nya.


Maru sangat lah mengenal ku dari sikap, keluarga, teman, apa yang kurasakan, bahkan tentang cinta ku pada Haruka. Kadang diriku selalu bercerita padanya. Aku dan Maru selalu bersama entah itu di sekolah, jalan, rumah. Kami pun memiliki hobi yang sama seperti bermain game MMORPG bareng, membaca komik dan novel dan kadang kami pun selalu menonton anime.


Munkin hobi yang menurut ku sangat senang dalam di persentase kan 50% ke arah game, 30% kearah anime dan sisa nya ke arah komik dan novel.


*** Kembali ke topik.


Haruka yang melihat ku jadi marah, 'Huh, kenapa dia selalu menghindari ku? Apa diriku sangat menjijikan di mata nya..?' Wajah Haruka yang marah berganti menjadi sedih lalu tersenyum kecil.


"Tidak apa, walau dirinya menjauh dariku, tetap aku akan mengejar nya walau diriku jatuh berkali - kali.. Tetap aku akan bankit lagi mau sebanyak apapun itu." Guman Haruka. Walau Maru tidak dapat mendengar suara Haruka, dia tetap dapat menebak gerak bibir Haruka.


Maru hanya terdiam lalu mengajak nya berjalan ke sekolah. Haruka dan Maru lalu melanjut kan jalan nya kearah sekolah.


***

__ADS_1


Aku berlari ke arah gang yang kecil dengan cepat masuk lalu di ujung terdapar belokan terus lurus lalu naik ke pagar lalu terdapat jalan kecil dimana terdapat jalan lurus ke arah sekolah. Kei sudah mengetahui rute jalan nya membuat dirinya bersyukur ketika dulu ia mengingat rute jalan ini.


Setiba di sekolah, aku lalu memasuki kelas ku dengan berjalan kaki sembari celingak - celinguk mencari Haruka dan Maru. Mengetahui kalau dirinya yang terlebih dahulu sampai membuat diriku tersenyum tipis. Diriku lalu berjalan pelan mengarah ke arah banku paling depan sekaligus paling kiri yang dimana terdapat kaca.


Baru mau duduk, diriku di kejut kan oleh seorang wanita mengarah padaku dengan cepat. Wanita itu pun berdiri di depan ku, dengan wajah yang sangat cantik dan.. Mata yang hampir menangis?


"Kei, apa kau membenci ku? Maaf kan aku kalau aku memiliki salah pada mu.. Aku hanya ingin bersama mu saja, tidak lebih.." Ucap Haruka dengan mengosok mata nya dengan satu tangan.


Aku lalu melihat sekitar, lalu aku menyadari kalau di kelas nya itu sedang memandangi ku tajam, membuat diriku hanya menghela nafas dalam lalu mengeluar kan nya dalam - dalam. Aku berbicara pelan pada Haruka, aku mengatakan pada nya untuk menunggu ku di atap istirahat nanti. Haruka hanya menganguk pelan lalu terduduk di banku sebelah ku.


Aku yang sedari tadi tidak menyadari kalau Maru sedari tadi melihat ku di banku nya, lebih tepat nya di belakang banku ku, 'Sejak kapan dia ada di sini..?' Aku bingung dengan muncul nya Maru tiba - tiba. Aku yang sedari tadi berdiri jadi capek lalu duduk dengan cepat.


----------


**Yah munkin ini mirip dengan Penjelajah Dunia, tetapi disini saya akan merubah dari nama tokoh, alur cerita, masalah/konflik, dalam kekuatan, dan masih banyak lagi.


Disini saya sangat pusing di antara perbincangan nya serta nama - nama tokoh antagonis nya, membuat saya berpikir keras, bahkan kepala ku pun memuncul kan asap.


Yah munkin yang memiliki saran nama tokoh munkin dapat di tulis di bawah ini tepat nya di bawah kolom komentar. Ada 80% kemunkinan saya akan terima saran para komentator, dan terima kasih sebanyak - banyak nya telah mengunjungi novel ini (yah walau di lihat aja sih). :)


Kalau masalah spoiler, kedepan nya Kei, Haruka dan Maru akan meninggal dunia, dan di situ juga awal perjalanan mereka. Dan masalah penjelasan munkin akan di jelas kan secara berbarengan per Eps (sebenar nya bukan Eps tetapi CH, yah walau salah tetep repot nge ngubah nya).

__ADS_1


Yah walau Eps 1 tetep semoga menikmati novel ini.


Dan tentang Like, Coment, Share, saya sangat berharap sekali, biar saya lebih bersemangat lagi untuk membuat lebih seru lagi**.


__ADS_2