Gamers Of Tersesat

Gamers Of Tersesat
[GoT - S2] Eps - 34 Pertarungan Sengit l - ll


__ADS_3

"..-- Omong Kosong, Apa hanya ini saja kekuatan mu?" Ucap seseorang di dalam kabut. Dalam sekejap, kabut menghilang, atau lebih tepat nya tersebar. Aura kuning keluar, sangat besar dari pada aura Fang Huazi, dengan cepat merebet ke seluruh tubuh seseorang yang di dalam kabut itu.


"Apa?! Bagaimana bisa kau menahan palu ku, yang setinkat level 5?!" Teriak Fang Huazi. Terlihat kalau Kei bersinar [Dalam mode judes (maksud nya muka datar kejam)], memegang palu Fang Huazi dengan 5 jari, menahan dorongan angin palu nya. Terlihat kalau di bawah kaki Kei, tak sedikit pun retakan, seperti nya hanya mengalir kan angin, dengan meneransfer dan menetralisir nya dengan tubuh Kei.


Dengan cepat dan santai nya, Kei memundur kan 1 kaki kebelakang dan depan, bersiap memukul perut Fang Huazi dengan pukulan kiri..


Lho?? Kemana Knife nya Kei?? Terlihat, kalau Kei tak memegang nya di ke 2 tangan nya, bahkan ke 2 sarung Knife nya Kei pun hanya ada 1 Knife nya saja. dengan 1 pertahanan tangan nya, dan satu kepalan, dengan cepat memukul perut Fang Huazi.


"Bukk!" Suara pukulan terdengar keras, tapi.. Terdapat dorongan angin yang kuat, ditambah api putih nya, dengan cepat merambat dari siku tangan nya Kei sampai kepalan, memuncul kan bola kecil.


"bhumm~"


Dalam seketika, para penonton ternganga, terkejut, shok, bahkan ketakutan. Kenapa? "Kenapa bisa tinkat perak mengalah kan tinkat emas dengan mudah?" di dalam pikiran para penonton.


"Hah.. Hah.. Hah.. Sialan! Bagaimana munkin aku kalah dengan sampah tak berguna hanya dalam 1 pukulan?! sialan! Pasti kau curang!!" Ucap Fang Huazi, ngos - ngosan tertunduk di hadapan Kei. Terlihat baju Fang Huazi rusak parah, di bagian tengah perut Fang Huazi berlubang, bahkan sampai tulang retak (bukan patah loo!).


"Hei ********! Lepas kan Fang Huazi, apa kau tidak tahu siapa kami hah?! Menyerah lah, kalau tidak kami keluarga Huazi akan mencincang mu! selagi kami sedang baik, lebih baik kau pikir kan dulu!" Ucap para tetua, menakut - nakuti, tapi tetap Kei tak memperdulikan nya.


Kei melihat datar Fang Huazi, lalu berkata, "Sesuai perjanjian, karna kau kalah, dan kau yang mengatakan nya, berarti kau lebih sampah dari pada sampah.. Terima lah kenyataan, kalau kau itu sampah dari pada sampah.." Ucap Kei melihat Fang Huazi.


Fang Hanya diam mengulang kata - kata. "Tidak.. Aku bukan sampah.. Aku bukan sampah.." Berulang kali. "Iya, aku bukan sampah! Kalau pun aku sampah! Lalu siapa yang membuat ku jadi sampah?!" Fang Huazi bertanya pada diri nya sambil tertunduk,, Lalu ia pun bankit, menghadap Kei. "Itu.. Itu kau.. dasar sialan!!" Teriak Fang Huazi marah.


Dengan cepat ia pun mengeluar kan pill di dalam cincin nya, pill "Pembakar Jiwa, penusuk jantung, peledak tubuh" (Maaf nama nya panjang dan konyol).


"Dengan ini, akan kubunuh kau bersama ku..! Glug!!" Fang Huazi dengan cepat menelan pill itu, dengan cepat Fang Huazi menembus tinkat Emas Hitam level awal.


"Arrrrhhhhhh... Arghhh.. Sakitt!!" Teriak erangan Fang Huazi. Untuk Kei, hanya diam memperhatikan. Untuk teman - teman ku?? mereka hanya menonton saja. Oh ya, penonton.. Mereka sedang membahas Fang Huazi, kalau ia bermain curang. Untuk panitia mereka tetap tutup mulut untuk kejadian ini.


"Hei nak! Apa kau gila menelan itu.." Batin para tetua keluarga Huazi.


Terlihat di mata Fang Huazi, hitam padam di padukan bulatan merah di tengah nya. Tubuh nya mengeras, kekuatan bertambah berkali lipat, dengan hentian erangan, ia pun mulai menyergap.

__ADS_1


Sembari menyergap, Fang Huazi menyempat kan waktu menyombong kan diri di depan Kei. "Hahaha, lihat lah, siapa yang akan mati di pertandingan ini! Kau atau aku!! Growrr~" Dengan cepat Fang Huazi menyerang di arah depan Kei.


"Sungguh konyol dan Naif.." Ucap Kei sambil menutup mata. Terlihat di wajah Fang Huazi, terlihat sedikit senyum kemenangan di hadapan nya, dengan sekejap palu Fang Huazi di selimuti angin hijau, terlihat sangat lah mematikan, bahkan dapat membunuh terkoyak.


Dalam hitungan detik.. "Swoshh.."


Terdengar suara angin, tapi bukan lah angin yang miliki Fang Huazi, tapi bayangan milik Kei dimana saat di serang, hanyalah angin yang terpukul. Dalam sekejap mata Kei sudah di belakang Fang Huazi, menatap nya.


"Baiklah sudah cukup.." Ucap Kei masih tenang. Dengan tenang nya, ia pun mengangkat kepala,.. Tidak, seperti nya sedang memperhatikan sesuatau. Karna orang - orang penasaran, mereka pun ikut memperhatikan.


"Swoshhh.. Swoshh.. Swohss.." Terlihat benda cepat, benda tajam mengkilat. Dengan cepat mengarah ke arah Fang Huazi. "Clangg.." sfx: Suara pantulan cahaya mengkilat. Ternyata Knife Kei yang tadi hilang, berada di langit mengarah ke arah Fang Huazi. (Seperti nya Kei di awal - awal melempar nya deh dengan sengaja, author pun tak tahu menahu).


Karna pantulan cahaya, Fang Huazi tidak bisa melihat karna terlalu silau (tepat di bawah sinar matahari), Karna tidak bisa melihat, ia pun hanya bisa menahan dengan tangan, dengan cepat..


"Clebb.." Ke dua tangan Fang Huazi tertusuk, dengan cepat Kei menerjang pisau nya, menakap pisau nya lalu.. "Slashh.." Ke dua tangan nya terpotong.


"Growrrr!!" Teriak Fang Huazi kesakitan, melepas kan/menjatuh kan senjata palu nya dari tangan nya yang terpotong. Tapi perlahan - lahan lengan nya teregenerasi.


"Swosh - swoshh." Kei tak membiar kan nya lari, Kei melempar ke 2 Pisau/Knife nya dengan cepat menusuk ke 2 kaki bawah Fang Huazi untuk menahan nya melompat. "Yah karna kau akan mati sebentar lagi, aku kasihan pada kau yang tersiksa.. Jadi maaf aja yah, kematian nya di percepat.. Kan gak ada beda nya juga mati sekarang atau 5 menit kemudian.. Bye~~" Ucap Kei, menunjukan gaya.


"Kau seharus nya bangga dan bersyukur, Mati dengan skill ku.. Dan yah, kau adalah manusia pertama yang terbunuh oleh skill ku ini.." Ucap Kei mengeluar kan pedang mawar nya. [Strenght 100+] [Attack Speed -500]


~Sistem~


●[Skill "Lankah Cahaya(500 + Attack Speed) - AKTIF"]


●[Skill "Mana Manipulation + Make(Pembuatan) - AKTIF"]


"Swoshh.. Crattt..(Sfx: Suara darah)." Dalam se'saat, semua orang - orang berhenti, senyap tak ada suara sedikit pun.


[Di batasi untuk obrolan para penonton (Note: beberapa saat kemudian, mereka memulai pembicara'an)

__ADS_1


]


●"A-A-Apa - apa'an itu..?!"


■"Gila!! Dalam satu tebas..?!"


●"Wowww~"


■"Kyaaa~ Keren! Kei, aku cinta padamu!" Sfx: Para perempuan.


●"Seperti nya Kei bukan lah sampah.. Lihat lah, bagaimana skill nya itu, sangat lah epic.."


■"Maposs, kau Fang Huazi.."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


*Baik, Balik ke topik.


*Replay.


"Selamat tinggal.." Bisik Kei, di aliran waktu, di mana semua orang bergerak sangat lah lambat sekali, bahkan mahluk yang paling cepat pun hanya nyamuk di mana bergerak seperti siput. "Cratt.." sfx: Suara darah. Dengan sekali tebas di leher, 1 tubuh itu pun terbagi menjadi 2 bagian.


Juri. "I-Ini.. Ini.." Terdengar sangat gugup untuk mengatakan. "Karna Fang Huazi telah tereliminasi, dan terbunuh.. Pe-Pemenang nya adalah.. Ka-Kazuto Kiri dengan sekali tebas.." Ucap Juri, takut memegang tangan Kei.


Karna Kei tahu, Kei pun tersenyum mengulur kan tangan nya. "Tenang lah, aku tidak akan mengigit mu.." Ucap Kei dengan senyum indah. Juri wanita, jadi nya tersentuh, ia pun memberanikan diri bersalaman dengan Kei dan mengatakan sekali lagi pemenang nya.


\=\=\=\=\=


Hah, Hah, Hah!! Aku capek.. menghirup napas.. Buang, Hah~


Hai, apa kabar? Alhamdulillah kalau baik kalian semua para readers.. Untuk Spoiler, kedepan nya mereka bakal berpetualang.

__ADS_1


Udah, gitu aja :) Bye~~


__ADS_2