
"Hah, saat - saat seperti inilah yang ingin kurasakan, tentram dan damai~" Ucap ku tiduran, memandangi pohon di atas kepala Ku. Saat tiduran, Kei merasakan angin sepoi - sepoi, daun yang berguguran, panas yang pas dan inilah yang di nama kan tentram.
"Huh..? Kenapa dada ku sangat berat..?" Batin Kei. Kei membuka mata nya perlahan, melihat seorang putri tidur di atas tubuh nya, membuat nya kaget, tapi di sertai kekaguman.. Karna terlihat sangat cantik, dengan rambut yang putih seputih salju, bibir nya yang berwarna merah semerah burung Phoenix, dan mata nya yang terlihat ungu seperti malam menderang penuh bintang.. Hanya satu kata.. Cantik!
"Eh Haruka, apa kau sudah bangun..?" Tanya Kei, melihat Haruka membuka mata nya perlahan, membuat dirinya malu merah merona. Dengan posisi ini, sangat lah cangung menurut Kei.
"Hmm~? Ada apa?" Tanya Haruka dengan tubuh masih rebahan. [Oh ya, ini bukan tiduran di tanah/rumput, tapi tiduran menindih dimana hanya sebagian tubuh saja yang di atas, seperti Haruka yang hanya kepala dan tangan nya saja].
"Emm, tidak.. Tapi, dengan posisi ini sangat lah cangung menurut ku.." Ucap Kei mengaruk rambut nya.
"Ehh??" Haruka sadar. Melihat Kei merasa cangung, Haruka ingin sedikit mengoda Kei, membuat nya tersenyum ketawa kecil.
"Owhh, baiklah aku akan merubah posisi.." Ucap Haruka, mendirikan setengah tubuh nya. Untuk Kei, ia sekarang bisa lebih santai, tapi hanya untuk sesaat saja..
"Ehh?!" Teriak Kei, melihat Haruka tidur di sebelah nya. Untuk sesaat, Haruka mengubah posisi tangan nya,, Melengkungi area perut Kei. "Mmm, Haruka? Apa kau bisa melepas kan tangan mu?" Tanya Kei, melirik Haruka.
Beberapa detik berlalu, Kei pun tersenyum melihat Haruka tertidur pulas. Terlihat kalau dengan posisi ini pun cukup tak masalah untuk Kei sekarang, karna ini cukup sepadan dengan pemandangan tertidur nya Haruka.
"Haruka.. Sangat cantik!" Ucap nya pelan tapi merasa lega, seolah - olah Kei pun merasakan lega setelah melihat Haruka tertidur manis dengan tidur pulas nya itu.
"Hoamm~" Terlihat kalau Kei menguap, merasakan ingin tidur. "Tak terasa, ingin tidur ketika melihat Haruka tidur pulas, Hah~ Thudd.." Sfx: Suara kepala menyentuh tanah/rumput.
*** 1 jam kemudian.
"Tak terasa waktu berlalu dengan cepat.." Ucap Kei mengucek mata nya. Terlihat kalau sekarang sudah siang, tengah hari. Melihat hal itu, Kei bergegas bangun, membangun kan Haruka yang dari tadi masih tidur.
"Haruka-Sama? Haruka-sama?" Tanya Kei membangun kan nyonya-Nya itu dengan senyum tipis dan dengan penuh perhatian. Karna tak bangun - bangun, Kei pun mulai mencoba menepuk - epuk pipi nya yang lembut itu.
"Yare - Yare! Haruka sangat pulas dengan tidur nya.." Batin Kei, tersenyum tipis.
Beberapa saat kemudian, Haruka pun mulai bangun. "Hmm~?" Tanya Haruka dengan mata setengah tertutup. "Haruka-sama? Apa kau sudah bangun sekarang? Aku kira kau tidak akan bangun karna tidur pulas mu itu.. Kalau begitu, ayo.." Ucap Kei membantu Haruka mendirikan Haruka.
Sekarang Haruka sudah mulai baik kan, lalu ia pun mengapai tangan Kei dan berdiri. "Hei, ini masih siang, kenapa kau membangunkan ku? Padahal tadi sangat lah nyenyak untuk tidur.. Dan, apalagi itu Haruka-sama?" Ucap Haruka merah merona.
"Ya sudah, ayo.. Karna ini sudah siang, munkin Maru dan Izune sudah menunggu dari tadi." Ucap Kei mengajak Haruka.
"Baiklah, tapi aku sangat lapar.." Ucap Haruka memegang perut nya itu. Yah wajar lah, Haruka belum makan siang, jadi nya lapar.
"Owh, kalau begitu nanti saja makan nya setelah sampai di sana.. Jadi nya bisa makan bersama dengan Maru dan Izune.." Ucap Kei membujuk Haruka. Haruka pun terpaksa untuk menahan rasa lapar nya.
"Baiklah.." Ucap Haruka masam di wajah nya.
*** Beberapa menit kemudian, di hutan keramat yang sangat besar dan penuh binatang berlevel Emas.
__ADS_1
>Rumah Pohon<
"Oi, Kei..!!" Teriak Maru menyambut Kei. Terlihat kalau Maru dan Izuna ada di dalam rumah pohon yang sangat besar itu, memandang sekitar yang sangat indah. Terlihat kalau pohon tersebut adalah pohon inti dan yang paling besar dan paling tengah di hutan yang luas itu.
Saat itu, mereka menemukan pohon ini saat leveling bersama, tepat nya 2 bulan saat kedatangan ke dunia X ini. Karna pohon yang bagus untuk membuat rumah pohon dan tidak ada hewan buas tinkat emas - sampai tinkat hitam masuk area pohon ini, membuat mereka mendirikan rumah pohon.
Sebenar nya bukan itu alasan mereka,, Alasan mereka karna tempat itu penuh akan energi dalam type alam/Mp alam, membuat penasaran mereka. Ada pun portal di atas, di tengah daun yang lebat, di sana dapat di masuki oleh manusia. Tapi untuk memasuki portal itu, di butuh kan Mp yang sangat banyak, Untuk manusia, ia di butuh kan Mp yang banyak di tinkat "Legenda".
[Author Note: Ada beberapa perinkat di dalam tinkat kultivator, dari..
Pembentukan Dasar:
●1.Perunggu - 70 Level.
●2.Perak - 140 Level.
●3.Emas - 210 Level.
●4.Emas Hitam - 280 Level.
●5.Hitam - 350 Level.
●6.Legenda - 420 Level.
Untuk Kei dan teman - teman nya, sekarang mereka berada di tinkat perak level 90 (Sebutan di game). Untuk (sebutan manusia), Kei dan teman - teman nya berada di perinkat perak level 2 (Terdiri dari level awal sampai akhir yaitu level 10, atau setara level 140 di game).]
*** Baik, balik lagi ke topik pembicara'an tadi.
Tapi beda untuk Kei, Hanya Kei yang bisa memasuki portal itu, teman - teman nya tidak bisa masuk kedalam portal, Seperti.. Hanya di khusus kan oleh Kei seorang. Tapi untuk sekarang, ia tak bisa memasuki portal itu, karna Mp nya yang masih di tinkat perak level 2.
Tapi beda dengan yang lain di mana syarat nya harus tinkat legenda, Kei hanya perlu di tinkat emas untuk memasuki portal, membuat nya untung, bahkan untuk memasuki tinkat emas, tidak butuh selama 3 bulan kedepan.
*** Baik, balik ke tempat Kei berada dengan teman - teman nya.
"Hei, Haruka.. Apa kau bisa makan lebih pelan?" Tanya Kei melihat Haruka sangat rakus memakan makanan.
"Iya, kami pun hanya kebagian sedikit.. Dan bagaimana bisa kau memakan semua itu, apa kau tidak takut gemuk?" Tanya Maru berkomentar sambil makan cemilan seperti donat dan lain nya.
"Tidak, aku tidak takut.." Ucap Haruka setelah makan dan menyimpan sebagiam besar makanan nya ke dalam iventory penyimpanan.
"Sudah lah, munkin kakak Haruka mempunyai alasan nya.." Ucap Izune ikut berkomentar. Oh ya, sejak kapan Izune memangil Haruka, Kakak? entahlah, yang pasti dalam 2 bulan kemarin Haruka dan Izune terlihat sangat dekat selama 2 bulan terakhir.
"Yah baik lah.." Ucap Kei dan Maru, melanjut kan makan nya.
__ADS_1
*** Sehabis makan, mereka pun mulai leveling bersama, meninkat kan level mereka.
>Sisi selatan di mana berkumpul nya monster tinkat 'Level Emas-Hitam' Berada<
"Sial! Bagaimana bisa monster level Hitam ada di sini..?!" Tanya Kei kesal di kejar 4 monster buas tinkat hitam. Bukan hanya Kei yang di kejar, Maru, Izune bahkan Haruka pun di kejar oleh 4 monster tinkat 'Hitam'.
[B*bi Gelap] (Beast tinkat Elit)
Hp: 550 Hp + Regen 50 perdetik: 250 Hp per 5 detik setiap saat.
Daya serang: 1000 + Attack dalam sekali serang.
Untuk sekarang bagi Kei dan Maru di tambah Haruka, mereka dapat terbunuh dalam 10 kali serang, untuk Izune, ia akan mati dalam 7 serang. Untuk membunuh 'B*bi Gelap' itu, di butuh kan kerja keras yang sangat berat, bahkan dengan seluruh kekuatan mereka, mereka hanya bisa membunuh 2 dari mereka saja.
Keterbatasan akan Mp sangat lah menjenkel kan untuk mereka, membuat mereka hanya bisa lari dari sini.
"Step! Step! Step!" Sfx: Suara loncatan Kei dan teman - teman nya di dahan pohon.
Dengan cepat, 'B*bi Hitam' itu menyeruduk, mengancur kan jalan bagi Kei dan teman - teman nya lari. Dengan cara ini mereka tak bisa lari lagi, membuat terpaksa harus menyerang. "Sialan!" Guman Maru, kesal. "Izune, apa kau bisa mem Buff kami dengan penyembuh, buff daya tambah serang dan Tambahan Mp..?" Tanya Maru ke Izune.
"Akan ku usaha kan..!!" Teriak semangat Izune. Oh ya, Izune dapat skill mem buff teman dengan 4 buff, tapi hanya 1 orang saja yang dapat di buff dengan 4 buff sekaligus, untuk 3 buff dengan 3 orang, itu masih lah susah untuk Izune.
"Aku percaya kan padamu, Izune.." Kei.
"Bertahan lah sebentar, Izune.." Ucap Haruka menyemangati.
Untuk Maru, "Terima kasih, kau bertahan lah sebentar, kami akan menyelesai kan nya dengan cepat.." Ucap Maru berterima kasih.
Sesudah mendengar itu, terlihat kalau Izune mulai dengan semangat yang membara, lalu berkata, "Baik!" dengan cepat merapal kan lantutan de buff. Beberapa saat kemudian, Kei, Maru, dan Haruka mendapat kan kalau penyembuh hp, Mp bahkan daya serang meninkat sebanyak 3× lipat, bertahan selama 1 jam, dan itu sangat lah luar biasa.
"Baiklah Haruka, kau alih kan perhatian monster buas itu.. Maru, kau serang bagian titik buta monster buas itu.. Untuk sisa nya, serah kan saja padaku.. Kalian, dalam posisi!!" Teriak Kei merorganisir teman - teman nya dengan sangat baik.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Yo, bertemu lagi dengan saya, Author novel ini..
Oh ya, untuk Eps ini kedepan nya mau di 1500 kata, karna ada event baru, yeayy ^^ Untuk event ini, ini bersankutan dengan kontrak saya dengan Manga Toon/Novel Toon, dimana harus ber kualitas dan bagus.
Bersama'an dengan itu, ada event baru, tadi saya dapat pemberitahuan, kalo author yang belum terkontrak dan lalu terkontrak dengan level 9 - 10 bakal dapat smartfone buat yang menang nya. Ada 100 buah smarfone, karna pas - pas nya di masa menunggu kontrak, kedepan nya bakal di bagus - bagusin agar dapat, yeeayy ^^
Doa'in ya untuk author agar dapat.. Oh ya, batas waktu nya sampai bulan 10 awal hari, jadi dalam 1 - 2 bulan kedepan bakal update gila - gila'an, yeeayy.
Ok sampai di sini saja, dan jangan lupa doa'in agar author lebih bersemangat update nya, bye - bye~ ^^
__ADS_1