Gamers Of Tersesat

Gamers Of Tersesat
Eps - 7 Cerita Masa Lalu V


__ADS_3

"Owhh, baik.. Kalau begitu selamat tingal.. Drrrrrrrrrrrr.." Iluna menembak kan peluru ke orang - orang yang ada di hadapan nya. Tidak mudah membunuh pembunuh profesional, membuat hanya beberapa orang saja yang tertembak mati, yang lain nya menghindar.


Tapi sayang nya, Kasuragi sudah siap menembak dengan shotgun nya. Tanpa basa - basi, orang yang melompat menghindar dengan mudah terbunuh tepat pada kepalanya yang hancur. Yah wajar sih kalau shotgun dapat menghancur kan kepala itu, karna terdapat dorongan kuat yang melebihi dari Snifer Rifle biasa.


6 orang beserta orang yang di belakang nya mati tanpa sisa, hanya Dark Spear sajalah yang dapat menghindari itu semua, seakan - akan peluru yang mengarah pada nya melambat lalu di tankis tombak milik nya. Dark spear, memiliki wajah tampan berambut biru muda, sama hal nya dengan mata nya yang berwarna biru sebiru lautan.


Tinggi 197 cm, memakai kacamata berbaju jas hitam. Entah mengapa ia dapat bergerak cepat memakai baju ketat itu, kami menebak kalau baju itu adalah baju khusus yang memakai kain baja selembut kain. Membuat pergerakan nya tidak melambat.


Munkin kekuatan Dark Spear lebih kuat dari Kasuragi dan Iluna, membuat mereka kewalahan ketika beradu serang dengan Dark Spear. Akibat tidak bisa mengunakan Shotgun, Iluna memakai pisau nya saja untuk menghadapi Dark Spear, Kasuragi memakai tangan nya saja untuk bertarung.


Dengan mudah Dark Spear menghindari nya bahkan Dark Spear sempat mengunakan tombak nya untuk menyayat mereka. Mereka kewalahan ketika beradu dengan dia, bukan hanya kali ini saja mereka menghadapi Dark Spear, bahkan saat muda mereka selalu bertarung tetapi tetap mereka tidak dapat mengimbangi Dark Spear.


"Hah.. Sepertinya kalian tidak ada kemajuan sama sekali selama ini.. Lemah, akan kubunuh kalian.." Dark Spear berlari kecang, yah walau tidak secepat Iluna, tetap kematian berada di depan mereka. Kami, yang pasrah mengingat - ingat aku, Kei yang masih kecil membuat mereka hanya meneteskan air mata sembari meminta maaf padanya.


Ketika Dark Spear berlari, dia berhenti ketika seseorang meneriaki nya..


"Hentikan.. Jangan bunuh mereka.." Ucap seorang anak kecil perempuan di depan Dark Spear. Kasuragi kaget ketika melihat siapa orang yang ada di depan nya itu.


"Nona Haruka.. Menyinkir lah dari sini, di sini terlalu berbahaya.. Cepat pergi.." Ucap Kasuragi lemas sembari tertunduk bersama Iluna.


"Tidak! Aku tidak akan pergi.." Ucap Haruka yang tidak tahu apa - apa. Yah wajar sih nama nya juga masih kecil.

__ADS_1


"Owhh Nona Haruka ada disini.. Bagus lah, sekarang diriku tidak perlu lagi mencari nya.. Selamat tinggal Dorr Dorr Dorr Dorr.." Dark Spear menembak kan 4 peluru dengan cepat mengarah Haruka.


Karna ada puluhan meter, membuat peluru harus melewati puluhan meter, yah walau hanya beberapa detik saja untuk mengenai sasaran. Haruka yang melihat itu kaget dan hanya terdiam shok. Kasuragi dan Iluna tanpa pikir panjang lalu dengan cepat menahan peluru itu. Mereka membagi 2 peluru untuk mereka masing - masing untuk menahan nya oleh tubuh mereka.


Mereka yang sempat beberapa detik, bergandeng tangan lalu tersenyum, seketika 4 peluru tertusuk di perut mereka, membuat mulut dan perut menguncur kan darah. Yah walau sudah memakai armor, tetap peluru itu dapat menembus nya, karna peluru itu sudah di modifikasi untuk bisa menembus armor apapun kecuali baja.


Haruka sontak kaget ketika melihat Ayah dan Ibu Kei mengorban kan diri mereka untuk dirinya, membuat dirinya menangis bersalah karna ia kesana. Kasuragi dan Iluna terduduk lemas memegangi perut mereka sembari mengengam tangan masing - masing.


"Akhir nya aku dapat mati bersama kamu, sayang.. Terimakasih sudah menemani ku dari dulu sampai sekarang.. Bahkan kau menepati sumpah mu itu.." Ucap Kasuragi ternangis lemas.


"Hmm.. Hidup mati bersama, kapan pun, dimana pun, siapa pun asal kan aku bersama mu aku akan terima dengan kenyataan ini.." Ucap Iluna tersenyum pada Kasuragi.


"Walau dulu takdir menjahati kita.. Tetap kita tidak pernah menyerah.. Walau takdir memang tak adil.. Tetap kita bertahan.. Walau takdir tidak memberi kita keturunan.. Akhir nya kita dapat mendapat kan nya.. Walau hanya beberapa tahun tetap itu sangat lah hari yang membahagia kan untuk ku.. Bisa hidup bersama kalian membuat ku tidak merasa menyesal.." Ucap mereka bersama sembari tersenyum menangis bahagia.


"Hihihi.. Hehehe.. Hahahahaha-.." Dark Spear tertawa senang tanpa di sadari kepalanya sudah terpotong terbelah menjadi dua bagian membuat pandangan nya seketika berubah menjadi hitam.


Dan sekarang Haruka kembali Syok ketika melihat kepala terpotong membuat dirinya muntah lalu pingsan karna mental nya yang masih kecil membuat dirinya tidak dapat bertahan. Kasuragi dan Iluna sudah tahu kalau ada orang sedang menaiki motor kemari dari belakang nya, membuat dirinya hanya tersenyum nangis.


Pasti Dark Spear tidak bisa mendengar nya karna motor ini sangat lah khusus dimana tidak dapat menghasil kan suara sedikit pun walau suara ban nya pun tidak ada.


***

__ADS_1


Di selatan tepat nya di depan rumah Haruka, di taman yang tadi nya indah menjadi tempat pertarungan yang sangat dasyat sampai - sampai tidak sedikit orang yang terbunuh. Disana terdapat ratusan lebih musuh yang menyerang, dan mereka munkin salah hari karna keluarga Gilfari saat itu sedang berkumpul membuat mereka mempunyai pasukan elite nya yang ribuan di seluruh penjuru negara sedang berkumpul di satu tempat.


Dan bahkan Foguri Gilfari si legenda samurai pun ada disana, membuat anggota keluarga Gilfari menjadi sangat semangat sekali. Sebenar nya mereka bukan salah hari tetapi keluarga Gilfari sudah mengetahui ini semua ketika seseorang memberitahukan nya kalau keluarga Mariande akan menyerang malam hari.


Mariande tidak mengetahui itu, membuat dirinya hanya mengirim kan 100 pasukan elite nya saja. Dirinya mengangap kalau 100 orang elite cukup untuk meratakan keluarga utama, membuat dirinya percaya diri sekali.


Kembali ke peperangan.


Sekarang keluarga Gilfari hanya tinggal menungu waktu saja untuk menunggu menang. Bahkan Forugi Gilfari tidak usah untuk turun tangan. Tinggal beberapa puluh musuh lagi, membuat Forugi senang lalu terduduk di atas tangga sembari minum teh. Baru beberapa teguk minum, ia merasakan ada yang datang dari arah belakang dengan cepat membuat Forugi Gilfari kaget.


"Paman tolong ayah dan ibuku.." Ucap seseorang lelaki menaiki motor.


----------


Hai, saya tahu, pasti kalian sedang baca ini, eakk..


Oke, masalah Spoiler lagi, maaf aja yah. Masalah ini cerita apa? Ini berjenis Fantasi di mana terdapat dunia lain. Kalian munkin berpikir kalau novel ini ber genre super natural, nah dari itu saya ingin memperbaiki nya.


Dan untuk Eps yang terlambat, itu munkin masalah Kuota internet saya abis, jadi tunggu aja [walau saya miskin, tetap saya akan terus update].


Oke, di terakhir pengumuman, Disini saya mengingat kan, siapa saja yang mau di perpanjang kalian tinggal like, coment dan lain - lain saja.

__ADS_1


Baik, bay - bay, selamat menikmati~


__ADS_2