
"Skill? Skill apa?" Tanya ku yang menurun kan kewaspada'an lalu mendekat. Tentu aku bingung sejak kapan dia dapat mengetahui skill ku, membuat ku penasaran.
"Skill observasi, Skill di mana sama hal nya dengan Skill The Gamer, tapi ini terdapat fungsi lain, yaitu fungsi observasi skill seseorang seperti kamu yang dapat di lacak.. Aku tidak yakin dengan Skill observasi, tapi ketika kau memang memiliki nya, membuat ku dapat percaya pada skill ini.." Ucap Haruka menjelas kan hal itu sambil berjalan kaki pelan.
"Owh, jadi begitu.. Pantas saja kamu dapat mengetahui nya. Bagus, dengan skill ini kita dapat mengetahui identitas seseorang, kerja bagus, Haruka.." Ucap ku memuji Haruka.
Tak lama, kami pun sudah di depan tempat tujuan. Terlihat disana terdapat 5 ruangan yang sangat besar, bahkan banyak sekali orang berlalu - lalang untuk masuk ke sana. Kami melihat papan di atas rumah, terlihat nama 'Asosiasi 7 menara harta', terdengar seperti sangat lah kaya.
Kami yang melihat itu hanya berguman 'Nama saja bagus, tapi dalam nya jelek'. Setelah ber guman seperti itu, kami pun memasuki tempat itu. Baru saja masuk, terlihat beberapa barang tinkat tinggi terpajang disini, dan tentu nya terjaga aman oleh penjaga tinkat emas.
Kami menarik kembali ucapan kami, tak ku sanka kalau 7 menara harta sangat lah kaya, bahkan cabang - cabang nya pun sangat lah kaya dan ini adalah salah satu nya. Masalah tempat tinggal petinggi serta patriak asosiasi 7 menara harta, mereka berada di tempat Kota yang sangat lah besar, bahkan keluarga inti 7 menara harta berada di sana.
Tak lama, seseorang perempuan mendatangi kami, terlihat kalau dia sangat lah cantik dengan ras demi human nya itu, yaitu setengah kelinci setengah manusia, dengan telinga vink.
Aku yang melihat nya membuat mata ku tersejuki, serasa melihat perempuan khayalan sedang mendatangi ku. Dengan sekejap aku terbawa oleh mimpiku, dan dalam sekejap mimpi ku menghilang.
Mimpi ku hancur ketika Haruka menginjak kaki ku keras, membuat ku terbangun dengan rasa sakit. Aku yang masih di injak lalu melihat ke arah Haruka.
"Hmm! Apa lihat - lihat?!" Tanya Haruka dengan sedikit meninggi kan nada. Aku hanya menundukan kepala, hanya bisa pasrah dengan ke ada'an ini. Awal nya yang khayalan manis menjadi khayalan kesialan yang mendatangi ku, membuat ku hanya menghela nafas dalam.
Perempuan setengah kelinci itu pun sekarang jadi sedikit rasa takut pada Haruka, membuat dirinya menetes kan air keringat dingin. "Selamat datang, ada yang bisa saya bantu..?" Ucap wanita itu memberani kan diri.
__ADS_1
Aku salut pada 7 menara harta ini, padahal aku ini di anggap sampah dan berpakaian jelek, tapi mereka tetap berperilaku sopan pada kami. Terlihat kalau di mata Demi human itu, menunjukan ketulusan pada kami.
"Mm, bibi apa aku bisa bertemu dengan pimpinan kalian? Aku ada urusan dengan nya.." Ucap ku berperilaku sopan. Sang Bibi hanya terdiam, lalu menunjukan jalan nya. Terlihat kalau sang bibi sudah tahu, kalau orang yang datang kemari bukan lah orang sembarangan, jadi ia tak berani macam - macam, bahkan pada anak - anak yang masih kecil.
Sang bibi masuk duluan untuk mengatakan sesuatu, tak lama dia pun keluar dan mengatakan kami dapat masuk. Sang bibi hanya mengatakan itu lalu pergi dari sana. Kami, kami hanya masuk dan menemui atasan mereka.
Terlihat kalau keluarga 7 menara harta adalah ras manusia, dan ya, kebanyakan yang memiliki keluarga pasti nya manusia. Hanya sedikit yang mendiri kan keluarga bangsa ras lain, dan tentu nya memiliki kawasan nya masing - masing.
"Ada perlu apa kalian ingin menemui ku?" Tanya orang itu, menghadap arah berlawanan, tepat nya ke arah jendela.
"Tuan, kami hanya ingin ikut menjual barang di pelelangan, dan tentu nya ini adalah barang terbatas yang pernah ada.." Ucap ku yang duduk di kursi khusus menghadap petinggi. Untuk Haruka, ia duduk di sofa pojok dengan bertempelan dinding.
"Ini, potion tinkat paling tinggi dan paling murni.. Potion spesial.." Ucap ku yang mengeluar kan 10 potion warna hitam di dalam inventory.
Ketika ia mendengar ku, ia pun terkejut lalu melihat barang ku. "I-Ini.. Dari mana kau mendapat kan nya..?" Ucap tuan itu tergagap. Seperti nya ia sudah mengetahui kalau potion ini sangat lah berbeda dengan yang lain.
Sebenar nya potion yang alcmy biasa buat, memiliki kemurnian hanya sampai 20% sampai 30% saja, beda dengan ku yang memiliki kemurnian 50%, bahkan menikat 20% karna selalu di latih terus, oleh karna itu, ini sangat lah lanka.
[Untuk petinggi cabang 7 menara harta, pangil saja, petinggi Asosiasi]
"Aku di berikan oleh guru ku, ia adalah seorang master tinkat legenda.." Ucap bohong ku pada nya. Haruka hanya diam ketika mendengar kebohongan ku, seperti nya ia sudah sadar kalau aku tidak ingin banyak orang mengetahui Skill ku ini, kalau tidak aku dapat saja di peras dan di manfaat kan oleh mereka.
__ADS_1
"Hmm, seperti nya kau tidak berbohong.. Kalau begitu kau ingin memasang harga berapa untuk potion mu ini..?" Tanya petinggi Asosiasi itu.
"Karna barang ini sangat lah spesial dan terbatas.. Menurut mu harga yang cocok untuk barang ini berapa..?" Tanya ku yang sedang bernegosiasi.
"Itu tergantung efek nya.." Ucap nya. Aku pun memberitahu kan efek nya. "Hmm, tidak hanya spesial.. Bahkan efek nya pun menyembuh kan stamina.. Munkin 1 potion nya kau dapat menjual 10 ribu koin emas.. Lalu harga untuk barang selanjut nya akan di naik kan sebesar 50%, bagaimana?" Tanya orang itu.
"30 ribu koin emas, bagai mana..?" Tanya ku.
"25 ribu koin emas saja.. Tidak lebih dan kurang.." Ucap petinggi Asosiasi tersenyum pal.." Ucap ku bersalaman dengan nya. Memang sebenar nya diriku mengincar 25 ribu koin emas, dan itu sudah terpenuhi. Aku lalu di ajukan harus datang jam 20:00 malam, karna ia harus mengirim kan undangan terlebih dahulu untuk memeriah kan harga.
"Oh ya, nanti kalian akan mendapat kan bayar pajak sebesar 10% dari harga jual kalian.. D kartu undangan kalian.." Ucap nya. Aku pun mengambil kartu khusus untuk og istimewa.
Saat aku melihat kartu, aku melihat terdapat tulisan, 'Kartu emas, kartu khusus untuk para pembeli langanan. Efek: dapat diskon sebesar 20%, selagi membeli obat serta pill di Asosiasi 7 menara harta.' Dan tentu nya aku juga sudah mengira, seperti nya mereka ingin menjalin hubungan dengan ku.
Aku pun pergi bersama dengan Haruka, berjalan pulang, tak luput juga kami untuk pergi jalan - jalan ke pasar.
*** Author Note:
Yang ingin tahu seperti apa dan identitas Haruka, di sini ada penjelasan dan foto nya, jadi yah begitulah. [Ambil di google].
__ADS_1