Gamers Of Tersesat

Gamers Of Tersesat
Eps - 25 Pilihan Hidup [Vs Undead]


__ADS_3

"Kalau sudah, kalian nanti paman pindah kan ke arah medan undead, tapi sebelum itu, kalau kalian sudah mengalah kan undead.. Kalian akan di pindah kan ke bumi, di mana ras semua terkumpul.. Ingat, disana kalian harus menyelesai kan pertikaian peperangan, kalian bebas mau ngapain, tapi ingat latihan.." Ucap paman.


"Baiklah, apa kalian sudah siap?" Tanya paman. Sekali lagi kami menganguk. Seketika tempat kami yang putih berubah menjadi padang hijau, Tapi.. Terlihat awan dan langit berwarna orange darah.


Kami terkejut ketika melihat mahluk seperti manusia, tapi.. Mereka berjalan sangat lambat, membuat kami dapat memanfaat kan gerakan nya itu. Undead, mereka sangat lah banyak, munkin kalau di kira.. Ada lebih dari 1 juta undead.


"Hei, mumpung mereka masih jauh, kita susun dulu rencana.." Ucap ku. Kami pun berkumpul. "Izune, karna kau seorang penyembuh dan seorang jarak jauh, kau bantu kami menyerang dari belakang serta sembuh kan kami, tapi jangan luka, tapi stamina, Oke?" Izune pun menganguk.


"Haruka, apa kau dapat bergerak cepat dengan element petir mu?" Tanya ku.


"Tentu, lankah petir ku hampir mengimbangi, bahkan hampir menyamai.." Ucap Haruka percaya diri.


"Oke, Maru apa kau memiliki lankah cahaya?" Maru pun menganguk. "Kalau begitu kalian bantu aku serang di bagian depan, Izune kau jadi penyerang bagian belakang.." Mereka pun menganguk.


"Kalau kalian sudah dekat dengan undead, kalian jangan menyerang menusuk.. Tapi tebas leher mereka, karna kepala undead sama hal nya dengan jantung. Kalau kalian menusuk atau menyayat, mereka akan memulih kan diri, jadi itu tidak lah efektif..


Izune, sihir serangan mu apa?" Izune pun menjawab tombak terbang dan tombak di bawah tanah dengan element kayu dari tanah. "Bagus, kau arah kan tombak mu ke kepala mereka, karna mereka lambat jadi kau dapat membidik nya.." Ucap ku semangat.


"Baiklah, ayo kita maju.." Ucap ku menghilang bersama Maru dan Haruka. Izune dengan cepat menciptakan 10 tombak terbang dan melempar nya ke arah undead. Dan, itu berhasil, membuat dirinya langsung naik 1 level.

__ADS_1


Memang benar apa kata Kei, awal naik level memang mudah, tapi seiring naik level akan semakin susah.


Dengan cepat kami menyebar dan menebas kepala monster, membuat kami dapat membunuh puluhan undead dengan hanya 1 tebas. Kami dengan cepat naik level 1 dan terus, terus dan terus.


"Heh, ternyata ini lebih buruk dari yang aku duga.. Aku kira mereka sangat kuat, tapi sebalik nya.." Ucap ku yang sedang melesat membunuh para Undead. Sebenar nya diriku hanya memakai knife ku dulu, tapi sekarang aku ingin mencoba pedang baru ku.


Aku yang memiliki skill Mana Manipulation lalu menciptakan 5 pedang dan mengerakan pedang nya sendiri, seperti auto attack, di dekat ku. "Hmm, seperti nya ini lebih efektif.." Ucap ku sambil melaju cepat. 5 pedang mana ku hanya menebas ketika sedang berjalan, dan itu membuat diriku bisa di bilang pembunuh berjalan.


Semua teman ku memakai jurus nya masing - masing untuk membunuh, dan aku salah satu nya. Aku yang masih belum memakai pedang ku yang berada di pungung lalu berhenti.


"Seperti nya ini tempat bagus.."' Ucap ku, seketika aku membuat gerakan ku secepat cahaya. Sebenar nya dari tadi aku hanya memakai 20% kecepatan cahaya, tapi itu sudah menyamai nya.. Dan bagaimana kalau 100%? Dan ini adalah hasil nya.


Munkin terlihat oleh orang lain kalau aku sedang berdiri di tempat memegangi senjata, tetapi sebenar nya diriku sedang berlari kencang, bahkan kecepatan nya dapat mengimbangi ruang waktu. Baru beberapa detik, puluhan Undead mati tanpa sebab, dan kalian dapat menebak nya.


*** Dalam beberapa jam, kami bertarung tanpa henti, bahkan kenaikan level kami selalu terdengar suara naik 1 level. Dan sekarang tinggal 4, dimana mereka boss undead.


"Itu.. Undead lord nya? Hmm, seperti nya mereka lah boss di tempat ini.." Ucap Haruka. Memang benar apa yang di katakan Haruka kalau itu adalah tantangan untuk 1 level kami.


Sekarang kami berada di level 69, dan sekarang kami harus menghadapi undead yang sangat besar dan itu seperti gurita, Tapi.. Terlihat kalau itu adalah campuran puluhan undead.

__ADS_1


"Baik, dari kita sekarang 1 lawan satu.. Jadi semoga beruntung.." Ucap ku yang menghilang sembari memberikan salam gerak tangan di kepala. Dengan cepat aku memakai skill 'Pembeku Merah Tua.'


"Skill Pembeku Merah Tua.. Aktif.." Aku meneriaki nama skill, dengan cepat ke 5 senjata ku berubah menjadi berwarna merah biru dingin, lalu melesat menusuk tubuh monster itu.


Terlihat kalau api pedang menyatu dengan tubuh undead itu, membuat tubuh undead terbakar tanpa bisa di padam kan. Api Pembeku Merah Tua adalah Skill tinkat dewa, dan skill ini khusus untuk tubuh element seperti ku. Sekarang api itu tak bisa di padam kan, sekarang tinggal menunggu waktu saja, tapi aku tidak punya waktu.. Dengan cepat aku melesat membelah ke 2 kepala sampai jadi 2 lalu memotong lehet nya.


Sekarang, kepala undead yang besar itu menjadi 2 bagian serta hilang tanpa tubuh. Maru, Haruka dan Izune terkejut, ketika melihat kekuatan ku meninkat pesat. Memang level dapat membantu menaikan 1 point untuk semua point. Maru dan dua lain nya sekarang jadi lebih bersemangat.


Mereka pun sama dengan ku, menyerang undead besar itu. Undead besar seperti nya tidak di untung kan karna, pergerakan nya yang lambat serta tubuh nya yang besar membuat banyak celah untuk di serang.


Aku yang sudah membunuh Undead besar hanya menunggu duduk melihat teman ku. Dalam hitungan menit, mereka dapat membunuh nya dengan mudah. Yah, aku senang dengan kekuatan teman - teman ku.


"Haruka, apa kamu baik - baik saja..?" Tanya ku.


"I-Iya, terima kasih Kei.." Ucap gugup Haruka. Seperti nya Haruka masih tidak terbiasa dengan perubahan ku. "Kei, apa kamu sudah memilih skill?" Tanya Haruka memiring kan wajah. Aku mengeleng kan kepala.


"Belum, aku akan memilih nya nanti, jadi sekarang kita ke bumi dulu.." Kami pun duduk. Baru saja duduk, terdapat Notifikasi selamat telah naik level ke tinkat perunggu dan ada juga hitungan mundur dari nomor 10 sampi 0.


Terdapat bacaan kalau dalam hitungan detik kami akan di pindah kan ke bumi. Dan benar saja, tiba - tiba kami di pindah kan ke bumi, tapi.. Kami tiba di tempat aneh.

__ADS_1


----------


Spoiler, nanti Kei dan Haruka jadi terus bersama. Maaf aja kalau spoiler nya pendek.


__ADS_2