
"Shino" ucapku saat berendam di bak mandi
"ya?" sahutnya
"apa kau mencintaiku?" tanyaku yang seolah ragu untuk menerima perlakuan dari Yuri
"astaga, Zura, aku sangat mencintaimu, aku sangat menyayangimu, mengapa kau berfikir begitu? apa kau meragukan diriku?" tanya Shino sambil mengelus kepalaku dengan lembut
"bukan begitu, tapi aku...." ucapku ragu
"aku? ahahahaha, meskipun kamu adalah seorang manusia biasa atau manusia super aku tak peduli, aku hanya akan menyayangimu, mencintaimu, selalu bersamamu, jangan pikirkan perkataan Yuri okay" ucap Shino sambil memelukku dari belakang
"hmmm" sahutku lalu membenamkan diri dalam air hangat
"Zura?" tanya Shino
"hmmm" tanyaku
"aku sangat menyayangimu" ucap Shino
"me too" ucapku lalu Shino ikut masuk ke dalam bak mandi hingga membuat air di dalam bak berjatuhan.
"Shino, apa yang kau lakukan, aku sudah selesai, aku akan pergi, sekarang giliranmu okay, aku akan segera menyiapkan makan malam untukmu" ucapku sambil memalingkan wajah
"apa kau ingin gendut jika terus makan?" tanya Shino sambil memegang tanganku
"gendut apanya? jika begitu mulai besok aku akan diet okay" ucapku yang membuat Shino tertawa
"apa ada yang lucu?" tanyaku
__ADS_1
"tidak ada, aku ingin tidur bantu aku mandi" ucap Shino yang membuatku merona
"kau sudah besar, mandi sendiri saja" ucapku lalu beranjak dari bak mandi
"jangan tinggalkan aku" ucap Shino yang membuatku kembali terduduk
"Shino, aku hanya akan mengenakan pakaian" ucapku
"ayolah, jika kau selalu begini aku akan menangis" ucap Shino sambil memohon padaku yang membuatnya terlihat menggemaskan
"ya ya ya, kita akan melakukannya nanti, tapi kau harus cepat mandi, kita akan makan malam dulu" ucapku lalu beranjak dan mengenakan handuk
"kau janji?" tanya Shino dengan nada memohon
"ya, aku janji, sekarang kau harus cepat selesaikan ini, lalu kita makan dulu" ucapku lalu meninggalkan Shino
"Shino?" teriakku namun tak ada jawaban darinya. aku segera bergegas melihat kamar dan ternyata Shino sudah tertidur, ia bahkan tak tau jika dirinya begitu menggemaskan dan sangat polos saat tidur
"kau sungguh lucu" ucapku sambil menekan hidungnya.
BRUKK
"SHINO!! apa yang kau lakukan?" ucapku yang terkejut ternyata Shino masih bangun
oh sial, rupanya masih bangun, semoga yang aku katakan tidak terdengar olehnya. gumamku
"yaa, kau bilang aku lucu jadinya aku terbangun, dan aku ingin memakanmu" ucap Shino yang menindihku
"Shino, kau sungguh berat, lagi pula siapa yang menyebutmu lucu?" ucapku sambil mendorong Shino agar menyingkir dari tubuhku
__ADS_1
"eh kau tadi menyebutku lucu, aku mendengarnya lho" ucap Shino dengan lucunya
"tidak mungkin! itu pasti mimpi" ucapku mengelak
"aaah, mungkin juga, tadi aku sangat mengantuk, dan kau melihatku dari dekat hingga nafasmu terasa hangat di pipiku" ucap Shino lalu memelukku
"kita makan, kita harus jaga kesehatan agar dapat ke pantai bersama" ucapku lalu melepaskan pelukkan Shino dan bangkit
"ayolah!!! aku sudah lapar" ucapku lalu menarik Shino dan kami makan dengan lahapnya
"apa kau ingin menambahnya?" tanyaku sambil menaruh piring kotor di wastafel
"aku sangat kenyang, aku ingin bermain" ucap Shino
"bermain di tengah malam?" tanyaku
"berikan ponselmu, aku ingin main game sekarang, supaya nanti cepat tidur" ucap Shino lalu aku memberikannya ponselku
"setelah itu tidur ya, aku menyayangimu" ucapku
"kau mau kemana?" tanya Shino
"aku mau ke kamar" ucapku saat berada ditangga
"temani aku bermain game disini" ucap Shino sambil menepuk sofa di ruang tengah
"di kamar saja ya, aku sudah mengantuk sekarang" ucapku
"hmmm" sahut Shino lalu beranjak dan kami masuk ke dalam kamar
__ADS_1