guru baru itu suamiku

guru baru itu suamiku
fight back


__ADS_3

Tok tok tok


rumahku di ketuk! untung saja aku sudah selesai membuat kue coklatnya


"tunggu sebentar" ucapku sambil melepaskan serbet yang menempel di tubuhku


"astaga!!" ucapku terkejut saat orang itu memelukku


"maafkan aku! tadi aku hanya berpura pura!" ucapnya, ya dia Shino! si tinggi kurus dan jenius! suamiku, yang mengabaikan aku beberapa jam yang lalu


"maaf! anda siapa?" tanyaku sambil melepas pelukan Shino


"Zura aku minta maaf! jangan seperti ini! ku mohon, aku menyesal sudah berpura pura dingin padamu" ucap Shino


"aku bertanya siapa kamu! bukan mendengar penjelasan yang tidak berguna itu" ucapku lalu masuk kedalam kamar


"aku Rintarou Shinoshuke suamimu! tolong jangan abaikan aku! aku menyesal!" ucap Shino yang ikut masuk ke dalam kamar


"menyesal? kau pikir tak sakit jika kau abaikan? coba kau pikir! jika itu benar benar terjadi! aku akan mati! untuk apa aku hidup? kau mengabaikan aku! bersikap dingin padaku! tak peduli padaku! jika aku lakukan itu apa kau akan sanggup hah?" ucapku marah


"apa kau memiliki simpanan lain? katakan? apa kau memiliki wanita lain selain aku? apa kau berhubungan dengan wanita lain? bercumbu dengan wanita lain? katakan! aku akan melepaskanmu jika kau memintanya! aku! Mayuzura tidak akan mengemis sedikitpun! camkan itu!" ucapku marah lalu berbaring di atas king size


berat banget sih. gumamku


"kamu ngapain? sana pergi! aku gak mau sama kamu! pergi! aku gak pengen liat kamu! aku cuma pengen sendirian" ucapku marah sambil mendorong Shino yang berbaring di atasku

__ADS_1


"aku ingin kau memaafkanku! aku pulang menggunakan taksi! mobil pun kau bawa! kue yang kita beli tidak dimakan! kau harus membayarnya" ucap Shino yang malah memelukku


"turun! kau pikir tubuhmu itu ringan? kau sangat berat seperti gajah! turun!" ucapku marah


"sudah berbuat salah malah meminta bayaran! apa itu pantas" gerutuku yang masih terdengar oleh Shino


"aku tau! aku salah! tapi bagaimana keinginan ayah? kau tidak mau disebut menantu durhaka kan oleh orang?" ucap Shino yang membuatku diam


"kau aku hukum! tidak boleh tidur di kamar! tidur sana di luar! aku benci kau!" ucaku lalu mendorong Shino sekuat tenaga, tapi nihil, kekuatan Shino lebih besar dariku, berkali kali lipat.


"Shin..." ucapku terhenti saat Shino menempelkan bibirnya di bibirku


"lepas Shino! kau bau! sana mandi" ucapku sambil memalingkan wajah


"itulah kenapa aku sangat mencintaimu!" ucapku lalu memeluk Shino dengan erat


"kau selalu membuatku tertawa dan tersenyum!" ucapku lagi


"kamu masih marah padaku?" tanya Shino


"tentu saja! sekarang sudah mulai sore! kau mandi dan tidur dikamar tamu! untuk 1 minggu kedepan kau tidak boleh ke kamar secuali untuk mengambil barang penting" ucapku lalu beranjak turun dari kasur


"eits! mau kemana?" tanya Shino sambil menarik tanganku


"mau turun! menjilati coklat tanpa henti" ucapku

__ADS_1


"aku ingin mengambil sesuatu yang penting, duduklah!" ucap Shino, lalu aku duduk


"apa yang penting?" tanyaku ketus


"kau sayangku! biarkan aku memakanmu kali ini" ucap Shino lalu membuka kancing bajunya


"tidak hari ini!" ucapku sambil memalingkan wajah


"jika begitu biarkan aku menjilatimu tanpa henti" ucap Shino dengan matanya yang sayu


sexy, sangat sexy, matanya membuatku luluh! seperti waktu dulu. gumamku


"tidak! dilarang!" ucapku


"aku mulai!" ucap Shino


"aku bilang dilarang!" ucapku sambil menahan tubuh Shino yang sudah akan memulainya


"tadi sebelum itu kau bilang TIDAK DILARANG" ucap Shino


muach.


"satu untuk saat ini" ucapku lalu meninggalkan Shino yang terdiam


"istriku kini sudah pandai menggoda iman ku ya! lihat! sampai menegang" teriak Shino yang membuat wajahku memerah

__ADS_1


__ADS_2