guru baru itu suamiku

guru baru itu suamiku
eps 2


__ADS_3

saat melihat wajah guru baru itu, aku sangat terkejut, sepertinya aku mengenali wajah guru baru itu. wajahnya tak asing bagiku. karena masih tak yakin, aku bertanya kepada Mia, menanyakan siapa nama guru baru itu.


"Mia, siapa nama guru baru itu?" tanyaku


"ya ampun Mayu, apakah kau tak mendengarkannya tadi, aku sampai menulis namanya agar selalu ingat namanya, dia begitu tampan" ucap Mia


"cepatlah beri tau aku" paksaku


"ya ya, baiklah, namanya adalah Rintarou Shinoshuke" ucapnya



dugaanku tepat, Shino memang keterlaluan, tak memberitahuku bahwa ia bekerja disekolahku. awas saja nanti. aku berusaha agar tetap tidak panik di depan Mia, untungnya banyak kegaduhan yang terjadi hingga ekspresiku tak dipedulikan. setelah banyak terjadi kegaduhan, suamiku..oh bukan, guru itu berkata



"semuanya, saya akan mengabsen kalian semua" ucap Shino


"pertama, Yuri Ashita, Shouyou Arita, \*\*,\*\*\*,\*\*\*\*,\*\*,\*\*,\*, Miashaki Rishiro, Mayuzura Shimizu, dan yang terakhir oleh Ghoshiki Junbio" ucapnya.


"daripada bosan, lebih baik kita saling bertanya satu sama lain, bagaimana?" tanyanya yang dijawab setuju oleh semua orang di dalam kelas.

__ADS_1


"sensei, apa nama panggilanmu?" tanya Yuri


" biasanya, saya dipanggil Shino oleh istri saya, tapi itu adalah panggilannya, jika kalian ingin memanggilku, kalian dapat memanggilku dengan sebutan Rintarou saja" ucapnya


"sensei, anda masih muda, kenapa anda sudah menikah?" tanya Arita


"bagaimana kau tau?" tanya Shino


"sensei, kau yang mengatakannya tadi kan?, mengapa kau bertanya kepada kami?" sahutku


"ouh.... iya, saya lupa, kami dijodohkan, awalnya kami menolak karena kami sudah memiliki pasangan, tapi apa daya kami, kami tak dapat menolaknya, karena kami diancam akan dikurung seumur hidup kami" jelasnya


"apakah ia seumuran denganmu sensei?" tanya Ghoshiki


"sensei, apakah ia masih bersekolah?karena dia pasti sangat muda" tanya Mia


"iya, dia masih bersekolah, ia seumuran kalian" ucapnya sambil terus tersenyum


saat mendengar itu, semua orang di dalam kelas sangat terkejut, begitupun aku, aku takut jika statusku terbongkar. jika sampai terbongkar, semua itu salah Shino. lihat saja nanti.


"sensei, saya dan Miashaki izin membeli pulpen sebentar" ucapku lalu pergi membawa Mia pergi.

__ADS_1


saat dalam perjalanan, mia terus berbicara padaku, hingga ada pertanyaan yang tak bisa aku abaikan.


"Mayu, apakah kau menyukai sensei?" tanya Mia


"Apa maksudmu?, aku tak tertarik padanya, di terlihat biasa saja" ucapku


"kenapa kamu tak tertarik dengan sensei?, dia kan sangat tampan" tanya Mia


"Mia sudahlah, meskipun aku tertarik padanya, dia sudah memiliki istri, apa kau tak mengerti, ia sudah ada yang punya" jelasku. Mia diam seribu bahasa saat mendengarnya.


Agar aku tak bertemu dengan Shino, aku mengulur waktu dengan memilah pulpen yang nyaman aku gunakan. setelah beberapa waktu, aku mengajak Mia kembali, aku tak tega melihatnya. ia sangat sedih mendengar perkataanku.


"mia" panggilku


"hmm"sahutnya


" maafkan aku, maafkan aku atas ucapanku tadi. aku benar benar minta maaf" ucapku


"tak apa Mayu, sekarang aku mengerti, aku pun minta maaf padamu, mengatakan hal yang sangat aneh padamu, aku tau kau tak tertarik pada Rintarou sensei" ucapnya


"apakah kau masih mau berteman denganku?" tanyaku

__ADS_1


"tentu saja, mengapa tidak" balas Mia


kami tersenyum, tak tau mengapa aku sangat menyukainya, caranya berbicara membutku sangat nyaman berteman dengannya.


__ADS_2