guru baru itu suamiku

guru baru itu suamiku
kisah cinta kita


__ADS_3

"kau hanya perlu membayangkan saja apa yang akan aku ceritakan" ucapku sambil terus memeluk Shino


"hmmm" ucap Shino seperti anak kecil


"dengarkan baik baik" ucapku


"hmmm" sahut Shino


"suatu ketika, terjadi pernikahan antara putra mahkota dan seorang putri dari desa terpencil, putra mahkota itu sangat tampan, meskipun sang putri berparas biasa, namun pangeran sangat mencintai putri. begitu pulang dengan putri yang juga mencintai sang pangeran, kau tau, suatu saat hadirlah seorang penyihir tua yang mengubah penampilannya menjadi seorang gadis yang cantik, ia datang menemui pangeran untuk berbincang, dalam perbincangan itu, si penyihir merapalkan mantra untuk menggoda pangeran, namun saat hendak menggoda pangeran sang putri datang menyelamatkan pangeran dari mantra yang dirapalkan oleh penyihir tua itu dan mematahkan mantranya. sang putri sangat gelisah karena takut mantra itu kembali berfungsi, karena tekad sang pangeran sangat kuat untuk tetap bersama dengan sang putri mantra itu hilang selamanya, sang putri sangat bahagia karena sang pangeran begitu mencintainya. setelah beberapa tahun akhirnya putri dan pangeran memiliki sepasang anak kembar yang berjenis kelamin berbeda. mereka sangat bahagia hingga akhir hayatnya, karena kekuatan cinta pangeran dan putri mengalahkan seluruh gangguan dan ancaman dari hancurnya pernikahan mereka" ucapku lalu tersenyum


"Zura! bukankah itu cerita tentang kita berdua?" tanya Shino yang sedang memelukku dengan erat


"itu hanya anganku Shino, kita tak tau apa yang akan terjadi di masa mendatang, kita hanya menjalankan apa yang telah ditakdirkan" ucapku


"kita akan selamanya bersama, kita tak akan berpisah, kita tak akan berpisah untuk selamanya, kita harus bersama selamanya, tak boleh ada yang memisahkan kita" ucap Shino lalu mengelus kepalaku

__ADS_1


"hmmm, aku juga berharap begitu" ucapku sedih


"apa kau akan berpikir aku akan meninggalkanmu?" tanya Shino


"tidak!! aku tak akan membiarkan seseorang merusak pernikahan kita dan memisahkan kita" ucapku dengan tegas


"itulah istriku, istri tersayangku, kau hanya akan menjadi milikku" ucap Shino


"hmmm, sekarang sudah larut, kau harus tidur sekarang" ucapku


"eh??? ini sudah sangat larut bodoh, kau akan bangun kesiangan nanti" ucapku sambil menyentil kepalanya


"ah!! tidak, besok kita akan berbelanja, kau harus temani aku sebentar, kau akan aku belikan sesuatu yang bagus besok" ucap Shino


"kau pikir aku seperti perempuan murahan yang akan luluh jika kau ajak untuk berbelanja?" tanyaku sambil mengembungkan sebelah pipiku

__ADS_1


"tidak, kau berbeda, aku adalah milikmu, dan kau adalah milikku, jangan berbicara seperti itu" ucap Shino


"yaa, kita akan pergi besok, yang terpenting sekarang kau harus tidur dulu" ucapku sambil menutupi tubuh Shino dengan selimut


"kau berjanji padaku untuk menemani diriku besok" ucap Shino lalu menunjukan jari kelingkingnya


"ya, aku berjanji akan menemani dirimu besok" ucapku lalu membalas jari kelingking itu


"sekarang jika kau mau aku tidur harus beri ciuman sebelum tidur" ucap Shino


"ah? kau ini, tidak, aku tidak akan memberikanmu ciuman" ucapku


"kau tega padaku? aku marah padamu" ucap Shino lalu mengeluarkan air matanya. oh Tuhan, Shino sangat menggemaskan hingga tak tega melihatnya menangis


"baiklah, ini adalah ciuman malam yang kau minta, selamat malam" ucapku lalu mencium pipinya

__ADS_1


"hmmm, selamat malam" ucap Shino lalu mengecup bibirku dengan lembut dan kami tertidur


__ADS_2