
"permisi sensei, apakah kami boleh masuk?" tanyaku setelah berada di depan kelas.
"tentu saja" jawabnya singkat.
kami segera menempati tempat duduk kami kembali.
"sensei apa aku boleh bertanya?" tanya Mia tiba tiba sambil mengangkat tangan sebagai intuksi
"tentu, mengapa tidak?" sahut Shino
"sensei apakah dia, maksudku istrimu sekolah disini?"tanya Mia
"jika iya, mungkin aku sudah mengenalinya dari awal, dan jika iya mungkin dia tidak akan mengaku"jawab Shino
Mia yang kebingungan melihat tingkah laku Shino akhirnya bertanya kembali
"sensei apa yang sedang anda lakukan?"tanya Mia
"aku sedang mencari istriku, dan seperti yang kau duga, dia ada di kelas ini" ucap Shino
"sensei beri tau kami siapa nama istrimu!" seru Ghoshiki
"jika dia mendengarnya pasti dia akan marah, jadi biarkan saja"ucap Shino sambil tertawa yang diikuti tawaan semua orang dalam kelas.
"sangat beruntung sekali dirimu, coba tunjukan wajahmu" ucap Ghoshiki
"dasar bodoh, sensei tadi berkata dia ada disini, mengapa kau sangat bodoh, dia pasti sering kau lihat" ucap Arita dengan lantang yang membuat semua orang tertawa.
"sensei, apakah diizinkan jika dia bersekolah, kan dia sudah menikah?" tanya Yuri
__ADS_1
"dia sudah mendapat izin, lagi pula dia kerabat kepala sekolah disini" jawab Shino.
"oh iya, ini sudah jam 10.30 waktunya istrirahatkan?, kalian bisa pergi membeli makanan, jika ada perlu datang saja ke ruang guru, selamat beristirahat" ucapnya lalu pergi meninggalkan kelas.
singkat cerita〰️
setelah masuk kembali dan belajar cukup lama, bel pulang akhirnya berbunyi, aku membereskan tempat dudukku, seperti biasa sebelum pulang. lalu ada seseorang menepuk pundakku
"apakah kau mau pulang bersamaku?" tanya orang itu, aku sedikit terkejut, dan aku langsung membalikkan badanku dengan cepat
"eh Mia, ku kira siapa, tadi kau mengatakan apa?, maaf aku sedang melamun tadi" ucapku
"melamun?" tanya Mia
"sudah lupakan, tadi kau berbicara apa?" kataku
"Maaf Mia, aku sedang buru buru, jadi kita tak bisa pulang bersama hari ini, aku sedang ada urusan di rumah, sampai nanti Mia" ucapku sambil melambaikan tangan lalu pergi meninggalkan Mia
setelah beberapa saat diperjalanan, aku tiba dirumah.
*heh, sepertinya ada yang hilang*? pikirku, sambil membuka tempat menyimpan kunci saat aku dan Shino sedang tak ada di rumah
*aku sangat yakin, pasti dia lupa menyimpannya, sebaiknya aku tunggu saja dulu, sebentar lagi pasti pulang*. pikirku
setelah menunggu sedikit lebih lama dari yang aku harapkan, akhirnya Shino datang membawa senyuman manisnya
"aku pulang" dengan semangatnya dia berkata seperti itu
__ADS_1
akupun menyeringai padanya. Shino sudah tau, jika aku menyeriangai pasti aku sedang marah besar padanya.
"darimana saja? kenapa terlambat sekali, kenapa tak ditaruh di tempat biasa?" tanyaku bertubi tubi
"maafkan aku, tadi ada rapat setelah pulang, tadinya aku akan mengajakmu pulang bersama, dan untuk kunci aku...."ucapnya
"lupa?"kataku tanpa merubah ekspresi wajah
"lupa:D" ucapnya lalu tersenyum
"begitu?" tanyaku
"cepat buka pintunya, aku sangat lelah" ketusku
"i..i..iya" ucapnya gugup, jika aku sedang marah padanya iya hanya meminta maaf tanpa henti jika ekspresi wajahku tak berubah.
amarahku tak dapat aku kontrol, hingga aku lupa akan suatu hal, sepertinya Shino belum makan, tadi pagi pun ia hanya sedikit memakan sarapannya, dan sekarang sudah jam 16.20, aku yakin dia pasti sangat lapar.
"Shino"panggilku
"iya, apakah aku melakukan kesalahan lagi?, jika iya maafkan aku"ucap Shino sambil menundukan kepalanya
"tidak, apakah kau sudah makan?"tanyaku lembut
"belum, aku sangat lapar, jika kau tak marah lagi padaku, tolong buatkan aku makanan" ucapnya sambil menatapku.
"baiklah, tunggu sebentar"ucapku lalu meninggalkan Shino dan pergi ke dapur
__ADS_1