
"aish...gak nyangka ya, sekarang udah waktunya study tour" ucapku sambil membereskan barang ke dalam tas.
"iya, aku pengen pake celana pendek boleh gak?" ucap Shino sambil mengambil celana pendek miliknya
"ya, tapi kau harus tetap bersamaku sepanjang waktu sampai kita hidup bersama di akhirat nanti" ucapku
"ya, aku berjanji, aku akan tetap bersama dengamu, sampai kita di akhirat nanti" ucap Shino
"sekarang kau pergi mandi, aku akan menyiapkan sarapan dulu baru mandi" ucapku sambil memberikan handuk untuk Shino lalu pergi ke dapur.
tak lama, aku segera melakukan aktivitas yang lainnya.
"Shino?" ucapku saat melihat Shino mengenakan celana pendek, dan baju santainya
"aku terlihat tampan?" tanya Shino
"kau sangat tampan, jika ada yang melihatmu, aku akan memukulmu dengan sangat keras" ucapku lalu mengecup pipi Shino dan segera mandi.
"kau?" tanya Shino
"hmm?" tanyaku sambil membenarkan ikat rambut
"kau sangat imut, lihat saja aku akan menghukummu saat banyak orang melihatmu" ucap Shino sambil tertawa
"ya, aku memang imut, tapi ini hanya untukmu" ucapku
"ya tentu saja, kau akan aku pukul jika itu untuk orang lain" ucap Shino
"sekarang kita berangkat" ucapku lalu mengambil tas kecil milikku sedangkan Shino membawa tas ransel dengan isian baju kami dan alat make up milikku.
__ADS_1
"sensei, bolehkah aku duduk disampingmu?" tanya Yuri pada Shino
"Yuri, kau seharusnya mengerti" ucapku lalu duduk di samping Shino yang sudah duduk sedari tadi
"kau membuatku marah, kembalilah ke tempatmu" ucap Shino lalu menyandarkan kepalanya ke bahuku
"hmm" ucap Yuri sambil menatapku dengan tatapan kesal
"BUS AKAN SEGERA BERANGKAT, MOHON DUDUK DI TEMPAT MASING MASING" ucap pemandu wisata itu.
"Shino!" ucapku
"hmm?" tanya Shino
"makan" ucapku manja
"baiklah, buka mulutmu" ucap Shino lalu menyuapiku snack rasa cokelat
"hmmm, kau juga coba" ucapku lalu menyuapi Shino
"bagaimana?" tanyaku
"sangat lezat, dimana kau membelinya?" tanya Shino
"di tempat waktu kita membeli cokelat" ucapku sambil tersenyum.
Shitt! lihat lah, si j*l*ng melihat dengan tatapan tajam. gumamku
"Shino" ucapku penuh perhatian dan lembut
__ADS_1
"hmm? apa sayang?" tanya Shino
"ada cokelat di wajahmu" ucapku berbohong
"dimana?" tanya Shino
"disini" ucapku lalu mengecup pipi Shino yang membuat Shino terpesona
"kau ini" ucap Shino lalu merangkulku dengan penuh kasih sayang. lalu aku melihat Yuri yang tampak sangat kesal. aku sangat bahagia dapat melihat wajah kesal itu.
"Shino, nanti antar aku ganti baju ya, aku ingin berenang nanti" ucapku
"ya aku akan...." ucap Shino lalu mendekatkan wajahnya ke wajahku
"hei, kau ini, aku akan melakukannya sendiri jika kau meminta imbalan" ucapku sambil mengembungkan sebelah pipi
"baiklah, aku akan membawamu ke tempat yang sangat indah disana, hanya ada kita, kita berdua" ucap Shino sambil menyentuh hidungku menggunakan hidungnya.
"benarkah? tapi aku lupa membawa kamera" ucapku sedih
"tenang saja, aku sudah membawanya, fotografer sepertimu tidak akan diam jika tak ada kamera" ucap Shino
"benarkah?" tanyaku kegirangan
"hmmm, kau akan mengamuk jika kameranya tertinggal di rumah, kita akan membuat banyak kenangan nanti" ucap Shino
"hmm, tapi sekarang aku mengantuk, aku ingin tidur" ucapku
"tidurlah, aku juga akan tidur, selamat istirahat sayang" ucap Shino
__ADS_1
"hmmm, selamat tidur dan istirahat sayang" ucapku lalu menyandarkan kepala di bahu Shino begitupun dengan Shino yang menyandarkan kepalanya diatas kepala ku