
*aku berlari sekuat tenaga, tapi ada sesuatu yang tertinggal di rumah tua itu. Koperku, aku melupakannya. tapi jika aku kembali, Shino mengejarku? apakah itu mungkin? pikirku.
"Zura, berhenti" ucap Shino sambil berlari.
"Mayuzura, berhentilah" teriak Shino sambil mengerjarku.
di ujung rumah tua itu terdapat sedikit celah, aku akan memasukinya, dan mengambil koperku yang ada di depan rumah tua itu, semoga tidak ada yang mengambilnya. aku berusaha tetap tenang agar tidak mengacaukan aksi lariku, agar tak terlihat oleh Shino. saat masuk melalui celah itu, aku melihat pintu itu terbuka, aku hanya harus bergerak cepat agar Shino tak melihatku. aku segera pergi ke depan untuk mengambil koperku
"syukurlah, aku akan segera masuk ke dalam rumah tua itu, aku kira rumah ini di kunci ternyata tidak" pikirku
aku segera mengganti bajuku untuk menyamar, dan untungnya aku membawa seluruh alat riasku. jadinya akan lebih mudah untuk aksi penyamaran ini. aku memulainya dengan memakai bedak tipis dan yang lainnya hingga selesai. aku hanya perlu satu hal lagi, payung. aku mencaru payung lipat didalam koper, tapi tidak ada, aku berharap ada payung di rumah ini, yang masih dapat aku gunakan. aku mencarinya ke setiap sudut ruangan, hingga ada satu ruangan yang tak terlalu kotor, disana ada banyak barang yang masih dapat digunakan, salah satunya yaitu payung. aku segera mengecek keadaan payung itu, apakah sudah robek ataukah masih dapat digunakan.
__ADS_1
"masih bisa, untunglah" ucapku lalu bersiap untuk segera pergi.
aku mencari cara agar tak terlihat mencurigakan, aku menunggu keadaan sepi agar tak dilihat orang untuk secepatnya pergi.
"mengapa aku tak tinggal saja disini, aku hanya perlu membereskan ruangan tadi dan membuatnya terlihat bersih kembali" pikirku
"tapi jika orang yang punya rumah ini kembali, lalu aku harus bagaimana?"
aku akan merencanakan sesuatu untuk mereka, Shino dan Yuri.
malam pun tiba hingga aku lupa untuk merencanakan sesuatu, tapi aku tak terpikirkan tadi, karena begitu melelahkan, membereskan rumah yang sangat kotor menjadi sangat bersih. sebaiknya besok aku tak sekolah dulu, aku akan merencanakannya besok. sekarang aku hanya perlu beristirahat.
__ADS_1
durrrt......
ponselku berdering, aku ingin tau siapa yang menelponku tengah malam begini, aku melihat layar ponselku, rupanya itu Shino, untuk apa ia menelponku, itu tak penting. lalu aku mematikan ponselku.
selamat tidur untukku. ucapku lalu tertidur dikasur yang ada diruangan serba ada itu. yah meski sedikit kusam, tapi itu hanya untuk 2 hari saja.
keesokan harinya aku bangun di siang hari, tak ada kegiatan untukku hari ini, aku bolos sekolah, oh iya, semalam aku teringat sesuatu. ada dua kata yang terlintas dalam pikiranku, Bongkar Semuanya. setidaknya itu tang terlintas dalam pikiranku, lihat saja besok aku akan membuatmu menyesal memperlakukanku seperti itu, oh iya, kemarin adalah pertama kalinya aku menangis karena Shino, dan itu adalah pertama dan terakhir kalinya. aku tak akan membiarkan siapapun menyakitiku lagi, lihat saja, besok adalah hari terburuk yang akan kau alami Shino dan hari terakhirmu untuk terus bersama dengan temanmu Yuri, kau akan diasingkan selama hidupmu, dan kau akan diusir dari keluargamu. ucapku lalu bersantai sambil melihat lihat apa yang ada dikamar ini.
"akan aku bongkar semuanya Shino" ucapku dengan senyuman kemenanganku.
episode yang selanjutnya bakalan seru nih kak, tunggu lanjutannya di eps 7\=> mimpi III yaa! jangan lupa lake dan komentarnya makasih😉*
__ADS_1