
_Ketika aku berbicara tak Tertarik padamu saat itu juga hatiku berdebar kencang_Al Fahri Pratama.
Setelah selesai dengan persiapan masing-masing team pertandingan pun di mulai, sama seperti permainan team pria tadi pak.indra selaku wasit langsung melemparkan bolanya keatas dan ketika bola turun Team lawan berhasil menggapainya.
"Bagus Ca" teriak salah satu murid X IPA 2.
"bawa kedepan terus" teriak team lawan lagi.
"Cindy jaga yang bener" kali ini salsa yang berteriak.
"Santai dong sal" timpal Cindy.
X IPA 2 masih menguasai bola dan berhasil membawa bola kedekat Ring dan setelah itu murid yang membawa bola tersebut langsung meleparnya ke arah ring lalu bolapun masuk begitu saja, teriakan siswa-siswi X IPA 2 terdengar kencang.
"Caca Hebat" teriak anak-anak X IPA 2 kepada anak yang tadi memasukan bola.
Di sisi lain Teman-teman jhika hanya tampak panik namun masih setia menyemangati jhika dan kawan-kawan.
"Jhika semangat" Teriak Cakra yang hanya dapat acungan jempol dari jhika.
"Woy kalo kalian menang gue traktir" kali ini Brayn yang berteriak.
"Janji lu ya" teriak Cindy yang antusias mendengar ucapan Brayn.
"Ayo jhik, bantai mereka" kali ini Mina yang berbicara.
"Santai dulu aja, kalian tau kan trik apa yang bakal gue mainin" ucap jhika dengan wajah smirk.
"Maksudnya? Jangan bilang lu.." ucap Tanti namun langsung terhenti.
"Iyah udah fahamkan sekarang" ucap jhika dengan tersenyum penuh arti.
"Ohhh faham gue jhik, ayo kita lakuin seru kayanya" ucap Mina yang mulai faham perkataan jhika.
"Udah lama deh kayanya kita ga pake cara itu" Timpal salsa.
__ADS_1
"Udah ayo maen lagi" kali ini Cindy yang berbicara.
Permainanpun kembali di mulai, namun lagi-lagi Ring XI IPS 1 kembali di bobol, jhika dan yang lainnya pun bermain sangat santai dan hanya memberi perlawanan sedikit-sedikit saja.
"Kayanya gue faham nih sama cara maen
mereka" ucap Cakra dengan senyuman manisnya.
"Wah udah lama gue ga liat jhika and the geng pake cara ini" ucap Dafa.
"Bener banget, ga sabar gue nunggu kejutan dari mereka" Ucap Brayn.
Saat permainan berlangsung ada mata yang tetap setia memandangi jhika siapa lagi kalau bukan Al, dia terus memperhatikan jhika dengan mata yang tak teralihkan sedikitpun sampai suara seseorang membuyarkan konsentrasinya.
"Liatin siapa Al" tanya seseorang yang tak lain adalah sadam Salah satu sahabat Al dari kecil.
"Caca" lanjutnya kembali.
"Bukan" jawab Al singkat.
"Al liat deh kakak kelas yang itu" ucap Sadam sambil menunjuk ke arah jhika.
"Iyah dia cantik" ucap Al yang seketika membuat sadam kaget.
"Hah lu bilang apa Al?" tanya sadam dengan nada shock karena dia baru pertama kali mendengar Al memuji wanita.
"Engga" ucap Al singkat.
Kembali ke pertandingan team X IPA 2 kini telah memiliki score 11 sedangkan team jhika belum memiliki score sama sekali, hal inipun menjadikan teman-teman jhika panik namun raut wajah mereka seketika berubah menjadi sumringah saat jhika menguasai bola dan membawa ke depan, mungkin ini saatnya jhika dan teman-temannya memberi kejutan kepada penonton.
"Jhika bawa oper gue" ucap salsa.
"Bawa sal" ucap jhika sambil melempar bolanya
Salsa mendribel bolanya dan mengecoh lawan sana-sini ketika sampai di tengah salsa mengoper bolanya kepada Cindy, Cindy melakukan hal yang sama dengan salsa dia terus mencari celah untuk maju kedepan ketika sampai di depan dia langsung melempar bolanya kepada jhika dan jhika langsung mengambil alih permainannya ketika sudah dekat dengan ring jhika langsung melempar bolanya dan masuk terjadilah teriakan heboh dari XI IPS 1.
__ADS_1
"Nah kan singanya mulai bangun" ucap Cakra
"jhika semangat..jhika semangat..jhika semangat" dukungan dari XI IPS 1 terdengar sangat heboh.
"My princess semangat" ucap Brayn yang tak kalah hebohnya.
Permainan kembali berlanjut dan jhika kembali mencetak gol ke Ring lawan, kini score XI IPS 1 13 dan score Lawan masih 11 karena mereka tidak mampu membobol pertahanan XI IPS 1.
Detik-detik terakhir bola masih di kuasai team jhika dan di bawa oleh Mina.
"Tan ambil kasih ke jhika" ucap Mina pada Tanti.
"Okey" jawab Tanti yang mengambil alih bolanya dan langsung berlari mendekati jhika.
"Jhik Ambil" ucap Tanti yang langsung melepar bolanya.
Waktu hanya tersisa 1 menit 45 detik saat ini jhika tidak ingin membuang-buang waktu tersebut, dia mendribel bola berkali-kali dan mengecoh lawan dan saat dia ada di tengah kurang lebih jarak 5 meter dari arah ring, jhika langsung meleparkan bolanya dengan kencang dan tinggi ke arah Ring, orang-orang yang melihatnya tidak yakin bola tersebut akan masuk namun siapa sangka bola itu masuk tepat kedalam ring hal itupun membuat orang-orang seketika melongo di buatnya hasil akhir dari pertandingan 15-11 di menangkan oleh XI IPS 1
"jhika lu keren banget" teriak Dafa dengan girang.
"Aduh princessnya gue, makin suka deh gue" ucap Brayn yang tak kalah girang.
"Gila itu benaran jhika sahabat gue" ucap Cakra sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Yeeeee kita menang jhik" teriak salsa, Cindy, Mina dan Tanti dan langsung memeluk jhika bersamaan.
"iya-iya, udah dong lepas, engap nih gue, kalian sengaja ya mau bunuh gue" ucap jhika dengan kesal.
"sorry jhik" ucap mereka bersamaan.
"Gila tuh cewek keren banget ya ga Al" ucap Sadam
Yang di tanya malah diam tak berbicara apapun dia lebih memilih memperhatikan jhika namun dalam hati dia terus memuji jhika.
"dia memang benar-benar mengagumkan, aku selalu terpesona saat melihatnya". ucapnya dalam hati.
__ADS_1
"Woy Al lu dari tadi merhatiin dia terus lu suka ya sama dia?" tanya sadam.
"Engga" namun ketika dia berbicara seperti itu dia melihat jhika kembali tersenyum, senyum yang mampu membuat hatinya berdebar kencang. hal itupun membuatnya menjadi bingung kembali dengan hatinya.