
#jika rasanya tak sama Jangan membuatku terlalu dalam untuk mencintai sebab hatiku lelah jika harus terus menerus berteman dengan luka_Akasha Cakrawala
Pagi ini Jhika benar-benar di buat jantungan oleh Al pasalnya Al yang biasanya bersikap dingin hari ini menunjukkan sisi manisnya pada Jhika dan Jhika benar-benar salah tingkah dengan perlakuan Al.
Berbeda dari Jhika yang mulai hilang fokus untuk berfikir, di sisi lain Cakra justru merasakan tak karuan sebab hatinya mendadak sakit dan hancur seketika, pasalnya dia memperhatikan Jhika dan Al sedari awal dan itu sangat membuat suasana hatinya buruk dia tak menyangka bahwa Jhika berhasil di luluhkan lagi, karena sedari tadi di memperhatikan tatapan mata Jhika yang menunjukkan kekaguman dan salah tingkah di hadapan Al, meskipun dengan orang yang berbeda tetap saja hatinya hancur. Dia hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena ketidakmampuannya untuk mengungkapkan rasa, yang membuatnya merasa tersiksa.
"Akhirnya moment ini kembali terulang" Ucapnya sambil tersenyum miris.
Ya pada akhirnya hatinya kembali terluka fikirnya mungkin ini adalah bagian dari mencintai dalam diam, kenyataannya dia terus menerus merelakan dengan tertusuk ribuan jarum dihatinya, semenyakitkan itu bukan. Dan kali ini Cakra berniat untuk benar-benar merelakan dengan cara menjauh dan menjaga jarak dari Jhika.
Jhika sudah sampai di kelas dengan wajah cerianya dia benar-benar terlihat sangat bahagia sampai orang-orang di sekelilingnya merasa heran termasuk kedua sahabatnya siapa lagi kalau bukan Salsa dan Cindy, mereka sedari tadi memperhatikan Jhika dengan aneh dari pada mereka penasaran lebih baik mereka langsung bertanya saja, mereka berjalan mendekati meja Jhika bersamaan.
"Jhik gue perhatiin lu girang amet dah?" tanya Salsa dengan heran.
"Masa sih emang keliatan ya?" ucapnya kembali bertanya.
"Iya lu kaya abis menang lotre jhik" Timpal Cindy.
"Hahaha.... Menang lotre apaan coba aneh lu" balas Jhika dengan tertawa renyah. sedangkan Salsa dan Cindy semakin di buat bingung oleh tingkah Jhika.
Karena Jhika tidak pernah bersikap segirang ini, sikapnya yang biasa usil, cuek, jutek, jarang menampilkan senyum, hari ini terkesan imut di mata semuanya lantaran sedari pagi dia terus menampilkan senyumnya aneh bukan ini seperti Jhika yang dulu saat dia belum merasakan patah hati ketika Salsa dan Cindy masih larut dalam lamunannya masing-masing dari arah pintu muncul Cakra yang masuk kedalam kelas, Cakra berjalan tanpa melihat sekeliling nya pandangannya lurus kedepan tapi ketika dekat meja Jhika langkah nya terhenti sebab ada orang yang memanggil namanya.
"Cakra bentar" Ucapnya dengan lantang.
"Apa" balas Cakra dengan singkat sambil menoleh ke arah Jhika.
"Ini gue buatin sarapan buat lu, gue mau ucapin makasih sama lu, ini beneran buatan gue loh" Ucap Jhika yang berbicara tanpa henti.
__ADS_1
"Oh makasih, tapi gue udah sarapan, kasih Sama yang lain aja" Balas Cakra dengan wajah yang terkesan dingin dan berlalu pergi meninggalkan meja Jhika tanpa membawa kotak makan yang masih ada di tangan Jhika.
"Cakra ko jutek amet sih" Ucap Jhika dengan wajah heran.
"Lah emang si Cakra kan kaya gitu Jhik jutek minta Ampun" Ucap Cindy.
"Tapi ini kaya ga biasanya sih kalo menurut gue" Timpal Salsa yang sama-sama heran.
"Lu bener Sal, Dia kenapa ya" balas Jhika dengan berfikir.
"Udahlah ga usah mikirin dia nanti juga balik lagi usulin lu jhik, mungkin sekarang dia lagi sensi" jelas Cindy pada Jhika.
"Iyah juga ya, terus ini buat siapa dong" ucap Jhika sambil menunjukan kotak makanannya.
"Buat gue" Ucap Brayn yang entah datang dari mana sambil mengambil kotak makan di tangan Jhika.
"Iyah lu kalo datang bisa ga sih jangan tiba-tiba gini" Ucap Salsa yang ikut kesal.
"Hm lu bisa gasih jangan buat mood gue berantakan" Ucap Jhika dengan santai tapi matanya menatap tajam.
"Aelah maaf deh princess aku udah buat kamu kaget ya, yaudahlah iya aku salah" Balas Brayn dengan wajah bersalahnya.
"oke gue maafin" singkat Jhika.
"Makasih ya princess sebagai permintaan maaf aku ke kamu aku janji deh bakal abisin sarapan buatan kamu" ucapnya sambil berlalu pergi meninggalkan Jhika dan kedua sahabatnya.
"Hih orang aneh deh" ucap Cindy dengan wajah cemberutnya.
__ADS_1
"Lu punya fans gitu amet jhik" celoteh salsa pada Jhika.
"Aih, mana gue tau coba" balas Jhika dengan sinis.
"Udah ah dari pada gue mikirin Brayn yang ga jelas mending gue duduk manis" Ucap Cindy yang berlalu pergi meninggalkan meja Jhika dan duduk kembali di tempatnya.
"Gue duluan yah Jhik, bentar lagi bel nih" timpal salsa yang ikut pergi dari tempat Jhika.
Sedangkan dari yang tak jauh dari mereka Cakra terus memperhatikan Jhika dengan terus berfikir, entah apa yang ada di dalam fikirnya hanya Cakra yang tau ketika Cakra masih menatap Jhika dengan lekat tiba-tiba Jhika menoleh ke arahnya dan itu membuat Cakra seketika memutuskan tatapannya dan langsung membuang mukanya Jhika semakin heran di buatnya.
"Si Cakra kenapa sih" tanya Jhika pada diri sendiri.
Jhika berfikir ada yang aneh dengan sikap Cakra hari ini tapi dia tidak tau apa yang membuat Cakra berubah, mungkin hari ini Cakra memang sedang sensi saja atau malas bercengkrama dengan siapapun fikir jhika dengan otak yang sedari tadi terus menerka-nerka, ketika Jhika masih terus manatap bingung pada Cakra tiba-tiba seorang guru masuk akhirnya memutuskan Jhika untuk berhenti memikirkan Cakra dan meluruskan pandangannya kedepan sebab kegiatan belajar mengajar akan segera di mulai.
**Annyeong sayang-sayangku untuk hari ini segini cukup ya, tapi jangan sedih dulu karena baku punya sesuatu buat kalian aku udah nemuin visualnya Brayn, Cindy sama Salsa siap-siap ya
yang pertama visualnya Cindy dulu si imut yang punya pipi chubby yang sangat menggemaskan**.
Lanjut ke visualnya Salsa si cute ga banyak omong lebih terkesan kalem
lanjut lagi sekarang visualnya si Brayn ketua basket fansbest nya Jhika garis keras, cowok yang supel dan baik hati
__ADS_1
udah ya segini cukup yang lain nyusul salam sayang dari aku buat kalian 🤗😘❤️