Hati Tak Bernyawa

Hati Tak Bernyawa
Salah faham


__ADS_3

Hampir 10 menit ketiganya berjalan tak lama mereka menemukan kedai khusus makanan komplit bersama tempat duduk yang tertata rapi.


Saat ini jhika duduk di Antara kedua musang yang sama-sama terlihat ingin menerkam mangsanya, ya posisi mereka saat ini benar-benar sangat tepat sebab Cakra dan Al saling berhadapan sedangkan jhika berada di tengah sudah seperti wasit saja.


Sedari tadi Al terus menatap Cakra dengan tatapan tajam dan dingin begitupun sebaliknya dengan Cakra keduanya benar-benar seperti seekor rubah yang siap memangsa lawannya tapi jhika tidak menyadari hal itu sama sekali dia malah asik dengan handphone.


"Aaaaaaa ganteng banget, aduh na liat papa kamu gagah kan" ucap jhika setengah berteriak sambil mengelus-elus perutnya, sebab dia masih sadar bahwa sedang ada di tempat umum.


Ucapan yang tadi seketika membuat dua lelaki yang awalnya bersitegang sekarang jadi menoleh kearah jhika dengan mata yang hampir keluar dari tempatnya.


"Jhik lu bercanda ya, siapa yang udah hamilin lu ngomong sama gue" Ucapan Cakra Dengan menggebu-gebu,


Cakra sudah salah faham dengan ucapan jhika barusan, bukan hanya Cakra yang sudah salah faham Al pun mengartikan ucapan jhika serius


"Gue ga......." Ucapan jhika terpotong


"Jujur sama dia kan yang udah hamilin lu" kesal Cakra yang sedang menahan emosinya sambil menunjuk ke arah Al.


"K kamu H...hamil jhik" cicit Al dengan nada rendah.


"Akutu gaa...." Ucapan jhika kembali terpotong oleh Cakra.


"Jangan pura-pura gatau lu bocah, hampir saban hari dia sama lu ya, lu juga jhik jangan takut buat jujur, Jujur aja sama gue gapapa" ucap Cakra dengan menatap tajam ke arah Al.

__ADS_1


"Gue ga pernah ngapain-ngapain dia ya walaupun sering jalan sama dia, gue malah curiga sama lu, lu kan tetangganya, rumah lu Deket siapa tau malem-malem lu menyelinap masuk kamar dia" papar Al panjang lebar sedangkan jhika hanya melongo tak percaya dengan apa yang mereka katakan.


"Oh jadi lu mau lempar batu sembunyi tangan hah, dari dia masih di dalam perut sampe dia brojol gue belum pernah macem-macemin ni anak ya" jelas Cakra yang tak kalah ngototnya dari Al.


"Tanggungjawab Lo..." Ucapan Cakra terhenti saat ada pelayan datang membawa nampan berisikan makanan.


"Permisi mba, mas ini silahkan di nikmati" ucap mba mba pelayanan yang tak ada akhlak wkwk. "Saya permisi ya mba, mas, silahkan di lanjut" lanjutnya sambil berlalu pergi tanpa di gubris oleh ketiga orang tersebut.


"Lo tangung jawab ga bocah jangan...." Ucapan Cakra kembali di potong Lantaran jhika berteriak.


"Stooooooopppppppp" seketik


a mereka bertiga jadi pusat perhatian orang-orang karena teriakan jhika, jhika yang sadar bahwa sedang jadi pusat perhatian tiba-tiba langsung mencari akal untuk mengalihkan perhatian mereka.


"Walah di kirain ada apaan" ucap salah satu pengunjung restoran tersebut.


"Please jangan buat gue malu" ucap jhika dengan menajamkan tatapannya kepada dua pria tampan yang saat ini ada di depannya.


"Emang bener-bener hebat ya kalian, gue tuh ga hamil, nih liat" lanjut jhika sambil menyodorkan handphone nya ke tangan Cakra.


seketika Cakra melihatnya ke arah layar handphone jhika di sana ada photo pria tampan yang menjadi idola nya jhika siapa lagi kalau bukan Baekhyun EXO dia adalah seorang boy band Korea yang sangat di idam-idamkan oleh jhika.


"Aih gue udah panik ege" Ucapnya sambil mengela nafasnya.

__ADS_1


Sedangkan Al hanya melongo melihat tingkah dua orang beda gender tersebut pasalnya dia belum terlalu paham dengan situasi saat ini, dia juga tidak mengenali photo pria yang di tunjukkan oleh jhika kepada Cakra.


"Itu orang yang hamilin kamu jhik" Tanya Al dengan hati-hati.


"Iyah hamilin online" jawab jhika sambil tersenyum. Sedangkan pria itu yang sudah paham dengan situasi saat ini hanya menggelengkan kepalanya.


"Bener-bener lu ya jhik buat gue shock,, lain kali jangan gitu lah" ucap Cakra dengan wajah kesal.


"Eh Bambang denger ya yang seharusnya kesel tuh gue, di sangka hamil beneran, mana paket ribut segala lagi, kan gue malu" balas jhika yang tak kalah sengit dari Cakra.


"Maaf deh kan gue gatau" Ucapnya Santai.


"udahlah lah gue ga mood berdebat sama lu, gue lapar" celetuk jhika sambil duduk kembali di tempat semula dan langsung mengambil piring makanan di hadapannya.


Bila jhika fokus pada makanan, berbeda dengan orang yang saat ini tidak berhenti untuk terus saling menatap, bukan tatapan cinta melainkan tatapan tajam, tatapan tersebut seolah menandakan "Awas lu"


segini dulu ya gaes akunya hari repot gaes jadi baru sempet up semoga kalian suka ya nih bonus photo aa Baekhyun oppa



tuh gimana si jhika ga kejang liat dia orang ganteng parah


udah dulu ya gaes salam sayang dari author :)

__ADS_1


__ADS_2