
#Aku hanya ingin seperti ini berjalan dan melangkah bersamamu#
y.al_29
Satria masih kesal dengan kejadian tadi, dia juga penasaran kepada Al, wajah Al sangat asing baginya karena ini pertama kalinya dia melihat Al di sekolah ini dan dia pun berfikir bahwa Al adalah siswa kelas X yang baru masuk namun yang dia fikirkan apa hubungannya dengan jhika.
"Tadi siapanya jhika ya?" Gumamnya yang masih bertanya-tanya pada diri sendiri. "Kalo anak kelas X kenapa keliatannya akrab banget sama jhika" ucapnya yang masih memikirkan jhika dan Al.
Saat satria masih bergumam sendirian dan masih memikirkan jhika tiba-tiba ada tangan yang melingkar di pinggangnya hal itupun membuatnya kaget.
"Sayang" ucap orang tersebut yang tak lain adalah Beanca orang yang telah merusak hubungannya dengan jhika.
"Lepas beanca ini sekolahan" ucap satria pada Beanca dengan melepaskan pelukan Beanca darinya.
"Ih iya-iya, kamu kenapa sih pagi-pagi udah marah-marah ga jelas" tanya Beanca dengan nada manja yang dia buat-buat.
"Bukan urusan kamu" jawabnya dan langsung berlalu pergi meninggalkan beanca sendiri dan hal itu membuat beanca kesal.
"Pasti gara-gara si jhika .... itu" ucap beanca dengan kesal dan berlalu pergi dari tempat itu.
Ya memang setelah ketahuan selingkuh satria langsung memutuskan hubungannya dengan beanca karena pada kenyataannya dia hanya bermain-main dengan Beanca dia hanya mencintai jhika, namun apalah daya kesalahan fatalnya membuat jhika pergi darinya, kadang dia menyesali perbuatannya tapi nasi sudah menjadi bubur jadi dia hanya meratapi nasibnya.
°°°
Di tempat yang berbeda seorang pria dan wanita masih berjalan bersama dan masih saling menggenggam satu sama lain siapa lagi kalau bukan jhika dan Al, mereka seperti sangat nyaman dengan keadaan seperti itu hal itu juga tak luput dari pandangan orang-orang di sekitarnya, apalagi para kaum Adam yang menyukai jhika mereka memberi tatapan tajam pada Al karena kesal dengan apa yang mereka lihat sekarang. Namun itu semua tak di hiraukan oleh keduanya.
__ADS_1
"Em..., Al makasih ya udah nolongin gue" ucap jhika dengan nada pelan namun masih bisa di dengar di telinga Al.
"Anggap aja itu balas Budi aku sama kakak" ucap nya singkat.
"Jangan panggil gue kakak sebenarnya gue seumuran sama lu, tapi berhubung sekolah gue kecepatan jadi gue ada di kelas XI" ucap jhika pada Al.
"Iya" jawabanya singkat.
"Mulai deh mode kulkasnya on" ucap jhika dengan wajah cemberutnya. Dan Al yang mendengar ucapan jhika pun menoleh ke arah jhika, dan melihat wajah cemberutnya jhika dia hanya tersenyum samar.
"Oh iya Al kelas gue di depan, kelas lu dimana?" tanya jhika pada Al.
Sebenarnya jhika memang tak mengetahui kelas Al, ketika tadi dia bilang kalau kelasnya searah dengannya itu hanya akal-akalan jhika supaya terlepas dari Satria.
"Oh, yaudah gue duluan" ucapnya namun masih berdiri di pinggir Al karena tanganya masih ada dalam genggaman tangan Al, dia juga baru menyadari hal tersebut.
"Iya silahkan" jawab Al.
"Tangan gue Al" ucap jhika pada Al sambil melihat ke arah genggaman tangannya dan Al. Hal itupun langsung membuat Al kaget dan salah tingkah karena dia baru menyadari kalau tangannya masih setia menggenggam tangan jhika.
"M maaf, silahkan" ucapnya dengan gugup, namun masih tetap cool.
"Iya, sekali lagi makasih ya Al" ucap jhika dengan tersenyum kearah Al dan berlalu masuk kedalam kelasnya
Al yang melihat senyuman itupun hatinya langsung bergetar. entah kenapa, tapi ini adalah hal pertama baginya merasakan hal tersebut karena sejujurnya Al tidak pernah dekat dengan perempuan manapun, dia hanya memiliki sahabat wanita satu-satunya dan dengan sahabatnya juga dia tak pernah merasakan hal seperti ini.
__ADS_1
"Manis" ucap Al sambil berlalu pergi meninggalkan kelas jhika.
Ketika jhika masuk kedalam kelasnya dan duduk di bangkunya tiba-tiba kedua sahabatnya menghampiri dia dan langsung memberinya banyak pertanyaan.
"Jhik lu tadi bareng brondong yang kemarin di kantin" Tanya Cindy pada jhika
"Jhik lu ada hubungan apa sama brondong ganteng itu" sekarang salsa yang bertanya.
"Wah-wah gila lu jhik, selera lu tinggi juga, ganteng, cool, imut lagi gue juga mau jhik" ucap Cindy dengan nada gemasnya.
"Jhik jawab ko lu Diem aja sih cerita dong sama kita" tanya salsa yang sudah penasaran.
"Udah ngomongnya? Gimana gue mau cerita lu berdua ga berhenti ngomong dari tadi" ucap jhika dengan sinis.
"Maaf" ucap Salsa dan Cindy bersamaan sambil terekekeh mendengar ucapan jhika.
"udah sekarang cerita" ucap Salsa.
Dan jhika pun langsung menceritakan pada kedua sahabatnya dari mulai kejadian di palkiran bersama dengan satria sampai akhirnya dia bisa bersama Al. Kedua sahabatnya hanya ber oh ria saja, namun seksekali mereka ikut berkomentar.
Setelah jhika bercerita kepada dua sahabatnya dan kedua sahabatnya pun sudah pergi ke tempat mereka masing-masing dia terdiam dan mulai mengingat kejadian tadi bersama Al saat berpegang tangan dengan Al dia merasakan sesuatu yang berbeda hingga membuatnya merasa nyaman.
Dan dia juga teringat saat melihat Al yang salah tingkah di depannya hal itupun tanpa dia sadari membuatnya senyum-senyum sendiri karena baginya itu adalah hal yang sangat lucu. yang awalnya moodnya rusak oleh satria kini telah kembali good mood karena tingkah Al yang menurutnya konyol.
jangan lupa di vote ya :)
__ADS_1