
Gia masih mematung melihat Zea yang saat ini berada tepat di depannya. Tiba-tiba Zea langsung menghampiri Gia dan memeluknya dengan erat,tetapi Gia tidak membalas pelukan Zea dia masih belum percaya setelah bertahun-tahun berpisah kini mereka dipertemukan kembali.
Gia melepas pelukan Zea,Zea merasa sedih karena berpikir Gia sudah benci dengan dirinya.
"Giana gue minta maaf gue salah." Ujar Zea dengan tatapan sendunya,Gia masih bungkam
Sementara di sudut lain,Gio memandang mereka berdua.
"Puas lo sekarang udah menghilang dari kehidupan gue dan bang Gio." Seru Gia datar.
"Lo gak tau seberapa kerasnya bang Gio berusaha lupain lo, lo jahat Ze sumpah lo orang yang paling jahat di sini."
"Dan lo gak tau seberapa tersiksanya abang gue,dan sekarang tiba-tiba lo muncul di hadapan kita berdua entah itu sengaja ataupun sebaliknya. Jujur Ze gue masih kecewa sama lo, lo bukan hanya ngehancurin abang gue tapi lo hancurin persahabatan kita apalagi Iffy." Sambung Gia dan pergi dari ruangan itu.
Sementara Zea terdiam di tempatnya sambil menangis.
"Maafin gue Gi,gue bodoh." Gumam Zea sambil memukul kepalanya dan itu tidak lepas dari tatapan Gio.
Gio secara tiba-tiba langsung menarik Zea ke dalam pelukannya,meskipun dia merasa kecewa karena keputusan Zea tapi rasa cintanya lebih besar dari itu semua.
Zea melepas pelukan Gio dan menatap Gio dengan tatapan sendunya.
"Kenapa kamu masih bersikap seperti sama aku, kamu itu harusnya benci sama aku karena aku udah ninggalin kamu. Aku gak pantes buat orang yang tulus seperti kamu,kamu terlalu baik Gio." Seru Zea sambil menangis.
"Liat aku, sebesar apapun rasa kecewa yang kamu kasih ke aku itu tidak ada apa-apanya dibandingkan rasa cinta aku sama kamu Zea. Aku sangat mencintaimu, selama beberapa tahun ini aku seperti orang gila yang selalu mencari kamu sampai akhirnya Gia bilang kamu sudah dapat pengganti aku. Saat itu aku hampir saja ingin menyerah,tetapi aku masih percaya dengan cinta kita,aku gak akan pernah berhenti berjuang sampai kamu sendiri yang bilang kalau posisi aku sudah digantikan dengan orang lain." Jelas Gio berusaha menahan air matanya.
Zea menatap dalam bola mata Gio,mata yang selama ini dia rindukan. Jujur Zea merasa senang bertemu dengan Gio,tetapi dia juga merasa tidak pantas untuk kembali dengan Gio.
__ADS_1
"Aku mohon mulai sekarang jangan pergi lagi,sudah cukup aku membiarkan kamu menjalani beberapa tahun ini tanpa aku. Jadilah istriku Sisilia Zeha." Sambung Gio memegang tangan Zea dengan penuh kasih sayang.
Zea tertegun mendengar ucapan Gio, dia tidak menyangka perasaan Gio masih sama seperti dulu.
"Kamu salah paham soal Gia yang bilang ada pengganti kamu, dia itu sahabat aku saat masih sekolah. Jujur dia selalu ingin aku membuka hati untuknya tetapi itu tidak aku lakukan selama hati ini masih ada di orang yang sama. Aku minta maaf Gio tapi aku merasa tidak pantas kembali bersama kamu,aku juga sangat mencintai kamu lebih dari diri aku sendiri dan perasaan itu masih sama sampai sekarang. Aku takut nanti hanya akan menyakiti perasaan kamu." Jelas Zea sambil menatap mata Gio dengan penuh cinta (☺️) .
"Aku hanya butuh jawaban kamu. Maukah kamu menjadi istri dan ibu dari anak-anakku Zea." Ujar Gio berlutut di hadapan Zea sambil memegang tangan Zea,dia sudah tidak perduli tentang sahabat Zea atau apapun itu yang ada di dalam pikiran Gio saat ini adalah mengikat Zea agar Zea tidak bisa lari lagi .
"Tapi Giaa." Seru Zea. Gio yang mengerti maksuf Zea,langsung berdiri dan menggenggam tangan Zea dengan lembut.
"Kita harus bertemu dengan Gia dan menjelaskan semuanya." Ujar Gio dan Zea akhirnya tersenyum mengiyakan. Mereka berdua pergi untuk bertemu dengan Gia,Gio sudah bisa memastikan dimana keberadaan Gia jika sedang marah.
Saat ini Gia berada di atap kantor Gio sedang melihat ramainya kota Surabaya. Dia kembali memikirkan pertemuannya dengan Zea tadi,bukannya Gia benci dengan Zea dia hanya merasa Kecewa atas sikap Zea.
Tidak berapa lama,Gia merasa ada kehadiran seseorang di sana tetapi dia pura-pura tidak perduli sampai akhirnya Gia dipanggil.
Gia menoleh dan melihat Gio juga Zea bergandengan tangan, Zea menatap Gia sedih.
"Giaa." Panggil Gio lagi.
"Hmm." Jawab Gia berusaha tenang.
"Apa kamu masih marah sama Zea.?" Tanya Gio, sedangkan Gia hanya diam.
"Abang bahagia banget bisa bertemu dengan Zea kembali, kamu tau sendiri di hati abang hanya ada dia Gia. Kamu tau sendiri penderitaan abang saat dia tidak ada,dia kebahagiaan abang Gi. Apa kamu mau abang selamanya terpuruk seperti kemarin,abang ingin mengikat Zea menjadi istri dan kakak ipar kamu." Jelas Gio,membuat Gia tertegun mendengarnya. Gia menatap mereka semua bergantian.
"Gue juga minta maaf Gi, gue salah besar. Tapi gue juga gak busa nutupin perasaan gue yang sangat besar terhadap Gio,lo mau terima gue lagi sebagai sahabat dan kakak ipar kamu tapi gue gak mau lo terpaksa gue mau dengan hati lo yang tulus." Sambung Zea.
__ADS_1
Gia langsung memeluk Zea dengan erat dia juga sangat merindukan sahabatnya.
"Bagaimana mungkin gue benci sama lo Ze apalagi gak mau nerima lo lagi. Gue hanya kecewa dengan keputusan lo dulu dan lo adalah kebahagiaan abang gue jadi gak ada alasan buat gue pisahin kalian." Seru Gia sambil menangis dan Zea juga membalas pelukan Gia dengan eratnya.
Tetapi tiba-tiba Gia melepas pelukannya membuat Gio dan Zea heran.
"Bentar,terus laki-laki yang selama ini dekat sama lo gimana?." Tanya Gia, Zea tersenyum lega karena Gia ternyata hanya salah paham.
"Lo tenang aja Kevin hanya sahabat gue dan selamanya hanya menjadi sahabat." Jelas Zea tersenyum.
"Dan lo pernah jalan sama dia dan gak pulang selama dua hari." Sambung Gia.
"Kenapa lo bisa tau?." Zea kembali bertanya.
"Jangan lupa gue Giana Zafra Raymond cucu kesayangan keluarga Raymond dan Krismantara." Ujar Gia sombong ,membuat Gio mencibirnya dengan kesal.
"Ya ya ya. Soal itu gue dua hari gak pulang gue pergi ke jakarta awalnya mau dateng ke acara pertunangan lo tapi pas sampai di sana gue ngelihat dua orang yang lagi bermesraan di taman." Ujar Zea dengan sengaja menyindir Gio,Gio tersadar dan langsung menjelaskan kejadian yang sebenarnya kepada Zea.
"Jadi lo sempet dateng.?" Tanya Gia memastikan dan Zea mengiyakan.
"Terus sekarang gimana Gi,lo mau kalau abang menikah dengan Zea.?"
.
.
❤️🖤
__ADS_1