Hobi Beloved

Hobi Beloved
10


__ADS_3

bahkan saat diantarkan oleh panitia penerimaan murid baru dan mengantarkan para murid di kelas mereka, Kimsara mendapati sosok Munshin atau hantu pintu, dan beruntungnya itu bukan pintu kelas untuk Kimsara


saat Kimsara melewati Munshin, ia berusaha tidak melihat tapi meskipun begitu, munshin tau jika Kimsara adalah gadis indigo


setelah sampai dikelasnya, ia duduk di meja nya, tiba tiba saja munshin tadi berada dimeja nya dan menatap arahnya lalu berkata


"kamu bisa melihatku kan" kata munshin


"iya, jangan ganggu aku, ini sekolah hari pertamaku" kata Kimsara dalam hati


dan mereka berinteraksi dengan cara melalui batin saja karna sudah menjadi kesepakatan pada diri sendiri untuk Kimsara menutupi jati dirinya yang sebenernya


tapi saat mengingat dirinya sendirian, tidak ada dua temannya lagi yang bersama nya, ia melihat sekelilingnya dan memang banyak sekali hantu diruangan itu


tak lama salah satu orang masuk dan duduk meja kursi samping Kimsara


"hai, salam kenal" sapa gadis itu


"hai, Kim Sara" sapa Kimsara


"ah, aku Rim Eon, salam kenal Kimsara, panggil nya kamu apa?" tanya Rim


"teman lama ku panggil Kim, tapi terserah kamu panggil apa" jawab Kimsara


"ya sama aja lah, Kim aja singkat, biar jodoh kamu panggilan Kim, aku Rim nya" kata Rim


"haha iya juga"


mereka mengobrol disana sebagai salam perkenalan pertama, dan Rim adalah teman pertama setelah awal masuk pertama disekolah itu oleh Kimsara


setelah hari pertama hanya diisi untuk jadwal masuk sekolah mulai besok aktif nya, jam istirahat, mereka akan pergi berjalan jalan sekitar sekolah, saat akan keluar, mereka dipanggil salah satu teman disana


"hai, aku dari tadi lihat kalian saling berkenalan, kita belum berkenalan" sapa nya


"ahh iya salam kenal" sapa Kimsara


"iya salam, kenal, siapa dah nama kalian"


"Kim Sara" jawab Kimsara


"Rim Eon" jawab Rim


"ahh salam kenal ya kalian, namaku Ji yong" katanya

__ADS_1


"salam kenal Jiyong" sapa Rim


"eh nama kalian wooah bisa kebetulan begini, nama nya Kim sama Rim" kata Jiyong


"haha iya juga, aku panggilan nya" kata Kimsara


"haha kebetulan" jawab Rim


"aku boleh kan berteman, dan ikut kalian, mau pergi kemana kalian?" tanya Jiyong


"ya boleh, kita mau jalan keliling sekolah saja, ayo ikut saja" kata Rim


"iya ikut yuk, gak papa" jawab Kimsara


"okeh deh"


mereka pun berjalan bersama mengelilingi sekolah, dan disana lah baru tau mengapa pak Lee sangat meminta agar Kimsara sekolah di sekolah itu yaa karna tau dengan sendirinya jika sekolah itu begitu banyak hantu dan lebih banyak dari sekolah lamanya


tapi karna tidak mau identitasnya diketahui oleh murid lainnya, Kimsara hanya berkomunikasi dengan astral melalui batin saja


hari berlalu, dimana setelah tiga hari sekolah, Kimsara baru merasakan bagaimana ia bisa menjadi manusia normal tanpa ada yang tau dirinya indigo tajam


saat sedang duduk, salah satu guru memanggilnya


"ada yang bernama Kim Sara?" tanya salah satu guru


"ikut saya" kata guru itu


Kimsara keluar dan mengikuti perginya sang guru lalu membawa nya kedepan pak Lee, tinggallah diruangan itu hanya ada Kimsara dengan pak Lee


"bagaimana sekolah mu selama tiga hari?" tanya pak Lee


"yaa begitu lah pak, saya cukup senang tidak ada yang menghindari saya karna tau saya indigo" kata Kimsara


"ya bagus lah, sekarang bahas apa saja yang harus kamu lakukan ya" kata pak Lee


pak Lee menjelaskan tentang apa saja yang harus dilakukan oleh Kimsara untuk urusan membantu astral astral itu dan Kimsara pun paham, ia membantu sambil berjalannya sekolah


hari berlalu, dimana ketika sedang duduk di meja kursi nya, tak lama beberapa teman sekelas datang dan menyapa ramah kepada Kimsara


disekolah baru, semua murid dan guru mengenal sosok Kimsara adalah sosok baik, lembut dan sabar juga jadi tak kaget jika disekolah baru nya, banyak teman yang menyapanya dengan ramah


"sudah tugas dari pak Jae?" tanya salah satu temannya

__ADS_1


"iya. sudah, kamu?" tanya Kimsara


"sudah, coba deh, bener kan, aku bingung cara pengerjaannya ada dua macam" kata temannya


"iya bener ini, sama saja sih caranya tapi gak tau lagi dah" kata Kimsara


berjalan nya waktu, ia mulai bisa membantu perlahan satu persatu tanpa harus membuat murid kerasukan, ia berinteraksi dengan tubuhnya sendiri dan menahan rasa sakit nya jika astral itu memiliki cedera yang membuatnya memar dibeberapa bagian badannya


dan seolah paham akan mendapatkan memar memar itu, sengaja Kimsara membawa plester atau hansaplas agar menutupi nya dan menggunakan banyak alasan untuk menutupi kenapa ditutup hansaplas itu


tapi saat sedang duduk dan mengobrol dengan teman temannya disana, tak lama salah satu murid di kelasnya bernama Neul San datang dengan wajah pucat dan berdiri tepat di hadapan Kimsara lalu menunjuk kearahnya


"Neul, ada apa kamu?" tanya murid yang lain


"kamu, kenapa tidak pernah mau berkomunikasi denganku" kata Neul menunjuk arah Kimsara


mengetahui temannya itu sedang kerasukan dan tidak mau teman kelasnya lain sadar lebih dulu. Kimsara membawa nya pergi


"ikut aku" kata Kimsara pada Neul


"Kim, ada apa?" tanya Jiyong yang baru datang


"ahh maaf, ini urusan ku sama dia, tidak ada apa apa kok, hanya masalah tugas saja" kata Kimsara


"ahh" jawab Jiyong


dan murid yang lain juga tidak masalah dan tidak curiga juga, karna melihat bagaimana Kimsara sangat dekat dengan siapapun murid yang ada dikelasnya bahkan diluar kelas


dan setelah membawa Neul pergi jauh dari banyaknya orang, ia pun berjalan dan berhenti ditempat sepi


"ada apa?" tanya Kimsara


"kenapa kamu tidak pernah mau berinteraksi denganku?" tanya Neul


"kamu astral jahat, level mu tinggi dan aku mengurus kamu ada waktu sendiri" jawab Kimsara


dan mereka mengobrol disana dimana ternyata yang merasuki Neul itu adalah Shin Dae Ra, salah satu murid disana yang mati karna pemerkosaan dan pembunuhan brutal dari para tentara militer tapi bukan angkatan dari pak Lee ya tentaranya


cerita Shin Dae Ra ada pada saat jaman awal sekolah dibangun dan ada, dan gadis yang memanggil namanya adalah Shin itu adalah gadis yang cukup baik tapi sayang karna kematiannya tragis dan dendam nya membara membuatnya menjadi astral yang menyeramkan


"Kimsara, aku bertemu dengan Moonsana" kata Shin


"iya, dia menjaga ku" kata Kimsara

__ADS_1


"aku ingin jadi teman dia, tapi dia tidak mau" kata Shin


tak lama Moonsana masuk ketubuh Kimsara dan mengatakan alasannya mengapa tidak mau berteman dengan Shin


__ADS_2