Hobi Beloved

Hobi Beloved
70


__ADS_3

"upa ambil pensiun saja deh pa, biar santai dirumah, biar gak kerja lagi gitu. pekerjaan upa kan berat, usia upa makin tambah tua juga" kata Kimsara


"ya kalau upa gak kerja, mau upa kasih makan apa uma, kalau kamu upa anggap sudah bisa cari makan sendiri" kata Bin


"ya kan ada aku pa, aku juga dapat bayaran mahal dengan pekerjaanku, apalagi aku akan buka usaha ini, jadi aku yang akan menggantikan kamu bekerja" kata Kimsara


"ahh, kamu serius nak? upa juga ada pikiran begitu, yaudah deh kalau gitu bisa hari ini antar upa ke tempat kerja, upa mau kembalikan alat alat yang upa pegang ke bos upa sambil berpamitan"


"bisa upa, hari ini aku akan antar kamu, aku antar juga kerumah lama di gurye, kamu ingin kesana kan?" tanya Kismara


"lalu Hoseok? kamu katanya mau pergi ke acara nya dia?"


"ini sudah mulai acaranya, jadi biarin deh, nanti bisa sorean saja kesana, aku kabari saja Hoseok di chat"


"beneran? yaudah upa siap siap, tunggu didepan deh"


"iya"


Kimsara duduk diteras depan rumah nya sambil menunggu Bin selesai, ia mengirimi pesan kepada Hoseok jika tidak bisa datang, tak lama Bin datang dan mereka pergi, dan membuat Kimsara lupa tidak mengecek apa Hoseok sudah membaca pesannya


"uma tidak ikut?" tanya Kimsara


"uma masih tidur, sudah kutawari sampai aku bilang pergi sama kamu, dia capek mungkin Kim, ayo pergi" kata Bin


"iya udah"


mereka pergi ke tempat kerja Bin dulu, berpamitan untuk berhenti bekerja dan Bin resmi pensiun bekerja, sejak itu ia full bisa menemani Yin, sang istri, mau kemana pun Yin akan pergi, ia bisa menemaninya


setelah dari sana, mereka pergi ke rumah lama dan melihat rumah sudah hampir selesai, karna tidak membutuhkan banyak renovasi tapi semua kuli yang di pakai oleh Yonsan cukup baik dalam bekerja, pekerjaannya rapi dan membuat Kimsara cocok


baru setelah rumah itu jadi, Kimsara membayar semua kuli tadi termasuk memberi persenan untuk Yonsan karna sudah membantunya mencari kuli terbaik


dan urusan kantor selesai, tinggal Kimsara mencari staff untuknya sendiri dikantor barunya itu, tapi ia akan menemui Lee dan Gummun, nanti jika ia ada waktu


"jadi lanjut ke mana ini?" tanya Kimsara


"terserah deh, urusan upa selesai kan, kamu mau ke Hoseok tidak siangnya?" tanya Bin


"jadi, tapi aku akan cari makan dulu deh, kita makan dulu ya upa"


"oh ya sudah, ayo"


setelah sekian lamanya, sejak sang anak sibuk dengan sekolah ditambah pekerjaannya juga, Bin bisa merasakan makan siang diluar berdua dengan sang anak


setelah makan, Kimsara tak lupa juga membungkuskan untuk sang ibu nya dirumah

__ADS_1


"upa, setelah ini, antarkan aku ke tempat Hoseok ya. lalu upa pulang saja, biar malamnya aku pulang bersama Hoseok" kata Kimsara


"iyaa udah ayo"


"uma bawain makanan ini ya pa"


"oh buat uma ini?"


"iya"


sementara Hoseok, sejak pagi digedung dan mulai acaranya, ia mencari keberadaan Kimsara tapi ia tidak menemukannya


setelah membawakan 3 single, ia turun stage untuk beristirahat sebelum tanjut single berikutnya, Hoseok mrncari juga tidak menemukan Kimsara


"Nayon, tidak melihat Sara datang?" tanya Hoseok


"tidak J-hope, memang dia mau kesini?" tanya Nayon


"janjinya begitu, kok belum datang, ini sudah hampir siang, mana hapeku"


Hoseok tidak membuka hapenya sama sekali, tapi ia baru tau jika hapenya drop, batre nya habis, lalu meminta Nayon menchargernya dan Hoseok harus kembali naik stage


sembari persiapan diatas panggung, ia mencari dikerumunan fans dan beberapa polisi jaga disana tapi tidak ada juga ia dapatkan Kimsara


hingga ia selesai saat di single ke 6, istirahat untuk makan siang, ia meminta lagi hapenya kepada Nayon dan melihat pesan masuk dari Kimsara


"masih berapa persen itu" jawab Nayon


"tidak apa dah sini" kata Hoseok


"ya tunggu"


Hoseok menelfon Kimsara karna tidak juga datang tapi tak lama Kimsara ternyata sampai disana, Kimsara bisa masuk dengan muda karna pihak kepolisian juga sudah banyak yang mengenalnya disana, juga beberapa staff disana semua tau tentang Kimsara


sesampainya Kimsara masuk dan menyapa Hoseok, disana semangat Hoseok datang lagi, Kimsara menjelaskan alasannya telat untuk mengantarkan ayahnya


dari sana lah Hoseok langsung merasa pikiran nya lega, karna sejak tadi Hoseok berpikir jika Kimsara sibuk karna memilih dengan teman temannya atau sudah tidak peduli kepadanya


"maaf ya, aku tadi belum jelaskan juga akan mengantarkan upa pergi ke tempat kerjanya ya?" tanya Kimsara


"iya, makanya aku bingung cariinnya, kau sudah janji, malah hape ku mati" kata Hoseok


"oh pantes, ya aku sudah kirim pesan kan sebenernya ya"


"iya baru ku buka ini"

__ADS_1


"emm, maaf ya jadi bikin kamu kuatir, jangan mikir aku, aku janji ya akan kutepati, tapi bangtan yang utama ya"


"iyaa jagi, sini, makan"


"sudah tadi sama upa"


"oh, iya, upa gimana kerjaannya jadi"


"oh, iya upa kan jadi berhenti, ajukan berhenti kerja, biar saja kusuruh pensiunan saja, upa dengan usia tambah tua dengan pekerjaan berat itu juga tidak bagus"


"ahh bener juga, memang harusnya begitu, jadi gak kerja?"


"tidak, enak bisa temani terus uma"


"emm, iya bener"


Hoseok merasa lega dengan penjelasan Kimsara, jadi ia bisa melakukan show nya lagi dengan tenang dan bersemangat juga karna ada Kimsara


"J-hope... stay" teriak salah satu staff


"jagi, aku tinggal ya, jangan pergi nya jauh jauh, diem aja disini" kata Hoseok


"iyaaa" jawab Kimsara


saat duduk sendiri, tak lama Jisun datang..


Kimsara mengajak mengobrol tentang Jisun mau sampai kapan mengikuti Nayon, karna Kimsara berpikir jika Nayon sudah bertanggung jawab


"Jisun, kamu mau sampai kapan mengikutinya?" tanya Kimsara


"sampai, ya tidak tau, sampai kapan" jawab Jisun


"apa kamu butuh bantuan ku untuk kembali kealam mu?" tanya Kimsara


"aku ingin dibantu memang, tapi bukan sekarang Kimsara"


"lalu kapan? memang apa yang membuatmu berat sih? kenapa tidak katakan saja padaku, biar aku membantu saja" ucap Kimsara


"sampai Nayon sadar aku menjadi roh seperti ini karna kecelakaan yang dia buat"


"berarti belum memaafkannya?"


"belum, aku masih merasa aku harus masih hidup, seperti kamu, seperti dia, bukan didunia ku yang ini"


"terima lah, ini sudah yang jadi jalanmu, Nayon tidak bersalah juga kan, kamu juga tidak salah sih, tapi apakah tidak lebih baik kamu balik kepada alammu?"

__ADS_1


"kamu berapa banyak roh yang sudah kamu bantu?"


__ADS_2