
masih terlihat pantas seperti anak sekolah sesungguhnya, Kimsara pun berjalan bersama Wojun, Kang jin, Lee dan juga Yosang kearah ruang lama dance dan seni tari disekolah itu
saat sampai, Yosang kaget karna sudah ada banyak murid lainnya ternyata mengikuti Kimsara disana
"Kim.. mereka kenapa mengikuti?" tanya Yosang
"Kim, kamu mau masuk sana? kamu yakin?" tanya salah satu murid dari kelas Kimsara
"iya, aku yakin" jawab Kimsara
"Kim, bagaimana mereka mengikutimu? mereka sudah tau siapa kamu?" tanya pak Lee berbisik tapi didengar Yosang
"iya, mereka tau aku indigo, karna salah satu murid dikelasku tadi kerasukan, dan aku tidak bisa tinggal diam, tapi mereka tidak tau kok aku intel kalian" kata Kimsara berbisik
"ahh bagus dah" kata Lee
Kimsara membuka kunci pintu ruangan itu yang sudah lama tidak dibuka bertahun tahun dan baru disini dibuka lagi, dan saat baru beberapa langkah masuk, tiba tiba pintu itu tertutup, semua mundur termasuk Lee dan kedua anak buahnya tapi Yosang malah kuatir, ia membuka pintu itu tapi tidak bisa
dan dari jendela terlihat jelas Kimsara duduk tepat ditengah tengah ruangan itu sambil kaki silang dan tangan keangkat ke atas dengan telapak sejajar dengan pundaknya lalu demua barang terbang seolah terkena angin tapi tidak mengenai Kimsara
semua heboh diluar. kanget dan ketakutan, dan semua diselesaikan Kimsara tentang hantu yang ia cari sejak awal itu, ia muncul setelah Kimsara menyelesaikan meditasinya untuk membantu mulai dari hantu telur dan dua hantu gwinsin atau kuntilanak
"kamu siapa" tanya hantu yang muncul baru pertama kali didepan Kimsara dan hantu itu yang di carinya
"Kimsara, kamu kemana kenapa baru tampak? aku bisa membantumu, untuk menyelesaikan masalah mu" kata Kimsara
"tidak akan bisa, kamu tidak akan bisa membantu, aku mau jika kamu harus menghukum pembunuh yang membunuhku dengan hukuman mati" kata hantu itu
hantu itu adalah kuntilanak dengan wajah seram penuh sayatan
"percayalah aku" kata Kimsara
Kimsara pun berinteraksi dengan hantu itu dan menceritakan semua kronolgi, dan pelakunya adalah anak kandung tiri dari Yosang, yap anak angkuh yang menghamili gmhantu itu tapi ketika hamil justru membunuhnya dan menguburkannya ditanah tepat dimana Kimsara sekarang berdiri
yap Kimsara sudah mengetahui semua cerita lengkap dan kejadiannya, ia keluar dari ruangan itu setelah 8 jam lamanya Kimsara didalam
tapi saat Kimsara keluar, Kimsara dirasuki oleh hantu perawan itu yaitu Cheonyeo tadi
niat Cheonyeo itu merasuki Kimsara untuk menunjukkan sendiri tentang dimana mayatnya berada
__ADS_1
"Kim" sapa mereka yang diluar
"dia bukan Kim lagi pak" jawab Wojun
"apa yang kamu bicarakan?" tanya Yosang kaget
semua murid pun mundur dan menjauh karna takut dengan ucapan Wojun
"siapa kamu?" tanya Wojun
"Wojun, jangan macam macam kamu coba berkomunikasi kalau belum berpengalaman" kata Lee
"pak, tenang, kami sering bersama Kim dan tau apabyang harus kami lakukan" kata Wojun
"Wojun, tapi dia bukan Kim" kata Lee
"pak, kalau mau berinteraksi dengan itu tidak apa apa, mereka kan sudah masuk tubuh Kim, jadi tidak akan membahayakan dan kita bisa tanya tanya dia" jawab Kangjin
karna kelamaan, Kimsara pun berjalan melewati keramaian murid disana lalu berjalan melewati lorong dan diikuti oleh semua murid disana termasuk Yosang, Lee dan kedua anak buah Lee
"Kim" kata Wojun
seketika membuat semua murid dan Yosang yang belum terbiasa akan itu langsung kaget
"ada apa disini Kim?" tanya Kangjin
"tubuhku di kubur" kata Kimsara
"pak, mohon izin, dia melaporkan jika tubuh roh yang masuk tubih Kimsara ditembok ini" kata Kangjin
"serius kamu?" tanya Yosang
"yasudah, bisa kamu hancurkan saja" kata Lee
dan Wojun juga Kangjin membongkar tembok itu dan mereka mendapati tulang belulang benar ada disana, mereka kaget, lalu Kimsara yang merasukan Cheonyeo tadi menyuruh agar mereka menguburkan dengan layak
dan Kimsara kembali normal, Cheonyeo itu keluar dari tubuh Kimsara dan meninggalkan jejak diwajah Kimsara bagian bibir, yap tanda merah darah seperti lebam tapi berwarna merah terang dari terlinga bagian bawa yang menggaris lurus dari telinga kanan ke telinga kiri melewati bibir
"Kim.. wajahmu memerah" kata Yosang bingung
__ADS_1
"ini luka sayatan bagian sini yang dilakukan pelaku keoada mayat yang ini ketemu baru saja ditembok ini" kata Kimsara
dan Yosang mampu mengumpulkan semua bukti selama 3 minggu untuk penangkapan beberapa pelaku
mulai dari pelaku pembunuhan hantu Cheonyeo atau hantu perawan itu yang dibunuh oleh teman sekelasnya tertinggal satu orang yang diincar dan polisi berhasil mendapatkan kediaman terbaru dari pelaku dimaksudkan
lalu pelaku pelaku lainnya termasuk anak tiri dari Yosang, anak yang menghamili temannya lalu membunuhnya dengan keji dan dikuburkan diruangan latihan dance itu
karna sejarah nya kenapa diruang dance, disana lah yang terjadi saat bercocok tanam itu hingga beberapa kaki dan hamil
4 kasus dengan tambahan 1 kasus utama terselesaikan, semua takjub dengan apa yang dikerjakan Kimsara dengan baik
sebulan berlalu, karna Kimsara menyelesaikan tugasnya dengan baik, Kimsara berhasil meminimal kan aktifitas hantu disekolah Yosang
"Kim.. terimakasih atas semua usaha besarmu" kata Yosang
"iya pak, saya juga senang bisa bermanfaat"
"bayaran, saya sudah deal dengan Lee, Lee juga merasa harus saya berikan langsung kepadamu, saya akan kirim berapa pun kamu mau" kata Yosang
Yosang meminta agar Kimsara mengatakan nominal tapi Kimsara bingung, jadi Yosang memberikan harga termahal selama Kimsara bekerja urusan hantu itu, karna Yosang juga orang terkaya jadi tidak masalah mengeluarkan uang seharga trilliyunan
dan disana ruang latihan sedang dalam renovasi juga beberapa penambahan untuk ruang latihan aktif lagi di sana, berkat Kimsara bertugas dan akhirnya saat masa berpamitan kepada seluruh teman sekolah dan teman sstu kelasnya
ia juga memberikan pengakuan tentang dirinya adalah orang yang diminta oleh Yosang untuk mengamankan para aktifis astral disekolah itu, tapi tetap menjaga privasinya adalah intel
"Kim.. jangan lupain kita ya, kamu teman terhebatku" kata teman teman Kimsara satu kelas
"ahh iya pasti" jawab Kimsara
mereka mengobrol untuk kali pertama nya dengan penuh kedekatan, dimana Kimsara baru kali dalam sebulan disekolah itu melihat satu kelasnya berinteraksi dan mengobrol satu sama lain
tidak seperti awal ia kenal dan mulai mengenal lebih jauh tentang mereka yang cuek satu sama lainnya
"Kim, aku penasaran soal tasmu ini"
"kenapa?"
beberapa murid disana menyadari tentang mahalnya tas sekolah milik Kimsara itu, mereka menanyakan tentang berapa harga tas itu mereka yakin mahal
__ADS_1