Hobi Beloved

Hobi Beloved
18


__ADS_3

dihari kelima nya, sepulang sekolah, semua teman dekat Kimsara disekolah SMA nya memutuskan untuk datang saja kerumah Kimsara


dan yang bisa ikut pergi kerumah Kimsara adalah Rim, Jiyong, Neul san dan dua teman lainnya dari adik tingkat disekolah Kimsara itu


sesampainya, disambut oleh Yin


"eh kalian, masuk yuk, Jiyong masuk, ayo Rin, Neul, masuk semua yuk" ajak Yin


"iya bi makasih" jawab Rim


"Kim gimana bi?" tanya Jiyong


"Kim.. emm.." kata Yin bingung


"katanya sakit, apa masih sakit sudah 5 hari ini dia gak masuk, saya kuatir dia ketinggalan pelajaran" jawab Neul


"iya masih sakit nak, masih tidur itu, ibi takut bangunin, kasihan maksudnya" kata Yin


"iya bi biarin dia tidur, kita patungan bawain roti untuk Kim, semoga nanti Kim sadar bisa makan ini" kata Rim


"ahh astaga iya Rim makasih, kalian juga makasih loh" kata Yin


Yin tidak menjelaskan apapun tentang anaknya karna ia tau tentang permintaan anaknya kepada Lee tentang indigonya tidak dikasih tau siapapun disekolah semua teman teman nya


mereka pun pamitan pulang dan Yin kembali masuk kamarnya, sambil terdiam di kaca dan melamun, ia berpikir apa yang sebenarnya dialami oleh Kimsara selama tidur


seminggu pun berlalu, Kimsara sudah bisa mulai sadar lalu keluar kamar nya dan menyapa ayahnya yang duduk didepan ruang tamu dekat kamarnya


"upa" sapa Kimsara


"Kim.. bangun nak?"


"iya upa, aku haus"


"sini upa anter ke dapur ayo, sekalian makan ya"


"ya"


hari berlalu. setelah Kimsara membaik, ia pun mulai bisa kembali sekolah dan teman temannya senang mendapati Kimsara datang lagi


"kak Kim" sapa beberapa anak didepan gerbang menyapanya


"haii kalian, apa kabar?"


"baik kak, ceritanya kamu sakit seminggu ya?"


"iya, sudah sembuh kan sekarang disini"


"oh iya"

__ADS_1


pun sama saat di kelas, di interogasi banyak banyak oleh semua teman teman nya tapi Kimsara menjawab dengan santainya seperti yang sudah disiapkannya tentang yang akan ia katakan


hari berlalu, dimana saat seperti biasa melakukan aktifitas, sorenya sepulang sekolah, ia membantu ibu dari Lee tentang kembalinya ia ke alam yang sebenarnya


tapi sang ibu meminta agar Kimsara berjanji membantu untuk urusan Cha eun selesai, agar bisa dialam sana bersama


setelah selesai, Kimsara pun lega membantu sang ibu dari Lee dan saat ia keluar akan makan, Bin dan Yin melihat kaki sang anak memerah, sudah tidak kaget lagi karna terbiasa


"siapa yang masuk? bukan Moonsana kan?" tanya Bin


"bukan pa, ibunya pak Lee" jawab Kimsara


"ahh yang kamu ceritakan dia dibunuh pembantaian penjajahan itu?" tanya Bin


"iya pa"


setelah selesai makan, Kimsara kembali kekamar nya lalu melihat Shin dae ra melewati depan jendela kamar nya seketika Kimsara melihat dari jendelanya dan sudah tidak ada siapa siapa


tak lama sedang duduk, tiba tiba pintu rumah ada yang mengetuk, dan saat Yin membukanya itu adalah Yui


"Yui?" sapa Yin


tapi Yui tidak menjawab dan hanya diam, lalu menyapa Yin merasa ada yang aneh. ia mengetuk kamar Kimsara dan memanggilnya lalu mengatakan jika ada Yui didepan


Kimsara melihatnya dan mendapati Yui sudah dikendalikan oleh Shin


"aku hanya ingin menemui mu" kata Yui dengan suara milik Shin


mendengar Yui berkata itu membuat kaget Yin yang menguping mereka berbicara dengan nada berbeda


"kenapa bisa menemui dia? kamu tau dia darimana?" tanya Kimsara


"aku tidak sengaja melihat dia akan menghampiri rumahmu jadi aku masuki dia saja, tubuhnya sangat sejuk" kata Shin


"emm, keluarlah, lalu diam dikamar ku" kata Kimsara


Shin pun keluar dengan santainya dan Yui mulai sadar lalu menyapa Kimsara


"Kim, siapa tadi" kata Yui


"itu Shin, dia disekolahku, tapi ikut kesini ada urusan denganku" kata Kimsara


Yui datang hanya untuk bermain karna sudah lama tidak mengobrol bareng tentang sekolah mereka


tak lama Yui pulang, Kimsara kembali kekamarnya dan melihat Shin disana


"sudah. ada apa?" tanya Kimsara


"tidak ada, aku tidak ada urusan, aku iseng" kata Shin

__ADS_1


"yaudah aku mau tidur, besok aku sekolah"


"tapi Kim, kalau kamu lulus dan pergi dari sekolah, aku tidak bisa bertemu dengan mu lagi" kata Shin


"aku masih lama lulusan" kata Kimsara


"tapi aku mendengar percakapan Lee dengan Gummun diruangan Lee beberapa hari lalu saat kamu pingsan" kata Shin


"apa pembahasannya?" tanya Kimsara


Shin menjelaskan tentang apa yang ia tahu dari obrolan Lee dan Gummun tentang meluluskan Kimsara lebih cepat agar cepat jadi intel


"memang iya?" tanya Kimsara


"iya, begitu" kata Shin


setelah mengobrol dengan Shin dan Kimsara tau tentang akan dibicarakan oleh Lee dan Gummun jika mereka nanti memanggilnya


esok paginya, saat berangkat, benar saja, Jae memanggilnya dan mengatakan jika Kimsara diminta untuk jam istirahat itu keruangan Lee


"nanti kah, pak?" tanya Kimsara


"lusa, bukan nanti, mintanya lusa kata pak Lee" jawab Jae


"ahh baiklah, terimakasih pak" kata Kimsara


Kimsara pun mengikuti pelajaran sebagai mana mestinya tapi ditengah sedang mengikuti pelajaran, Kim menarik sosok baru yang datang dan hampir merasuki salah satu murid disana yang sedang melamun


seketika itu roh itu masuk dalam tubuh Kimsara dan kini menjadi roh itu bukan lagi Kimsara


"nah, ada yang bisa kerjakan soal baru di papan tulis ini?" tanya guru


seketika Kimsara berdiri lalu berjalan maju kedepan dan mengambil spidol ditangan sang guru dan mengerjakan semua nya dengan cepat dan benar


"Kim, kamu bisa melakukan ini?" tanya guru itu


Kimsara tidak menjawab tapi balik lagi ke meja nya dan sosok itu pun keluar lagi


"Kim.. kamu bisa mengerjakan tugas itu dari mana?" tanya Rim


"aku.. emm oh aku pernah tau soal itu, jadi aku tau" jata Kimsara


dan sang guru memberikan nilai A untuk Kimsara, dan sejak hari itu, setiap tugas sulit, Kimsara selalu dirasuki sosok yang sama membuatnya bisa melakukan banyak pekerjaan itu


tapi sayangnya setelah kerasukan sosok itu, hanya mengalami sakit pada dada nya, seperti mengalami asma saja tapi tidak ada bekas merah apapun


dan sejak itu, dua hari sebelum dipanggil oleh Lee dan Gummun, nilai nilai tugas Kimsara mendapatkan selalu baik, selalu A menjadikannya lebih cepat menjadi murid paling pintar


Kimsara pun memanggil sosok itu dan disana lah sosok itu menjelaskan tentang ia yang mendukung apa yang direncanakan oleh Lee dan Gummun tentang cepatnya keluar Kimsara agar cepat bisa mengurus banyak kasus termasuk kasusnya itu

__ADS_1


__ADS_2