
dan benar saja, Kimsara melihat tatapan itu benar tulus, ditambah saat Moonsana berkata dia mengucapkan itu paling tulus
"kamu serius?" tanya Kimsara
"serius, aku benar benar bisa menerima nya" kata Hoseok
"karna apa?"
"karna cinta lah"
"walaupun ada hantu yang selalu ikuti aku kemana pun dan dimana mana aku bisa melihat itu?" tanya Kimsara
"iya lah, tapi aku boleh minta sesuatu?" tanya Hoseok
"apa?" tanya Kimsara
"jangan pernah kasih tau aku ada dimana hantu itu berada, walaupun didekatku sekalipun" kata Hoseok
"ya berarti kamu belum bisa menerima ku" kata Kimsara langsung melepaskan tangan Hoseok
"ahh, iya iya aku mau kok, aku mau" kata Hoseok
"bener?" tanya Kimsara
"iya beneran, serius aku"
Kimsara melirik dan menatap kearah Hoseok lalu tersenyum kearah Hoseok
"apa tanda senyuman mu?" tanya Hoseok
"apa ya, apa kamu tidak tau apa tanda itu?" tanya Kimsara
"tunggu, apa artinya kamu menerima perasaanku?"
"kapan kau menyatakan perasaanmu kok berpikirnya begitu?"
"ahh, tadi kan sudah kubilang Sara"
"tidak ada aku dengar"
"Saraaa, yaudah aku ulangi nih?" tanya Hoseok
"coba" kata Kimsara menantangnya
"aku mau menerima semua nya tentang kamu dan kamampuan mu itu, aku tidak akan takut asalkan kamu selalu bersamaku" kata Hoseok
"em" ucap Kimsara melirik lagi dan tersenyum lagi
"Sara, apa?" tanya Hoseok
"yaudah, aku menerima kamu, tapi ingat, kamu harus mulai bisa berani dan terbiasa dengan sikap ku saat berkomunikasi dengan banyak hantu" kata Kimsara
"iya" kata Hoseok
"tentang hantu itu ada dimana, aku akan diam kepadamu. aku tidak akan bicara"
"serius? lalu kita?" tanya Hoseok
__ADS_1
"ya terserah kamu saja lah, apa" kata Kimsara
"Saraaaa"
"ya habis, masih aja tanya"
"iya deh iya"
sejak itu Kimsara dengan Hoseok resmi berpacaran tapi keduanya memutuskan untuk tidak mengatakan apapun sampai semua orang tau hubungan mereka dengan sendirinya
malamnya, Hoseok masih dirumah Kimsara, lalu tak lama datanglah Bin, menyapa mereka berdua
"ada tamu ya?" sapa Bin
"iya pa, sejak tadi sore" jawab Kimsara
"ahh, kenapa tidak dibawa masuk? eh, tunggu, ini yang beberapa hari lalu juga pernah kesini?" tanya Bin
"iya paman, saya Hoseok" kata Hoseok
"ahh astaga, iya, kamu kemaren gang mengajak Kim pergi ke puncak itu kah?"
"iya paman"
"iya saya mengingatmu" kata Bin
"emm upa.." kata Kimsara
"ya nak?" tanya Bin
"aku dengan dia resmi bepacaran" kata Kimsara
Kimsara mengatakan dan menceritakan kepada ayahnya disana tentang gubungan baru saja dimulai dengan Hoseok, Hoseok kaget karna itu begitu mendadak langsung diberitahu tapi Kimsara mengatakan ia tidak bisa menutupi hal kecil saja kepada ayah ibunya apalagi urusan berpacaran
tapi dari sana lah baik antara Bin, Yin dan Hoseok tidak lagi ada canggung untuk lebih dekat lagi
setelah makan malam bersama keluarga Kimsara, Hoseok berpamitan pulang, baru saja Hoseok pamitan pergi, tiba tiba Moonsana muncul tepat dihadapannya mengagetkan Kimsara
"Kimsara, kamu berpacaran ya?" tanya Moonsana
"iya, Moonsana, kumohon ya jangan menggangunya" kata Kimsara
"iya Kimsara, kamu tenang saja"
Kimsara pun melihat kontak dihape nya dan mengganti nama kontak milik Hoseok dari nama Jhope bangtan menjadi "Hobi"
tapi tak lama dapat telfon masuk dari Lian hee yang mengatakan jika ia sudah siap dengan beberapa keperluan rumah baru Kimsara tapi karna rumah nya saja belum selesai akhirnya Kimsara pun menelfon Hyun soo dan menanyakan tentang rumah itu, dan baru besok untuk bisa Kimsara pergi melihat rumah dan tanah yang sudah didapatkan Hyun soo
hari berlalu, esok paginya, Kimsara bersiap siap pergi kekantor, makan pagi, lalu pergi diantar Bin, diperjalanan, Kimsara mendapat pesan chat masuk dari Hoseok
"apa hari ini ada acara diluar atau pekerjaan?" tanya Hoseok
"pekerjaan, ini sudah jalan sama ayahku" jawab Kimsara
"ahh, berhati hatilah dijalan"
"okay, memang ada apa kamu bertanya?"
__ADS_1
"tidak, aku hanya ingin bertemu saja"
"oh, ya nanti ku kabari jika selesai urusanku"
"okay"
setelah sampai di kantor Gummun, Kimsara mulai disibukkan lagi dengan beberapa pekerjaan disana
lah disini Kimsara lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bersama pihak kepolisian yaitu Gummun, karna memang urusan kasus ditangani pihak polisi, bukan tentara
setelah bekerja seharian, sepulangnya Hyun soo mengajak Kimsara pergi melihat rumah yang sudah disiapkannya, setelah sampai, Kimsara cukup senang karna rumah nya lebih bagus dari rumah lama nya pastinya, dan lebih senangnya karna Hyun soo mendapatkan rumah itu dekat dengan hongdae
pasar yang menjual semua jualan apapun dari pagi hingga malam (1x24)
"suka Kim?" tanya Hyun soo melihat wajah sumringah Kimsara
"emm, suka banget, makasih ya, aku suka banget, disini dekat dengan hongdae lagi, ahh makasih Hyun soo" kata Kimsara memeluk Hyun soo tanda terimakasihnya
"iya Kim, buat sahabat yang sudah kuanggap adik untukku, aku berusaha buat terbaik" kata Hyun soo
"ahh aku akan telfon Lian"
"ahh urusan barang barang lainnya untuk rumah ya?"
"emm"
Kimsara janjian malam itu dengan Lian he, tapi karna masih kurang se jam datangnya Lian, Kimsara pun pulang kerumahnya untuk mengajak ayah dan ibunya kerumah baru untuk mereka
sesampainya dirumah, ia mengajak ayah ibunya, lalu pergi menggunakan mobil dan sesampainya
"ini dirumah siapa?" tanya Bin
"bentar lagi aku jelaskan didalam" kata Kimsara
"memang kenapa diluar sih Kim?" tanya Yin
setelah masuk, Kimsara mengajak berkeliling dan mengatakan jika rumah itu untuk hadiah unniversary mereka yang ke 30 tahun pernikahan
dan kado itu menjadi kado terindah selama Bin dan Yin berumah tangga, mereka terharu bukan main, semua nya diberikan oleh sang anak untuk mereka dengan tanpa hitung hitung berapa jumlah dikeluarkan
"kamu dari mana uang sebanyak ini Kim?" tanya Yin kesal
"iya, kamu bukannya belum setahun bekerja bersama pak *** dan pak Gummun ya?" tanya Bin
"aku pakai uang yang kalian kembalikan kepadaku" jawab Kimsara
"uang?" tanya Bin
"iya uang, di atm itu, kalian kembalikan kepadaku kan, aku sudah bilang pakailah kalian butuh, kenapa dikumpulkan dan dikembalikan kepadaku, jadi aku mengeluarkan semua nya dalam atm itu untuk semua yang kubelikan untuk kalian sejak kemaren" jelas Kimsara
semakin terharunya mereka mendengar besarnya kepedulian Kimsara, tak lama Lian he datang..
"malam Kim" sapanya
"hai, Lian, sekarang? ayo, aku bawa ayah ibuku, kenalin ini" kaya Kimsara
"Lian, bi salam kenal, paman salam kenal"
__ADS_1
"Lian ini teman bekerja ku, dia barengan sama Hyun di kantor pak Gummun" jelas Kimsara kepada ayah ibunya memperkenalkan Lian