Hobi Beloved

Hobi Beloved
39


__ADS_3

setelah ia mendapatkan bau yang sangat anyir, barulah ia berhenti disalah satu rumah warga yang mungkin terbilang kawasan perumahan ramai, tidak mungkin ada pembunuhan didaerah rumah sekitar sana karna teriak saja akan ada yang tau


"Kim? kenapa berhenti?" tanya Wojun


"disini" kata Kimsara


"dirumah ini? mana mungkin? coba lihat lah sekelilingnya, ini kawasan rumah ramai penduduk" kata Wojun


"tapi bau itu disini" kata Kimsara


"kalau teriak saja, akan ada yang dengar disekitar sini, mana mungkin ada mayat didalam sana?"


"coba lah"


akhirnya mau tidak mau Kimsara dan Wojun mendatangi rumah itu, mengetuknya dan salah satu orang keluar menyapanya tapi ia menolak jika rumah nya digeledah


tapi akhirnya karna perdebatan antara Wojun dan orang itulah akhirnya Wojun bisa masuk dan mencari disekeliling rumah itu sampai menemukan salah satu kamar mandi yang terkunci dan pemilik berbohong dengan alasan pintu nya memang rumah


tapi tiba tiba Kimsara mendapati hantu itu berada disamping lelaki pemilik rumah itu dan merasuki Kimsara


"papaaaa, buka kan untuk mereka pintu itu" ucap Kimsara seketika dengan suara berbeda


"apa yang kamu katakan?" tanya lelaki itu


"jangan berbohong didepan ku, kamu tau siapa aku dari suaraku, buka itu, atau aku membuka sendiri?" teriak roh itu


dan akhirnya Kimsara dengan kekuatan dari roh itu mendobrak pintu hanya dengan mendorong dengan menggunakan tangannya saja


akhirnya Wojun membantu Kimsara karna ia tau Kimsara kerasukan roh dari pembunuhan itu, Wojun membuka paksa dan benar ada mayat didalam kamar mandi itu dalam rendaman air pengawet


seketika itulah, Wojun menahan tubuh pemilik rumah itu, lalu rih itu keluar dari tubuh Kimsara, dan dengan sigap, Kimsara menghubungi beberapa polisi jaga yang sudah stand by untuk mereka


hingga masuk kasus kelima mirip dengan kasus keempat tapi kali ini, benar benar tidak ada roh dan media mayat, jadi Kimsara kembali memutar otaknya untuk mendapatkan banyak bukti dan masih ditemani oleh Wojun, mereka berdua menginvestigasi beberapa bukti yang sudah dimiliki pihak kepolisian


tapi karna memang benar tidak ada apapun yang bisa membantunya baik dari roh ataupun dari mayat, ia menggunakan insting pun tidak akan berhasil


tapi akhirnya kasus kelima terselesaikan dengan Kimsara yang terus menggunakan instingnya sebisa mungkin dan sekuat mungkin memecahkan kasusnya


skip


sebulan berlalu, sudah berhasil menyelesaikan urusan 5 kasus yang ia dapat dari kepolisian, tak terasa ia merasakan rindu kepada sang ayah dan ibunya


ia menyadari sejak ia bekerja, ia tidak memiliki waktu sama sekali untuk bisa bersama seharian saja bersama orang tuanya karna kesibukannya


"Kim.." sapa Wojun

__ADS_1


"ya" jawab Kimsara


"sebulan ini kita masih membantu di persidangan untuk lima kasus itu, tapi dipastikan seminggu kita dapat jatah libur untuk tahun baru, kata pak Lee" kata Wojun


"ahh, oh ya? baguslah" jawab Kimsara


"tahun baru ada acara kemana?" tanya Wojun


"pergi sama teman ku, rencananya ke puncak"


"oh, yasudah, kupikir kosong"


"kenapa memang?"


"tidak, mau kuajak buat nemenin Lian mencari rumah kan untukmu"


"ahh, iya sih, nanti deh urusan selepas tahun baru saja, kalian liburan saja, nanti aku akan memberitahu Lian untuk menikmati liburnya dia saja, urusan mobil bagaimana?"


"urusan mobil sudah kok, nanti sepulang dari sini gimana kita lihatnya?" tanya Wojun


"iya udah deh, nanti ya"


tak lama Kang jin datang menyapa Kimsara mengajaknya pergi sepulang kerja menuju ke tempat perhiasan termahal dan terbaik kenalannya dan Kimsara mengiyakannya


sorenya Kimsara bersiap pulang, tak lama Wojun mendekatinya dan menunggu Kangjin


sesampainya di toko perhiasan, Kimsara membeli satu set full paling baik dan mahal ditoko itu dan membayarnya lalu mereka pulang dan menuju ke toko mobil dan melihat beberapa mobil disana lalu membeli salah satunya dan juga membayarnya lalu pergi membawa mobil itu


karna Kimsara tidak bisa mengendarai mobil jadi Kangjin membawakan mobil itu dan Kimsara mengendarai motor Kangjin


sesampainya dirumah, Kimsara mengajak Kangjin dan Wojun masuk dan memperkenalkan dengan orang tua Kimsara


oh ya, Yin sudah balik dua minggu lalu kerumah nya karna Bin juga selesai dengan urusan pekerjaannya ya..


"tunggu Kim, itu motor siapa kamu bawa?" tanya Bin


"itu motor Kangjin pa"


"loh, Kangjin ini yang tadi turun dari mobil itu?"


"iya pa, dia"


"terus kenapa bawa mobil juga bawa motor?"


"itu hadiah untukmu upa, aku tidak bisa mengendarai mobil jadi aku menyuruh dia saja membawa kan"

__ADS_1


"ahh kamu serius?" tanya Yin


"iya lah, jadi motor ini biar uma pakai buat pergi ke mana mana, urusan dengan teman lama, atau acara apa pun tanpa melibatkan upa kan enak ada kendaraannya" kata Kimsara


kedua orang tuanya terharu dan memeluk Kimsara, lalu mereka melihat kedalam mobil dan Yin menemukan sebuah kotak berukuran sedang


"Kim, ini milikmu apa Kangjin" kata Yin


"milik mu ma" kata Kimsara


"uma? apa ini?"


"buka lah"


"ini perhiasan mahal Kim, kenapa kamu beli semua nya, waah ada lengkap loh, ini ada gelang untuk kaki juga, astaga berapa juta kamu beli" kata Yin menggerutu


"ya jangan tanya harga uma, itu tidak ada seberapa dengan kamu melahirkanku kedunia" kata Kimsara


"astaga Kim, sudahlah kamu berlebihan ini" kata Bin


"bagaimana berlebihan? aku kasih ini untuk orang tuaku, aku juga sudah siapkan yang lain untuk kalian lagi" kata Kimsara


"yang lain lagi? apa lagi?" tanya Bin dan Yin


"ya beberapa hadiah lainnya salah satunya ya rumah, aku siapkan rumah untuk masa tua kalian" kata Kimsara


"Kimmmmm" ucap Yin kaget juga kesal


setelah semua beres, Kimsara menjelaskan semua tentang banyak rencana untuk banyak hadiah untuk mereka


Bin dan Yin mengajak untuk kedua teman Kimsara ikut makan malam bersama dengannya malam itu, dan Wojun juga Kangjin juga akhirnya mengiyakan nya


"tapi karna tahun baru ini Kimsara akan pergi liburan dengan Hoseok, aku akan akan mengurus rumahnya mungkin setelah aku pulang dari liburanlu ya ma pa" kata Kimsara


"jadi kamu kepuncak sama Hoseok?" tanya Yin


"jadi ma"


"Wojun dan Kangjin ikut?" tanya Yin


"tidak ma, beda acaranya"


"ahh"


setelah makan bersama baru, mereka berpamitan pulang dan Kimsara mengantarkannya sampai di depan gerbang rumah Kimsara

__ADS_1


lalu Kimsara masuk lagi dan tidur, untuk esok paginya ia kembali bekerja seperti biasa hingga 4 hari sebelum tahun baru ia akan libur untuk jatah liburan dari kantor


__ADS_2