
"tapi Kim, kita berempat saja, apa kamu tidak menghubungi pak Lee dan pak Gummun dulu?" tanya Rami-ran
"oh ya bener, paling tidak, kita ada jawaban apa gitu" jawab Jiyong
"okeh"
Kimsara menelfon, menceritakan semuanya, dan Lee memberikan 1 orang menemani mereka dari pihak tentara yaitu Kang jin sementara Gummun juga memberikan 1 orang pihak kepolisian yaitu Hyun soo
setelah keduanya datang bergantian, mereka berkenalan dengan tiga teman Kimsara baru pergi
dan mereka pun menuju ketempat itu untuk mengevakuasi tempatnya dan disana lah tugas dari Jiyong dan Rami-ran untuk membongkar galian tanah yang terdapat mayat
"tunggu, ada yang mau kamu sampaikan?" tanya Kimsara kepada Neul san yang sudah dirasuki hantu itu
"aku memberikan alamat rumahku" kata hantu itu
"baiklah"
mengurus mayat, Neul san sebagai perantara para hantu, seketika berubah menjadi hantu yang sedang ditangani, atas bantuan Neul san, Jiyong dan Rami-ran jadi tau harus kemana perginya mereka menemui keluarga mayat
hari berlalu, sudah 4 hari dengan dua kasus mereka selesaikan, juga atas bantuan Hyun soo dan Kang jin
semua urusan selesai, Hyun soo pergi duluan, Hyun soo terbiasa jika ia berpamitan pulang dan ada Kimsara disana, ia akan mengelus manja kepada Kimsara dan itu memang keterbiasaan nya dia tapi membuat Neul san tidak suka
"hati hati ya Hyun" kata Kimsara
"iyaa, byebye, eh Jin, titip dulu Kim" kata Hyun soo
"oke" jawab Kang jin
setelah mereka selesai, kembali ke kantor diantarkan Kang jin juga dan Kang jin pun berpamitan kepada Kimsara setelah mengantarkan mereka pulang
"oh jadi ini jadi kantor Sara itu?" tanya Kang jin
"ahh iya, ayo masuk Jin" ajak Kimsara
"sudah, kapan kapan, aku ada pekerjaan juga, aku pamitan ya Kim"
"okeh, thanks ya"
Kimsara pun masuk, lalu menulis seluruh kejadian tadi di rumahnya itu, bahkan Kimsara berniat jika ada pemasukan keuangan nanti ia menulis juga berapa uang masuk yang diterimanya agar semua staff bersamanya tau berapa yang didapat dan berapa yang mereka dapat juga
jika tidak ada pemasukan, sudah diyakinkan oleh Kimsara jika ia akan memakai uang pribadinya untuk membayar hasil kerja ketiga temannya yang sekarang menjadi staff nya, tapi ia yakin akan ada yang membayar jasanya nanti
lalu mereka pun kembali mencari beberapa kasus untuk mereka kerjakan bersama
__ADS_1
"nah, gimana? masih mau berlanjut pekerjaan ini?" tanya Kimsara
"masih lah Kim, aku mau bantu kamu urusan ini" kata Neul san
"yang lain?"
"masih Kim, ngapain tidak, kita kan bisa bantu jadi senang" kata Jiyong
"emm" jawab Ramiran
Kimsara pun mengurus kematian pertamanya, tanpa ada bayaran apapun, berpikir ia harus membayar ketiga temannya dengan iklas
"Kim, ada pesan masuk uang ke atm ku, dari kamu kah?" tanya Jiyong
"iya, itu bayaran kalian, sudah membantu aku, kalian bekerja disini jadi harus dapat uang"
"Kim, tapi kita gak ada yang bayar kan, kenapa kamu bayar kita, jangan lah" jawab Neul san
"sudah ambil saja, aku memang siapkan uang untuk membayar kalian setiap selesai tugas kita, tapi sedikit jadi terima saja ya"
"Kim, kamu gak bayar juga kita akan terima" jawab Rami-ran
"jangan begitu"
"Kim.. bagaimana kalau kita promosikan ini di media?" tanya Rami-ran
"boleh, kalian mau bagikan dimana?"
"ya di sosial media masing masing lah" kata Rami-ran
"aku kan gak punya akun apa apa, bagaimana kalau aku yang mempromosikan ini di internet sementara kalian di akun pribadi kalian"
"boleh itu, setuju juga" jawab Jiyong
"jangan lupa, kasih nomor kantor, dan setiap akun kalian masing masing kasih saya nomor pribadi kalian" kata Kimsara
"nah bener juga, okeh" kata Jiyong
tak beberapa lama sedang mengurus promosi, Kimsara mendapatkan telfon dari nomor tidak dikenal, dan ia mengangkatnya
dan telfon itu dari keluarga masing masing dari mayat yang kemarin diuruskan oleh Kimsara dan teman temannya, ia mengatakan jika mereka akan mengirim uang sebagai tanda terimakasih mereka
Kimsara menutup telfon setelah mengobrol dengan orang disana lalu menceritakan kepada ketiga temannya
"oh ya? waah bagus dong" kata Neul san
__ADS_1
"kalau begitu, bagaimana jika kita bagi empat uangnya" kata Kimsara
"apa bagi empat, jangan, kemaren kamu sudah kasih untuk kita, dan sekarang untuk gantikan uang kamu kemarin saja" jawab Neul san
"iya Kim bener itu" kata Jiyong
hari berlalu, Kimsara dan ketiga temannya sudah menyebarkan job baru mereka dan sudah mulai ada beberapa orang yang meminta bantuan dari kantor Kimsara
hari berlalu, Kimsara dan ketiga temannya berhasil membuat kantor "Sara experien" menjadi mulai dikenal banyak orang, pekerjaan mulai bisa diselesaikan satu persatu oleh mereka menuntas segala apa yang menjadi pekerjaan mereka
ketika beberapa kasus sudah diselesaikan, Kimsara dapat telfon dari Hoseok, setidaknya 3 bulan dari Kimsara sibuk dengan urusan pekerjaan nya dikantornya, Hoseok mengajak nya untuk berlibur diakhir musim dingin
Kimsara pun menerima ajakan itu karna memang diwaktu yang sama, tidak ada jadwal pekerjaan, karna sengaja dikosongkan oleh Kimsara
"oh bisa, kemana memang mau pergi?" tanya Kimsara
"sebenernya bukan berdua saja jagi, kita sama member lain dan staff lainnya, gimana?" tanya Hoseok
"loh, ya gak masalah kok, ya udah nanti deh aku akan datang ke dorm berkumpul nya kan?"
hari berlalu, Kimsara berpamitan kepada sang ayah jika akan pergi ke dorm Hoseok, dan Bin pun menawari untuk diantarkan, Kimsara pun mau
setelah selesai makan siang, mereka pergi ke dorm, sesampainya, Kimsara berjalan kearah pintu utama dorm yang sudah berkumpul para staff disana
"Sara" sapa Jae un
"hai, Jayun, apa kabar?" tanya Kimsara
"baik, kenapa tidak pernah bertemu denganmu? kata Hoseok, kamu ada pekerjaan baru?"
"iya Jayun, aku membuka pekerjaan baru, bagian mengurus beberapa orang yang mati tidak wajar" kata Kimsara
"woh, iyakah? sapa siapa saja?"
"ada beberapa temanku" jawab Kimsara
mereka mengobrol disana, lalu Hoseok menyapa Kimsara dan tak lama mereka pergi untuk berlibur jalan jalan keliling kota seoul
sorenya.. ketika masih berada diluar, mereka jalan, dan penasaran dengan salah satu wahana di tempat hiburan
"hyung, sepertinya kita pergi kesana, kita jarang kesana" kata salah satu staff ke staff lainnya
"ahh, bukannya itu rumah hantu?" tanya staff yang satunya
"iya, tapi kan pasti disana hanya manusia yang didandani oleh orang profesional menyerupai hantu, bukan hantu beneran" kata staff
__ADS_1