
"oh jadi dia sering datang?" tanya Hyunsoo
"begitu lah, aku konfirmasi sama Kim, penjelasannya begitu" jawab Neulsan
"ngapain dia sering datang?"
"aku tidak tau"
cukup jelas apa yang terjadi dalam hubungan Kimsara, Yoongi dan Hoseok, Hyunsoo mendapatkan telfon dan berpamitan pergi
"aku pamit dah, aku memang hanya lewat disini, kok kebetulan ini" kata Hyunsoo
"oh, yaudah, nanti ku bilangkan ke Kim kamu datang"
"okeh deh"
Hyunsoo pergi, Neulsan kembali untuk laporannya, tak lama mendapatkan telfon dari Jung, mau tidak mau ya Neulsan memanggil Kimsara
"Kim.. ada telfon dari pak Jung" kata Neulsan
"oh ya tunggu" jawab Kimsara
"siapa pak Jung?" tanya Yoongi
"dia klien baru ku, minggu depan aku kepengurusan untuk kasus misterinya"
"pak Jung namanya?"
"iya, pak Jung"
Kimsara keluar, mengobrol dengan Jung, lalu menyelesaikannya, dan menutup telfonnya
"kamu ada kerjaan lagi?" tanya Yoongi
"ya, minggu depan"
"oh, dimana"
"di mall, ada kok, kenapa?"
"pengen ikut tapi aku sepertinya minggu depan, keluar negri"
"ya jangan dipaksa kalau gak bisa, Kim gak sendiri juga" jawab Neulsan
"iya aku sama empat anak yang lain sih" jawab Kimsara
"oh yaudah deh" jawab Yoongi
"oh ya Kim, tadi ada Hyun" kata Neulsan pada Kimsara
"oh ya? terus mana?"
"pulang, dia hanya lewat pas mampir saja langsung pergi lagi"
"oh ya? waah"
"siapa dia?" tanya Yoongi
__ADS_1
"temanku juga" jawab Kimsara
"kok tanya tanya?" tanya Neulsan
"ya cuma tanya, siapa tau aku kenal kan?" jawab Yoongi
"oh pesen apa memang dia?" tanya Kimsara pada Neulsan
"gak ada, cuma lewat saja sih"
"tau ada kedatangan temanku? dia kan kenal semua sama kendaraan yang lain, tapi gak kenal mobil Yoongi"
"oh kujelaskan juga tadi ke dia kalau ada teman dari pacarmu" jawab Neulsan
"ahh"
Kimsara menoleh kearah Yoongi, Yoongi sama tapi mau apa lagi? kan memang benar kata Neulsan, Yoongi adalah teman dari pacarnya Kimsara
Yoongi membalas kelakuan Neulsan yang menggodainya dengan mengatakan didepan Kimsara soal semalam Yoongi datang tapi tidak disampaikan kepada Kimsara
"kamu sendiri kenapa tidak memberitahu Kim soal semalam aku datang?" tanya Yoongi
"memangnya boleh dikasih tau?" tanya Neulsan
"kenapa tidak boleh? ya boleh saja lah, kan aku mencarinya Kim" kata Yoongi
"oh ya gak tau, kupikir kamu cuma lewat, jadi aku gak mengtakan kepada Kim"
"kan tadi, siapa pria kamu sebut? itu kan juga kebetulan lewat dan mampir saja?" tanya Yoongi
"ya gak masalah dong berteman sama pacar teman?"
"gak salah hanya saja aneh, jarang ada" kata Neulsan
"memangnya dekat kamu sama pria tadi? kenapa aku baru tau? apa Hobi sudah tau?" tanya Yoongi ke Kimsara
"ahh.. jangan salah paham kamu nya, dia sahabat kok sama dengan aku dengan Neul, dengan Jiyong, dan Ran" jawab Kimsara
"kenapa begitu? gak semua teman Kim, bilang ke kamu kan? kalau ke Hoseok mungkin ya bisa saja kan pacar" kata Neulsan
karna semakin dilanjutkan, mulut Neulsan semakin pedas, jadi dari pada makin pedas lagi jawaban Yoongi, Kimsara terpaksa membubarkannya
"kalian kenapa sih? kalian ada masalah?" tanya Kimsara
"tidak Kim, kenapa tanya gitu?" tanya Neulsan
"kenapa terkesan gimana gitu, saling sindir gitu ya?"
"gak lah, cuma bercanda saja" jawab Neulsan
"ya Sara, biasa itu, bercanda, kamu tidak lihat keseriusan kami kan?" ucap Yoongi
"ya juga sih"
yaa memang Neulsan dan Yoongi tidak menunjukkan sikap marah ketika mengatakan itu, tidak ada sedikit terlihat kekerasan apalagi, karna keduanya pembawaannya juga santai, hanya saling sindir saja lah
tapi keduanya sama sama menutupi dibalik saling sindir yang jadi bercandaan mereka itu lah, sebenarnya menyimpan sama sama kesal mengingat keduanya sama sama suka pada Kimsara dan sama sama tau perasaan mereka masing masing jika satu sama lain menyukai gadis yang sama
__ADS_1
"emm kamu sudah mau pergi kan? keburu telat, bangtan nanti nunggu" kata Kimsara
"oh ya udah aku pamit ya, aku pergi dulu" kata Yoongi
"yaa, hati hati, makasih"
"sama sama, byebye Kim, Neul bye"
"emm, bye" jawab Neulsan
Yoongi pergi, Neulsan melirik Kimsara...
"ada ada saja kalian" jawab Kimsara pada Neulsan
"begitu lah candaan, dia baik kok, bisa canda juga" kata Neulsan
"haha iya"
sore.. semua sudah berkumpul, Kimsara mulai membahas bersama lima temannya, dan mereka ternyata bisa ikut hadir termasuk Neulsan, Neulsan akan ikut juga ternyata
"aku ikut bisa gak ya Kim?" tanya Neulsan
"waah kamu mau ikut?" tanya Jiyong
"iya kalau bisa, kan soalnya kalau aku ikut ya nutup kantor"
"bisa kok, tutup saja gakpapa, gak ada kerjaan, klien akan menelfon ke momor pribadiku kalau nomor kantor tidak bisa" jawab Kimsara
"beneran? wah asik boleh ikut, okeh aku akan persiapan"
"waah sudah lama nih Neul gak ikut, sekarang ikut" kata Ramiran
"iya itu, aku penasaran tempatnya dan kasusnya" kata Neulsan
akhirnya sepakat berenam datang semua, mereka sudah mengatur janji untuk berkumpul di kantor Kimsara lima jam sebelum pergi ke tempat mall nya untuk pengurusan yang diperlukan untuk kelima teman Kimsara sebelum turun beraksi
malam nya, setelah rapat, berkumpul membahas bersama, semua nya pergi pulang masing masing, Kimsara pun balik kerumahnya, sebelum besok Kimsara akan menemui Hoseok di dorm
malamnya, ditengah tidur, Kimsara bermimpi..
berada di salah satu tempat, lalu melihat Moonsana bersama beberapa orang disana, jalan, melewati Kimsara, bahkan Kimsara memanggilnya beberapa kali, Moonsana didalam mimpinya itu tidak mendengarkan suara dari Kimsara tapi anehnya ketika Moonsana menoleh kearah Kimsara tapi seperti tidak mengenal saja
"Kim... bangun" teriak Yin dengan keras membuat Kimsara terbangun
"ahhh umaaa" ucap Kimsara memeluk ibunya
"kamu ada apa?" tanya Bin
"kenapa memanggil Moonsana nak? ada apa? kamu mimpi atau apa?"
Kimsara melihat sekelilingnya ternyata ada Moonsana memang tapi Moonsana tidak mencoba membantu Kimsara ketika tidur memimpikannya
Moonsana malah hanya diam, menutup mulutnya dan menahas tangisnya, ia merasakan bagaimana perasaan dari Kimsara, berbohong dia jika berkata dia baik baik saja karna Moonsana sangat tau siapa Kimsara sejak lahir didunia
Kimsara menjelaskan lah kepada Bin dan Yin tentang apa dalam mimpinya, ia juga menjelaskan jika Moonsana sudah pernah megatakan jika akan pergi
"oh masalah gitu" jawab Bin dan Yin mulai mengerti masalah nya
__ADS_1