Hobi Beloved

Hobi Beloved
84


__ADS_3

bagaimana tidak kesal, pertanyaan malah seperti itu malah menanyakan soal cantik tidak nya


"yang namanya hantu, tidak ada yang cantik, neskioun cantik, tapi hantu Jekeeeey, ayolah" kata Taehyung


"apa kamu mau bertemu?" tanya Kimsara


"ahh sudah tidak" jawab Jungkook dengan cepat


"nah loh" jawab Namjoon


"tapi kenapa aku yang terbilang sering diganggu, Jin hyung dan Rm hyung hanya sekali sekali, sementara yang lain tidak sama sekali, aku 2 kali loh nuna" kata Jimin


"ya yang lain sebenarnya diganggu, mungkin yang lain tidak berpikir sejauh kamu"


"iya mungkin sih, aku saja, pernah melihat buku di pajangan rak tempat kita syuting kemarin, memang terlihat bergerak sendiri, tapi gak ada angin" kata Taehyung


"bergerak?" tanya Jimin


"emm, bergerak, tidak ada angin, ada angin masak cuma buku itu saja gerak" kata Kimsara


btw. kejadian ini benar dialami Taehyung ya, karna taehyung pernah melihat sendiri bagaimana buku itu bergerak dengan sendirinya dan beberapa pengalaman horor permember benar terjadi, dialami member member lain hanya saja saya menceritakan ulang disini seperti yang member ceritakan


"ya karna kamu terlalu penakut, hantu merasa menang jika ditakuti, jadi dia senang" jawab Kimsara


"tapi aku tidak bisa menutupi rasa takutku" jawab Jimin


"harus bisa mulai sekarang, aku jamin tidak akan ada terjadi apa apa dengan kalian" kata Kimsara


setelah Kimsara kembali menjadi normal dan semua mulai bersikap tenang dan merasakan lebih lega, dari sana lah, beberapa staff lain mulai percaya atas kemampuan Kimsara terutama bangtan dan mereka bisa menghubungi Kimsara jika membutuhkan bantuan seperti tentang tadi


Kimsara pun berpamitan pulang setelah cukup lama bersama bangtan, terbilang seharian mereka bersama


"kamu benar pulang?" tanya Hoseok


"iya, karna aku tidak sempat bilang sama upa, lain kali saja ya"


"iya sudah, biar Songyung mengantarkanmu, dia juga akan pergi keluar ke agenci"


"yaa"


malam itu, Kimsara pulang kerumahnya diantarkan Songyung, lalu sampai dirumah ia pun masuk dan tidur


paginya ia kembali ke kantornya untuk mengusut beberapa laporan masuk lagi dari Rami-ran, karna dia lah bagian laporan masuk dari beberapa orang yang butuh bantuan


okeh, jadi pembahasan posisi di kantor Sara ya

__ADS_1


Ramiran sebagai penerima telfon dan pendataan untuk siapa saja yang meminta bantuan


Neulsan sebagai perantara atau media bagi hantu yang membutuhkan media untuk berkomunikasi


Jiyong sebagai penulisan ulang untuk list yang dirapikan dari Ramiran agar terjadwal dengan rapi


hari hari berlalu, dimana pekerjaan Kimsara berlanjut, berlanjut juga kehidupan bangtan, dimana bangtan mulai sedikit job, karna tidak terlalu ambil banyak job untuk akhir musim dingin bahkan mereka mungkin sengaja akan mengosongkan jadwal untuk pergi berlibur entah keluar atau dalam negri


Hoseok ikut dengan Kimsara dibeberapa kesempatan saat Kimsara akan pergi bekerja


"Hobi?" sapa Kimsara


"hai, aku sengaja langsung kesini, kupikir kamu disini, dan benar" kata Hoseok


"ada apa?"


"aku sedikit pekerjaan, aku boleh kan kesini?"


"iya, duduk saja, aku sedang mengerjakan laporan tertulis dulu"


"okeh"


Hoseok ditemani oleh Jiyong, karna memang Hoseok paling dekat dengan Jiyong jika dengan teman sekolah Kimsara tapi jika dengan teman kerja, Hoseok lebih dekat dengan Lian hee


tak lama kantor Sara dapat telfon dari salah satu orang yang butuh bantuan karna rumahnya diganggu oleh makluk tak kasat mata, dan itu terjadi disetiap malamnya


"loh, kalian mau kemana?" tanya Wojun


"kami akan mengerjakan tugas, ada laporan meminta bantuan karna gangguan yang diterima dari pelapor" kata Rami-ran


"kalian mau kemana?" tanya Kimsara


"kami sengaja kemari, karna tidak ada pekerjaan, kalau begitu kami ikut saja bagaimana?" tanya Lian he


"yasudah kalau Lian ikut, aku harus ikut, aku tidak mungkin disini sendirian" kata Wojun


"iya sudah"


"Sara" panggil Hoseok


"ahh, Hobi, kamu pulang ya, nanti aku ke dorm mu" kata Kimsara


"ahh, aku ikut, aku ingin ikut" kata Hoseok


"mana mungkin, ini tugas berat Hobi, aku harus berada disana setidaknya 4 jam" kata Kimsara

__ADS_1


"tidak mau Sara, aku mau ikut" kata Hoseok mengeyel


"Hobi, ini tugas penting, berurusan dengan hantu, jangan bahayakan dirimu" kata Kimsara


"apa aku akan bahaya didekatmu?" tanya Hoseok


"Hoseok, lebih baik kamu pulang saja deh, ini tugas berat" kata Lian he


"tidak, aku mau ikut" jawab Hoseok


"ayolah jangan rewel" kata Kimsara


"aku tetap akan ikut" jawab Hoseok


"yasudah, ayo, pergi, ini sudah masuk sore, kita harus sudah di sana sore ini" kata Kimsara


akhirnya Hoseok ikut, perjalanan pun ditempuh 20menit, sesampainya dirumah tersebut, Kimsara mendengarkan semua penjelaskan dari pemilik rumah, dan tugas Kimsara akan dimulai


"Hobi, aku minta agar kamu tidak menjerit apapun kondisi didalam" kata Kimsara


"yaa, tenang saja Sara, asalkan tidak kamu meninggalkanku atau jauh sedikit saja dariku" kata Hoseok


mereka pun masuk, Kimsara, Hoseok, Jiyong, Neulsan, Ramiran, Lian he dan Wojun lalu mencari beberapa sumber yang bisa Kimsara gunakan


membuat Kimsara sedikit susah, disana tidak ada yang memiliki kemampuan sama dengan Kimsara untuk berkomunikasi, atau sekedar melihat seperti Jaeun, karna memang semua akan di handle oleh Kimsara


baru dengan arahan dirinya lah, baru yang lain akan bergerak


"Neul" panggil Kimsara


mendengar itu, Neulsan langsung bersiap siap dan benar saja, hantu itu merasuki tubuh Neulsan, baru mulai berkomunikasi disana dengan Kimsara


"jangan ada suara selain aku" ucap Kimsara saat tau Neulsan mulai dirasuki


semua seketika diam karna hanya Kimsara yang akan bersuara dan mengobrol dengan hantu ditubuh Neulsan


setelah berkomunikasi, hantu itu menunjukkan bagaimana cara pembunuhan yang dialaminya dan tugas Jiyong merekam semua apa yang dijelaskan oleh Neulsan


"Jiyong, Ran, disini ada" kata Kimsara


nah tugas utama dari Jiyong dan Ramiran saat turun kelapanga adalah ini, bagian untuk mengeksekusi beberapa tempat yang disinyalir sebagai terpendamnya apa yang selama ini dicari oleh hantu tersebut, entah barang atau hal berharga lainnya atau bahkan mayatnya sendiri atau beberapa bagian tubuh jika korban mutilasi


Neulsan berjalan, lalu berdiri disalah satu tembok besar dan tebal dirumah itu membuat Kimsara langsung paham jika disana lah mayat nya


seketika Jiyong dan Ramiran paham ucapan Kimsara dan membobol paksa tembok itu dan benar saja terdapat tulang belulang disana

__ADS_1


"emm" ucap Hoseok menahan ketakutannya


baru saja selesai, Neulsan menjelaskan juga beberapa mayat lainnya setidaknya ada 4 mayat berada dibelakang rumah, 5 mayat lagi diarea dapur hingga kamar mandi


__ADS_2