
karna Moonsana hanya ingin memberi tahu Kimsara tentang perasaan Neul kepada Kimsara, hanya karna itu lah Moonsana masuk dalam tubuh Neul
tak lama Neul mulai sadar dan merasakan pusing dan melihat sudah ada Kimsara didepannya, betapa kagetnya dia, ditambah ketika dia tau dia berubah tempat duduk yang tadinya beramai ramai dengan murid lainnya malah menjauh dan berdua dengan Kimsara
"Kim.." ucap Neul
"kamu ngapain ngajak aku?" tanya Kimsara
"ahh, oh ya? aku.. tidak tau, aku lupa"
"oh, kupikir ada hal penting apa" kata Kimsara
Kimsara mengajak lagi Neul kembali berkumpul dengan teman yang lainnya dan mereka membahas lagi beberapa tugas yang harus diselesaikan sebelum week end, agar saat liburan tidak kepikiran apapun diluar sana tentang tugas
hari berlalu, ketika kelas terakhir sebelum besoknya ujian, Kimsara melihat ada Jae dipintu memanggilnya dengan lambaian tangan
Kimsara pun jalan mendekati Jae dan menanyakan ada apa memanggilnya karna sepertinya terlihat sedang sembunyi sembunyi
"pak Jae? kenapa pak?" sapa Kimsara
"kamu dipanggil oleh pak Lee, katanya mau ada obrolan" kata pak Lee
"obrolan apa ya pak?" tanya Kimsara
"aduh gak tau juga saya, sana temui dulu, nanti saya bilang ke guru mu kalau ada urusan kamu sama pak Lee" kata Jae
"guru yang ngajar hari ini kebetulan kosong pak, tinggal nanti jam terakhir, saya kesana sekarang saja deh"
"okeh deh, bagus itu"
tak lama Kimsara sampai diruangan Lee dan menyapanya lalu Lee mempersilahkan duduk
"Kim.. duduklah" kata Lee
"ya pak, ada apa ya pak?" tanya Kimsara
Lee menjelaskan yang kemaren tertunda karna ia kaget mendengar kabar tentang Min song dari Kimsara itu, ia pun baru bisa mengatakannya hari itu tentang rencana ia akan mendaftarkan juga memasukkan Kimsara ke sekolah untuk khusus intelegen umum
dimana disana ia akan di berikan pengajaran sebagai mahasiswi agar mendapatkan gelar resmi sarjana intelijen agar bisa lebih leluasa membantu pihak aparat berwajib nantinya mengusut banyak kasus
"gimana?" tanya Lee
"tapi ini kan masih baru saya dikelas 11 pak" kata Kimsara
"iya saya akan mulai daftarkan sejak sekarang, kebetulan sekolah kampus ini milik sepupu dekat saya"
"saya balik harus konfirmasi sama orang tua saya dulu pak soal ini, kan bapak tau"
__ADS_1
"iya saya sangat tau, bagaimana besok saya akan menemui orang tuamu dirumahmu, besok libur week end kan"
"besok pak? aduh saya tidak bisa pak, saya ada janjian besok sama teman saya, buat pergi jalan"
"oh tidak bisa ya? iya sudah deh gak apa, nanti kalau awal masuk setelah week end ini, bisa kan, karna besok sebenernya sepupu saya juga gak bisa, nah kebetulan ngajaknya dia besoknya selepas week end" kata Lee
"ahh bisa pak, dimana? disekolah saja ketemu?" tanya Kimsara
"dirumah kamu saja, malamnya saya datang ya, karna bisa nya sepupu saya malam, bagaimana?"
"boleh pak"
sudah mengatur janji, Kimsara pun keluar dan seketika melihat seseorang ibu sedikit tua, dengan tongkat lalu masuk keruangan itu menembus tembok
dan Kimsara paham itu langsung masuk kembali keruangan Lee, tidak jadi keluar dan menahan sosok ibu itu agar tidak mendekati Lee
tapi malah ibu itu masuk kedalam tubuh Kimsara dan mulai berinteraksi dengan Lee
"Lee.." kata ibu itu dalam tubuh Kimsara
"ibu?" sapa Lee kaget
Lee mengingat betul nada suara itu adalah nada suara sang ibu yang sudah mati sejak ia kecil karna pembantaian keluarga para pejuang, kebetulan ayah Lee adalah pejuang, ibunya mati dibunuh para tentang luar negri yang kalah itu menjajah korea
"ibu, apa yang kamu lakukan didalam tubuh anak ini?" tanya Lee
"ibu bicara apa? dia adalah orang kepercayaan ku saja"
"dia baik, bisa menolong banyak orang, apa dia mau membantuku?" tanya ibu
"ibu, urusan ibu sudah selesai? urusan minta bantuan yang mana lagi?" tanya Lee
"tidak tidak, aku tidak meminta berat kepadanya, aku hanya meminta uruskan untuk masalah Cha Eun, Cha Eun sudah bersama ku sekarang" kata ibu
"Cha eun? bu tapi" kata Lee belum selesai, Kimsara sudah normal
"Kim?" sapa Lee
"ahh ya pak, maaf pak, tadi benar ibumu?" tanya Kimsara
"iya, ibuku" jawab Lee
"anak laki laki itu?" tanya kimsara
"dia..." kata Lee terhenti
"yaa, aku tau, kamu cukup menjawab iya karna aku tanya tentang kamu kenal atau tidak" kata Kimsara
__ADS_1
"Kim, apa ibuku sudah mengatakan soal kematiannya?"
"sudah"
"juga sudah bilang tentang kematian Cha eun? anak laki laki yang kamu lihat itu?"
"belum, anak laki laki itu hanya bilang mau berkenalan denganku nanti, setelah aku selesai urusan, dia sedang pergi bersama Lau" kata Kimsara
"Lau?" tanya Lee bingung
"Lau itu kakak dari teman lamaku, dia cukup sering juga ikut denganku, tapi karna usia dengan Cha eun hanya berjarak 3 tahun, jadi masuk mengobrol dan main bersama" kata Kimsara
Lee menjelaskan disana tentang siapa Cha Eun Soo, adalah anak dari sepupu Lee, dimana Cha Eun mati karna seluruh organ dalam nya diambil dan dijual karna masalah nya Cha Eun terlahir dari hubungan gelap sepupu Lee itu, alasan dibunuhnya Cha Eun karna ibunya kesal ayahnya tidak mengakui sang anak meskipun san ayah padahal menanggung biaya sang anak selama ini
bahkan diusia sang anak remaja nanti sudah disiapkan oleh sepupu Lee atau ayah dari Cha Eun itu untuk tinggal bersama sang ayahnya
karna merasa usaha nya mengandung dan melahirkan tidak dihargai, membuat sang ibu dari Cha eun naik pitam dan lebih baik membunuh saja, tapi ibu Cha eun malah bebas berkeliaran
"ahh pantas saja, bertemu dengan Lau langsung klop" jawab Kimsara
"ahh, anak yang kamu maksud itu memang mati kenapa?" tanya Lee
"sama dengan Cha eun, dibunuh untuk diambil organnya"
"astaga. lalu. sudah diurus?"
"bagaimana mengurusnya yang menculiknya sudah mati karna bunuh diri juga" kata Kimsara
"astaga, bisa begitu?"
"tapi, maaf pak, saya tidak bukan menolak atau tidak bisa jika berinteraksi dengan Cha eun dari tubuh saya sendiri karna sebelumnya saya mencoba berinteraksi dengan Lau, saya sakit selama 7hari"
"oh ya? kenapa?"
"karna yang sakit dirasakan oleh Lau adalah organ dalam sementara Cha eun juga sama kan" kata Kimsara
"kalau lewat media orang lain?"
"bisa" jawab Kimsara
"pakai tubuh saya saja" kata Lee
"baik pak"
"oh ya, Kim.. bisa bantu saya jaga untuk rahasia ini?" tanya Lee
"sangar bisa pak, percaya pada saya saja"
__ADS_1